
Supir pun sudah tiba di Bandara,buru-buru dia pun menghampiri Tuannya yang sudah menunggunya.
Maaf Tuan terlambat,tadi macet." ucap si supir penuh ketakutan takut Adam marah.
Tidak apa-apa,ayo." ajak Adam berjalan meninggalkan si supir menuju mobil,buru-buru si supir pun berlari membukakan pintu mobil untuk majikannya.
Kita mau kemana sekarang pak.?tanya si supir yang sudah duduk di belakang kursi kemudi.
Keliling Bandung." jawab Adam acuh
Hah.? si supir pun sedikit bingung mengapa Tuannya ingin keliling Bandung.Memang meskipun Adam memiliki cabang Restoran di Bandung namun dia jarang berkunjung ke sana makannya dia tidak terlalu tau tentang Bandung.
Ah tidak,kita cari makan dulu aku sangat lapar." ucap Adam memainkan ponselnya.
Apakah kita mau ke restoran pak.?tanya si supir
Tidak,kita cari caffe terdekat saja." ucap Adam dan si supir pun menganggukan kepalanya.Buru-buru dia pun menyalakan mesin mobil meninggalkan area Bandara.
Sekitar 25 menit akhirnya Adam pun sampai di sebuah caffe,cukup rame dan juga bernuansa klasik.Adam pun turun dari mobil dia pun masuk ke dalam caffe.
Selamat datang." ucap salah satu pegawai disana yang bertugas membukakan pintu masuk.
Buru-buru Adam pun mencari bangku kosong,setelah dia menemukan bangku kosong dekat jendela dia pun berjalan ke arah sana dan mendudukan bokongnya.
Silahkan pak mau pesan apa.?tanya pelayan yang menghampirinya memberikan buku menu.
Saya pesan stek daging sapi,salad buah sama jus alpuket." ucap Adam setelah membaca daftar menu .
__ADS_1
Baik pak,di tunggu ya."ucap pelayan tersebut mencatat pesanan Adam,setelah itu dia pun pergi meninggalkan Adam.
Sembari menunggu pesananya tiba Adam pun memandang ke arah luar,melihat orang-orang yang berlalu lalang namun matanya tiba-tiba berhenti dia melihat wanita yang dia cari.Buru-buru Adam pun bangkit dari duduknya dan lari mengejar wanita itu.
Vinaaa." ucap Adam menarik tangan wanita yang akan masuk ke mobil.Lalu wanita tersebut pun membalikan tubuhnya melihat siapa orang yang berani menarik tangannya tanpa permisi.
Betapa terkejutnya saat dia tau bahwa orang yang menarik tangannya adalah pria yang dia cintai tapi itu dulu sekarang cintanya sudah pudar tidak sebesar dulu.
Ka Adam." gumam Vina terkejut.
Iya ini saya,syukurlah akhirnya aku bisa menemukanmu." ucap Adam senang tanpa dia sadari dia langsung memeluk Vina dengan erat.
Aku mencarimu Vina." ucap Adam masih dalam pelukan Vina namun wanita itu tidak membalas pelukan Adam dia sangat bingung campur terkejut kenapa pria ini ada disana dan mengapa tadi dia bilang mencarinya.
Kaka maaf bisa lepaskan aku."ucap Vina yang merasa Adam terlalu erat memeluknya sehingga membuat dia kesulitan untuk bernapas.
Ahhh...maafkan aku ,aku terlalu bahagia bisa bertemu denganmu." ucap Adam jelas terpancar raut kebahagiaan di wajahnya
Bisakah kita bicara di suatu tempat.? tnya Adam penuh harap.
Baiklah,mari kita bicara di taman sebelah sana." ucap Vina menunjuk taman yang ada di sebelah caffe tersebut.
Lalu mereka pun berjalan ke arah taman dan setelah melihat bangku kosong mereka pun duduk bersampingan.
Jadi ada apa kaka mencariku kesini.?tanya Vina membuka suaranya lebih dulu.
Mmmmmpp...aku." ucap Adam menjeda ucapannya.
