Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Kepulangan Yura


__ADS_3

Kini Yura pun sudah di izinkan pulang oleh Dokter karena dia terus merengek ingin pulang cepat.Dengan syarat jangan dulu banyak bergerak karena dia harus banyak istirahat untuk masa pemulihannya.


Kaka..tolong hp mammi masukin ke tas ya." titah nya kepada putrinya.


Iya mammi." jawab Bella.


Sayang beneran kamu mau pulang sekarang ?tanya sang mamah.Selama Yuda bekerja Yura di jaga oleh mamah nya.


Iya mah Yura udah bosan disini." ucapnya kekeh ingin pulang.


Yaudah,mamah akan jaga kamu sampai kamu sehat total." tungkas sang mamah yang sedang membereskan baju-baju Yura.


Tidak usah mah,Yura bisa urus sendiri lagian kan kasian mamah udah tua udah waktunya istirhat menikmati masa tua mamah.Udah cukup Yura selalu repotin mamah dan papa di masa lalu." ucapnya dengan mata yang berkaca-kaca.


Sayang kamu ini ngomong apa sih.?kamu akan selalu menjadi putri kecilnya mamah." ucap sang mamah memeluk Yura.


Omaaa ayooo,kaka udah gak sabar pengen ketemu adik." ucap bibir mungil Bella sambil menarik ujung baju sang nenek.


Iya kaka sebentar ya tunggu daddy dulu jemput." jawab sang nenek.Ya bayi Yura sudah boleh pulang 2 hari yang lalu dan dia di jaga oleh kaka ipar Yura selama dia masih di Rumah Sakit.


Pintu ruangan pun terbuka,Yuda baru saja masuk.


Udah siap.?tanya nya menghampiri sang istri lalu mengecup keningnnya.


Udah mas,ayo." ajak Yura bangkit dari ranjang.


Duduk disini aja biar mas dorong." titah Yuda menunjuk kursi roda dengan terpaksa Yura pun menuruti perintah sang suami.


Kaka,,,bawa tas mami ya." tunjuk Yuda kepada putrinya.


Iya daddy." jawab bella


Mereka pun keluar meninggalkan Rumah Sakit.

__ADS_1


Hati-hati sayang." ucap Yuda saat membantu sang istri masuk ke dalam mobil.


Makasih mas " jawab Yura tersenyum.


Ayo kaka sini masuk." titah Yuda buru-buru dia pun menggendong tubuh mungil putrinya dan mendudukan di kursi belakang.


Hati-hati mah." ucap Yuda saat membantu sang mertua masuk ke dalam karena usianya yang sudah tidak muda lagi jadi dia agak kesulitan untuk naik ke mobil.


Buru-buru Yuda pun masuk di kursi kemudi setelah semuanya beres.Dia pun mulai melajukan mobilnya meninggalkn area Rumah Sakit.


Mas apakah Dega tidak rewel selama aku di Rumah Sakit ?tanya Yura saat di perjalanan.


Serewel-rewelnya anak bayi sayang,tapi mas dan kaka ipar bisa ngatasi kok kamu tenang aja ya." ucap Yuda mengelus kepala sang istri.


Maaf ya mas aku ngerepotin mas terus." ucap Yura


Gapapa sayang ,dia juga kan anak mas." jawab Yuda lalu dia pun fokus mengemudi.


Mau mas gendong.?tanya Yuda


Gak usah mas,lagian aku juga udah mendingan kok kalau jalan segini mah masih bisa." ucap Yura sedikit kesal karena suaminya terlalu berlebihan.


Daddy..." teriak Bella dari dalam mobil.


Kaka mau di gendong." manja Bella.


Ya ampun udah jadi kaka juga masih manja princesnya daddy." goda Yuda namun dia menuruti keinginan putri kecilnya.


Mang tolong keluarin barang-barang di bagasi terus masukin ke dalam ya." titah Yuda kepada mang jono dan di angguki oleh nya.


Yuraa." sapa kaka ipar nya yang tak lain adalah istri kakanya.


Kaka,maaf ya Yura repotin kaka sama ka Arsyad." ucapnya tak enak.

__ADS_1


Gapapa Ra,kamu ini kaya ke siapa aja." ucap kaka ipar Yura dan Yura pun hanya tersenyum.


Tante dimana adik Dega.? tanya Bella yang baru masuk ke dalam bersama Yuda.


Lagi bobo kaka." jawab kaka ipar Yura.


Mah,mamah istirahat saja." titah Yura kepada mamah nya dan di angguki oleh mamah Yura.


Ayo sayang kamu harus istirahat."titah Yuda merangkul bahu istrinya.


Ka,aku pamit ke kamar dulu ya." ucap Yura kepada kaka iparnya dan di angguki oleh kaka ipar Yura.


______________


Aaaaah lelah nya." gumam Vina saat dia baru sampai rumahnya setelah pulang dari rumah Tania.


3 hari lagi aku disini." gumamnya lagi menatap langit-langit .Pikirannya melayang ingat perkataan temannya soal "pernikahan."


Huuuh,,,"terdengar Vina membuang napasnya pelan ,memikirkan satu kata itu membuat dia pusing apalagi sang mamah sering kali menjodohkan dia dengan anak teman arisannya dan selalu mendesak Vina untuk segera menikah.


Tiba-tiba ponselnya berbunyi menandakan ada pesan masuk di whatsapnya.


Hai gengs aku sudah balik dari RS besok malam kita kumpul ya sembari makan malam bersama di rumah gw mungpung Vina masih disini." Seperti itulah pesan di grup nya itu adalah pesan dari Yura.


Siap meluncur bosku." Balas Tania.


Dengan senang hati aku akan menghabiskan makanan disana." balas Vina tersenyum.


Oke gw tunggu ya,jam 8 malam sudah ada di rumah gw.Awas kalau kalian telat." Ancam Yura lalu percakapn pun berakhir.


Tiba-tiba ponsel Vina kembali bergetar,namun dia enggan membukanya karena dia pikir itu adalah pesan di grup nya.


Aaah tubuhku sangat lengket,tapi mata ini juga ikutan lengket." gumamnya lalu Vina pun tertidur terbang ke alam mimpi.

__ADS_1


__ADS_2