
Acara nonton berasama sekaligus double date (versi Yura) pun telah selesai,mereka berempat memutuskan untuk makan malam dulu sebelum pulang.
Mas aku pengen makan nasi padang yang di pas bunderan itu." ucap Yura manja kepada suaminya.
Baiklah sayaang,tumben kamu pilih-pilih tempat makan." heran Yuda karena menurutnya istrinya bukan lah tipe orang yang suka pilih-pilih tempat makan.
Entahlah, rasanya aku pengen banget makan nasi padang yang disana kebayang enak." ucap Yura sambil menelan ludahnya membayangkan nasi padang anget-anget plus bakar ayam di taburi bumbu-bumbu versi nasi padang.
An kita makan nasi padang yang pas di bunderan." seru Yuda kepada Anton.
Kayak orang ngidam aja kamu Ra." ucap Tania
Entahlah Tan rasanya udah kebayang bakalan enak banget itu nasi padang." seru Yura mengelus-ngelus perutnya yang sudah demo.
Lalu mereka pun masuk ke dalam mobil melaju membelah jalanan kota yang basah akibat tetesan air hujan.
Tak butuh waktu lama mereka pun telah sampai di restoran nasi padang yang di inginkan oleh Yura.
Buru-buru Yura keluar dari mobil tanpa menunggu suami dan kedua jones yang masih ada di dalam mobil.
Sayang tunggu mas." teriak Yuda karena sang istri sudah lebih dulu masuk ke dalam tanpa menunggu mereka bertiga.
Mas buruan ,aku udah gak sabar." teriak Yura melambaikan tangannya.
Lalu Yuda dan kedua jones pun masuk ke dalam restoran nasi padang dan duduk di pojokan yang tersedia 4 kursi,sedangkan Yura dia sedang memesan berbagai menu masakan nasi padang.
Sudah.? tanya Yuda ketika sang istri menghampirinya.
Sudah mas, kalian aku pesankan menu yang sama dengan ku.Gapapa kan.? Tanyanya kepada ketiga orang tersebut.
Ya, " jawab mereka bertiga.
Tak lama kemudian pesanan pun telah tiba, dan seketika ketiga orang tersebut kaget melihat banyak menu makanan di atas meja.
Ra ,serius loe mesen makanan sebanyak ini.? Tanya Tania dengan muka tak percaya.
Iya, kan kita makannya berempat jadi harus banyak dong." seru Yura polos.
__ADS_1
Ya tapi gak sebanyak ini kali, ini mah porsi buat 10 orang." ucap Tania.
issh udah deh ayoo kita makan, cacingku sudah demo." ucap Yura langsung menyantap makanan yang ada di depannnya.
Sedangkan Yuda dan Anton hanya bisa geleng-geleng melihat kelakuan wanita yang menurutnya sangat aneh.
Sayang pelan-pelan makannya." seru Yuda sambil mengambil sisa nasi yang menempel di sudut bibir Yura.
Abisnya enak mas hehe." ucapnya masih sibuk memasukan makanan ke dalam mulutnya.
Ampun Ra kamu kayak gak makan sebulan aja." ejek Tania heran liat cara makan temannya.
Sudah kalian diam saja lanjutkan makan kalian nikmati dan hayati makanan ini pasti rasanya akan enak sekali." jawab Yura
Emang lagu di hayati." gumam Tania.
Tak butuh waktu lama mereka pun telah selesai dengan sesi makannya.
Alhamdulillah kenyang, nikmatnya." seru Yura.
Tapi ini masih banyak sayang sisanya." ucap Yuda saat melihat masih banyak sisa makanan yang belum tersentuh sama sekali.
Makannya kalau pesen makanan itu yang normal jangan kayak kerbau,." ejek Tania
Enak aja kamu sama kan aku dengan kerbau." sungut Yura .
Ya abisnya kamu pesen makanan kayak orang gak normal aja." keukeuh Tania mengejek temannya.
Sudah-sudah ayo sekarang kita pulang." ajak Yuda saat makanannya sudah di bungkus semua.
Lalu mereka pun keluar dari restoran nasi padang tersebut.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
Ah lelah nyah." gumam Anton saat telah sampai apartemennya dan menjatuhkan badannya di atas ranjang.Ya Anton tinggal di apartement kawasan elit dia seorang anak yatim piatu ,orang tua nya meninggal karena kecelakaan sejak dia duduk di bangku SMA dan saat itu dia jadi pengamen karena tidak mempunyai biaya untuk melanjutkan sekolahnya namun keberuntungan berpihak kepadanya saat itu ia sedang duduk di bawah pohon mengistirahatkan tubuhnya yang lelah karena mencari uang untuk sesuap nasi namun tiba-tiba dari kejauhan ada seorang laki-laki paruh baya sedang di kejar-kejar oleh dua orang laki-laki yang berbadan besar sepertinya mereka adalah begal.Anton yang saat itu berada di sana langsung membantu laki-laki yang sedang di kejar oleh ke dua begal tersebut hingga pada akhirnya begaln tersebut babak belur di tangan Anton ya Anton sangat jago dalam bela diri karena alm ayahnya seorang pelatih karate.
Terima kasih Nak, saya tidak tau kalau tidak ada kamu akan jadi apa nasib saya." ucap laki-laki paruh baya tersebut yang tak lain adalah Rama ayah Yuda.
Sama-sama pak, lain kali bapak harus hati-hati disini rawan begal." ucapnnya
Kalau gitu terimalah ini nak." ucap pak Rama sambil menyodorkan beberapa lebar uang pecahan seratus ribuan.
Tak perlu pak, saya ikhlas nolong bapak." jawb Anton menolak pemberiannya.
Apakah kamu seorang pengamen.? tanya Pak Rama saat melihat Anton menggendong gitar di punggungny.
Ah iya pak ." jawab Anton
Kalau gitu mau kah kamu bekerja untuk saya menjadi asisten sekaligus bodygart saya.? tawar pak Rama.
Apakah bapak serius.? tanya Anton tak percaya.
Yaaa," jawab pak rama tersenyum.
Oh perkenalkan nama saya Rama Wijaya." ucap pak rama mengulurkan tangannya.
Anton Ramdani." jawab Anton menerima uluran tangan pak Rama
Tapi saya kurang paham dengan masalah pekerjaan kantoran." ucap Anton menundukan kepalanya.
Saya akan mengajarimu." ucap pak Rama membuat Anton bahagia.
__ADS_1
Sejak saat itulah Anton mengabdikan hidupnya untuk Keluarga Wijaya karena menurutnya pak Rama adalah malaikat penolong.