__ADS_1
Apakah benar kamu akan menikah.? tanya Adam to the point sehingga membuat Vina terkejut dari mana pria ini tau bahkan dia belum memberitahunya,ah kenapa dia sangat **** sekali tentu saja mungkin Yura yang memberitahunya."pikirnya.
Iya." jawab Vina
Mengapa kamu memutuskan menikah dengan pria lain.? tanya Adam membuat Vina mengernyit.
Maksud kaka.? tanya Vina masih tidak paham.
Bukankah kamu mencintaiku.?menikahlah denganku."ucap Adam terdengar seperti ajakan.
Maaf ka,aku memang mencintaimu tapi itu dulu bahkan saat ini rasa cintaku sudah pudar padamu.Aku memang belum mencintai calon suamiku tapi aku cukup nyaman berada di dekatnya aku yakin lambat laun aku akan mencintainya dan juga aku tidak terpaksa menikah dengannya." Jedeeeer...jawaban Vina membuat hati Adam terasa tersambar petir dia tidak menyangka wanita yang dulu mengejarnya kini tidak mencintainya lagi dia sadar bahwa Adam sudah jatuh cinta kepada wanita cablak ini tidak tau kapan rasa cinta itu datang yang pasti sejak 5 bulan ini dia terus memikirkan Vina dan Vina hanya nama itu yang ada di dalam benak Adam.Namun karena ego Adam yang sangat tinggi dia sangat enggan untuk mencari keberadaan Vina dan menyatakan perasaan dia tidak tahu bahwa wanita itu akan melupakan cintanya di pikir Vina akan selamanya mencintai Adam.
Dan sekarang lagi-lagi dia hanya bisa tersenyum getir,untuk kedua kalinya dia telat untuk memperjuangkan cintanya sungguh hanya penyesalan yang ada di diri Adam saat ini.
Aku mohon Vina,menikahlah denganku.Aku sadar aku juga mencintaimu entah sejak kapan yang pasti aku selalu memikirkanmu selama 5 bulan ini."ucap adam berharap wanita di depannya akan berubah pikiran.
Jika kaka mencintaiku mengapa kaka tidak mencariku selama ini ? tanya Vina meminta jawaban namun Adam tidak bisa menjawab lidahnya kelu dia tau dia salah.
Sudahlah ka,biarkan aku bahagia dengan caraku sendiri.Mungkin kita memang tidak di takdirkan untuk bersama." jelas Vina sejujurnya hati kecil Vina masih menyimpan nama Adam tapi dia tidak ingin menjadi wanita jahat melukai hati Taha pria yang memiliki hati bak malaikat.
Maaf ka aku harus pergi,permisi." Vina bangkit dari duduknya akan meninggalkan Adam ,namun tiba-tiba sebuah tangan memeluknya dari belakang dengan erat.
Aku mohon Vina,aku sungguh mencintaimu.Maaf aku bersikap egois tapi sungguh aku ingin kamu menjadi istriku,aku tau aku terlambat tapi setidaknya tolong pikirkan kembali beri aku kesempatan.Aku mohon." ucap Adam dia sungguh tidak ingin kehilangan wanita yang di peluknya saat ini hingga buliran bening keluar dari matanya tanpa permisi.
Sejenak Vina terdiam membiarkan Adam untuk memeluknya,sejujurnya dia sangat menginginkan pelukan dari pria itu sejak dulu tapi dia tidak bisa jika harus kembali kepadanya dia tidak ingin melukai hati pria yang selalu baik kepadanya.Sungguh dia tidak ingin melukai hati Taha walau hanya sedikit pun.
Maafkan aku ka." ucap Vina melepaskan pelukannya dan dia pun lari meninggalkan Adam dengan berlinang air mata.
__ADS_1
Vinaaaaaaaaaa." teriak Adam terisak tubuhnya luruh ke tanah,saat ini hanya penyesalan yang menenami hidupnya dia gagal memperjuangkan cintanya lagi.
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang dari tadi melihat kejadian itu,ya itu adalah Taha tadi dia berencana akan menjemput Vina ke caffe nya tapi tanpa sengaja dia melihat Vina sedang berbicara dengan seorang pria dan pria itu adalah orang yang ia temui dia rumah Yuda.