Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Bab 18


__ADS_3

Semua orang sudah berkumpul di meja makan, mereka semua sedang menikmati sarapan paginya tanpa ada yang bersuara.


Tiba-tiba suara Yuda memecah keheningan.


Mah,pah hari ini Yuda dan Yura akan pindah ke rumah baru kita." ucap Yuda dengan hati-hati.


Hah, kenapa secepat itu.??tanya pak anwar.


Iya nak kenapa secepat itu." mamah Yura menimpali omongan suaminya.


Iya mah maafkan kami, tapi aku dan Yura sudah sepakat semalam untuk pindah hari ini,kami ingin belajar mandiri dan lebih mengenal satu sama lain." ucap Yuda sambil ekor matanya melirik Yura.


Hah kapan dia membicarakannya ,?Issh dasar laki-laki ini suka seenaknya ." grutu Yura dalam hatinya.


Baiklah kalau itu keinginan kalian.Ngomong -ngomong papah punya hadiah buat kalian."ucap pak anwar sambil menyodorkan amplop putih kepada anak dan menantunya.


Apa ini pah.?Tanya Yura sambil mengambil amplop tersebut.


Buka aja." ucap pak anwar sambil tersenyum.


Lalu Yura pun membuka amplop tersebut dan matanya seketika terbelalak melihat apa yang ada di dalam amplop tersebut.


Tiket.? ucap Yura sambil mengerutkan alisnya heran.


Iya, itu tiket ke paris buat kalian bulan madu." ucap pak anwar antusias.


Seketika Yura memandang Yuda seolah-olah bertanya (bagaimana ini).Yuda pun paham akan tatapan Yura dia pun mengambil tiket yang di pegang Yura lalu berkata kepada mertuanya.


Terima kasih papa atas hadiahnya, kami akan liburan ke Paris dengan tiket ini." ucap Yuda dengan tersenyum manis(terpaksa).

__ADS_1


Hah.? Yura pun menoleh kembali ke arah Yuda seolah-olah bertanya ( benarkah?).Tapi Yuda tidak menghiraukan tatapan Yura dia malah melanjutkan sarapannya.


^^


Mas apa benar kita akan pergi ke Paris .? tanya Yura ketika mereka sudah kembali ke kamarnya untuk memberskan pakainnya untuk pindahan.


Heemm." hanya itu jawaban yang keluar dari mulut Yuda.


Seketika Yura sangat senang mendengarnya, dia senang bisa liburan ke Negara yang kata orang sangat romantis, yang sering banyak di kunjungi oleh sepasang kekasih yaa walau pun mereka bukan sepasang kekasih yang saling mencintai tapi tetap saja Yura bahagia setidkanya dia bisa pergi ke sana dengan orang yang dia cintai.


Jangan terlalu senang, kita kesana cuman sekedar menghargai hadiah pemberian orang tau mu." tiba-tiba Yuda berbicara ketus saat melihat wajah Yura bahagia.


Ya mas." ucap Yura sedih.


^^


Ya ampun mah, kita itu masih satu negara pindahnya juga gak jauh-jauh." ucap Yura sambil memeluk mamah nya.


Iya mamah mu sangat lebay Ra." ucap papa Yura mengejek istrinya.


Apaan sih papa ini bukan lebay tau ." ucap mamah yura sambil melepaskan pelukannya.lalu yura pun memeluk papa dan kaka nya.


Hati-hati sayang, jadilah istri yang baik patuh pada suami mu." pesan papa yura saat melepaskan pelukannya.


Iya pah." jawab Yura lalu beralih memeluk adiknya.


Cepat bikin Yura junior ya." bisik kaka yura.


Kaka," teriak Yura sambil mencubit perut kaka nya.

__ADS_1


Ya sudah kami permisi dulu mah,pa,bang." ucap Yuda pamit kepada semua nya sambil masuk ke mobil.


Di sana sudah ada Anton menunggu nya dan membukakan pintu mobil untuk dua majikannya.


Tolong jaga Yura ya Nak Yuda." teriak mamah Yura yang hanya di balas Yuda dengan anggukan kepalanya.


Mobil pun berjalan perlahan meninggalkan pekarangan rumah keluarga pak Anwar.Yura pun melambaikan tangannya kepada keluarganya sambil menangis.


Gak usah lebay, tadi kamu bilang kan kita pindah masih satu negara ." ucap Yuda .


Issh kau ini tidak tau rasanya gimana saat berpisah dengan keluarga." jawab Yura.


Cih.!! terlalu dramatis." gumam Yuda.


Apa kamu bilang.? Aku tuh cewek ,cewek itu hatinya sensitif apalagi ini berpisah dengan keluarga dasar culcas." jawab Yura dengan ketus.


Culcas.?ucap Yuda sambil mengertukan keningnya tak paham akan ucapan Yura.


Iya culcas alias kulkas, kamu kan orang nya dingin kayak es, nah es kan adanya di dalam kulkas ya udah aku panggil kamu dengan sebutan culcas yang terdengar keren." ucap Yura panjang lebar.


Dasar wanita rusuh." sungut Yuda sambil menatap ke luar jendela mobil.


Biarin.! jawab Yura singkat.


Seketika Anton yang mendengar perdebatan kecil antara dua majikannya hanya bisa tersenyum kecil sambil pokus mengemudi mobil.


Dah ya segitu dlu, jangan lupa vote ya.


terima kasih, salam sayang dari aku🤗

__ADS_1


__ADS_2