
Kini mereka berdua pun sudah berada di parkiran Rumah Sakit.
Hosh...hosh..."suara napas Vina terengah-engah karena dia tadi sedikit berlari menyusul Adam takut kalau lelaki itu akan marah karena menunggunya.
Ayo masuk." ajak Adam dingin sembari dia siap-siap masuk ke dalam mobil untuk duduk di kursi kemudi.
Ah tidak,biar saya naik taxsi saja." ucap Vina menolak secara halus sebetulnya dia sangat canggung jika harus satu mobil dengan Adam.
Tidak baik malam-malam wanita naik taxsi sendirian.Cepetan masuk atau aku akan menyeretmu secara paksa."Adam mengancam Vina.
Dengan terpaksa Vina pun masuk ke dalam mobil Adam.Sebenarnya Adam tipikal pria lembut tapi tidak dengan orang yang di rasa asing baginya dia akan bersikap cuek dan dingin pada orang tersebut.
*Sekilas tentang Adam*
Adam adalah anak dari seorang pengusaha hotel yang mana orang tuanya memiliki banyak hotel di berbagai kota bahkan di beberapa Negara.Dia anak kedua dan memiliki 1 kaka perempuan dan kaka nya pun sudah menikah dan ikut bersama suaminya tinggal di Luar Negri.
Adam Maulana Malik,itulah nama lengkapnya dia pria tampan,ramah,dan juga lemah lembut terhadap orang lain tapi di balik sikap ramahnya tersimpan sikap dingin dan cuek bagi orang yang lancang mengganggu kehidupan pribadinya contohnya wanita seperti Vina yang blakbalkan menyatakan cinta kepadanya dia kurang suka wanita seperti itu terkesan genit.
Di umurnya yang masih tergolong muda sekitar 28 tahunan dia sudah bisa mengembangkan bisnis ayahnya secara pesat karena setelah menyelesaikan S2 nya di Paris dia pun mengambil alih semua tanggung jawab ayahnya untuk mengurus hotel.
__ADS_1
Dia pernah merasakan jatuh cinta kepada seorang wanita seumur hidupnya dan wanita itu adalah Yura namun nasib sepertinya berpihak buruk kepadanya di dalam percintaan dia kalah telak dengan pria lain wanita yang di cintainya mencintai pria lain dan dia hanya di anggap kaka selama ini oleh Yura.Dan hingga sekarang dia belum menemukan wanita lain yang bisa menggetarkan hatinya termasuk Vina.Bukan berarti dia masih mencintai Yura sejujurnya dia sudah mengikhlaskan dan mencoba melupakan rasa cintanya kepada Yura sejak dia tahu bahwa Yura telah menikah .
Namun siapa yang tau hati bisa berlabuh pada siapa saja ,meskipun kita berusaha untuk menolaknya.
_________
Kini Adam pun sudah mulai melajukan mobilnya meninggalkan area Rumah Sakit,tidak ada yang membuka suara selama mereka di perjalanan hanya ada suara mesin mobil yang terdengar di telinga mereka.Hingga pada akhirnya Adam pun mencoba memecah keheningan dengan membuka suara.
Dimana kamu tinggal.? tanya Adam pokus menyetir.
Rumah yang lama." jawab Vina dan di angguki oleh Adam.Hening kembali tidak ada percakapan setelah itu dan itu benar-benar membuat keduanya merasa tidak nyaman.
Baik." jawab Vina menundukan kepalanya.
Tak butuh waktu lama akhirnya mereka pun sampai di depan rumah Vina.
Terima kasih sudah mengantarkan saya, maaf jika merepotkan." ucap Vina dengan bahasa yang sedikit formal tidak ada kata aku atau kamu lagi.
Hmmm,,,sama-sama." jawab Adam sejujurnya Adam sangat bingung harus bersikap seperti apa kepada wanita itu, sekarang wanita itu sangat berbeda dia lebih pendiam tidak seperti dulu yang sedikit cablak.
__ADS_1
Yasudah saya masuk dulu ke dalam." ucap Vina setelah dia turun dari mobil dan hanya di balas anggukan oleh Adam.
Di tatapnya punggung wanita tersebut hingga jauh dan dia hanya bisa membuang napas pelan.
Setelah sekian lama tidak bertemu dia merasa sedikit senang karena bisa melihat wanita itu lagi walau sekarang wanita itu sudah berubah lebih banyak diam.
Lalu Adam pun mulai menyalakan mesin mobilnya dan meninggalkan pekarangan rumah Vina.Tanpa dia sadari Vina terus menatapnya dari jendela kamar.
Sudah 3 tahun hati ini masih setia menyimpan namamu.Mungkin cara ini akan lebih baik cukup mencintaimu dalam diam saja itu sudah membuatku bahagia.
Ka Adam,,,aku selalu berharap suatu saat kamu bisa membalas cintaku walaupun hanya sedetik." batin Vina lalu dia pun menutup tirai jendelanya setelah melihat mobil Adam sudah jauh.
Selama di perjalanan Adam terus kepikiran tentang Vina,apakah wanita itu marah padanya atas kejadian 3 tahun lalu.?pertanyaan itu terus berputar di kepalanya
Apakah saat itu aku telalu jahat menolaknya,tapi bukankah berkata jujur lebih baik walaupun menyakitkan." gumam Adam memukul stir mobilnya karena prustasi memikirkan Vina yang tiba-tiba memenuhi kepalanya.
Dia tidak tau apa yang dia rasakan,karena sejak Vina mengilang dari hidupnya dia merasa biasa saja tidak ada rasa kehilangan bahkan dia tidak mencari info kemana Vina pergi tapi entah mengapa saat ini dia begitu bahagia bisa bertemu lagi dengan wanita cablak itu.
Aaaaaaaaakkkkhh.....hal ini membuatku setres." teriak Adam mengacak rambutnya.
__ADS_1