Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Kue tiup lilin


__ADS_3

Ini rumah mu.?tanya Taha saat dia mengantarkan Vina setelah lari pagi.


Iyaaa." jawab Vina menganggukan kepalanya.


Kita tetanggaan dong,rumahku sebelah sana." tunjuk Taha pada rumahnya yang terhalang oleh 2 rumah.


Oooh,yaudah aku masuk dulu ya." pamit Vina dan di angguki oleh Taha.


Setelah di rasa Vina sudah aman(masuk ke dalam rumahnya) Taha pun segera pergi dari sana.


Dan ternyata ada satu orang yang dari tadi mengikuti mereka berdua siapa lagi kalau bukan Adam hahaha.


Sial kenapa gw malah ngikuti mereka,berasa jadi mata-mata banget."gumamnya memukul stir mobil.Lalu dia pun menyalakan mesin mobilnya dan pergi dari area rumah Yura.


Aaah lelahnya." ucap Vina menjatuhkan tubuhnya di sofa.


Tiba-tiba ponselnya pun berbunyi dan itu panggilan dari Tania.


Hallo Tan.?ucapnya setelah mengangkat telpon tersebut.


Hallo Vin,ini gw mau nanya lu mau bareng ama gw gak ke rumah Yura.?tanya Tania.


Boleh,tapi itu juga kalau enggak ngerepotin loe." jawab Vina


Tentu enggak lah,yaudah nanti gw jemput set 7 ya." ucap Tania lalu panggilan pun berakhir.


Hmmm...pasti mereka bakalan sibuk bareng keluarga kecilnya nanti,lah terus gw." rengek Vina memikirkan dirinya nanti dengan siapa disana.


Bodo amatlah,gw udah terbiasa sendiri jadi nyamuk." gumamnya lalu dia pun bangkit dari duduknya menuju dapur karena perutnya sudah berdemo ria di dalam sana meminta di isi.


______


Mammi...." rengek Bella


Kenapa nak.? lembut Yura menatap putrinya yang sedang merengek.


Kenapa kue nya belum jadi juga,kaka sudah tidak sabal untuk tiup lilin."ucap bibir mungil Bella.

__ADS_1


Sebentar lagi ya." jawab Yura yang sibuk membuat kue ulang tahun khusus putrinya.Walaupun sebenarnya ini bukan ulang tahunnya tapi berhubung Bella mengira dia akan membuat kue ulang tahun jadi terpaksa dia pun membuatkan kue khusus untuk bella lebih tepatnya kue khusus tiup lilin😂.


Mammi,,,apakah daddy memiliki pelut jelek.? tanya Bella dan seketika membuat Yura menghentikan kegiatannya.


Maksud Bella kenapa di pelut daddy tidak ada bayinya sepelti di pelut mammi yang ada adik Dega nya..? tanya Bella yang masih penasaran akan hal itu.


Sayang, kelak ketika kamu sudah dewasa dan menikah kamu pasti akan paham kenapa di perut wanita ada dedek bayi nya." lembut Yura menjelaskan kepada putrinya.


Oooh...jadi nanti jika bella udah besar di pelut bella bakal ada dedek bayinya juga sepelti mami." ucapnya lagi dan di angguki oleh Yura.


Putrinya ini selalu saja menanyakan hal yang aneh-aneh kepada dia dan Yuda dan mereka harus pandai merangkai kata-kata yang tepat untuk bisa menjelaskan kepada bella.


Tiba-tiba mamah Yura datang menghamiri anak dan cucunya di dapur.


Cucu oma yang cantik ini lagi apa sih.? tanya nya mendudukan bella di pangkuannya sambil melihat Yura yang sibuk membuat kue.


Mammi lagi bikin kue tiup lilin oma." jelas Bella.


Kue tiup lilin.? tanya sang oma bingung.


Iyaa oma kue tiup lilin,kue yang kayak dulu bella pas tiup lilin." ucap bella menjelaskan kepada sang nenek dan sang nenek pun paham maksud dari ucapan cucunya.


Tidak kok mah Yura hanya buat kue buat Bella aja." jawabnya tersenyum.


Mamah cuman takut kamu kecapean,belum lagi kamu harus begadang ngurus Dega." terang mamah Yura.


Iya mah mamah tenang aja,ada mas Yuda kok yang selalu bantuin Yura." Lembut Yura memberikan pengertian agar ibunya tidak terlalu mengkhawatirkannya.


Syukur kalau gitu.Lagian kamu kenapa gak mau pake pengasuh sih.? tanya sang mamah


Yura hanya pengen urus Dega oleh Yura sendiri mah,lagian kan udah cukup ada pengasuh Bella jadi Yura juga gak bakalan terlalu repot." jelasnya lagi dan sang mamah pun tidak bisa berkata apa-apa.


Yaudah mamah terserah kamu aja,asalkan kamu selalu jaga kesehatanmu." mamah Yura memberikan nasehat.


Iya mah." jawab Yura


Dimana Yuda,bukankah hari ini dia libur kerja.? tanya sang mamah mencari menantunya.

__ADS_1


Di kamar jagain Dega." jawab Yura dan sang mamah pun hanya manggut-manggut saja.


Nah sudah jadi." ucap Yura setelah mengeluarkan kue dari dalam oven.


Yeyeyeyeyeeee." girang Bella.


Omaaa,,,ayo sini temenin bella tiup lilin."ucapnya tidak sabar


Mammi ...buluan." titahnya lagi saat melihat Yura sedang menata lilin di atas kue.


Sebentar mammi nyalain apinya dulu."ucap Yura lalu dia pun mulai menyalakan lilin yang ada di atas kue nya.


Nah sekarang tiuplah."titah Yura kepada Bella.


Dengan semangat Bella pun meniup lilinnya namun bukannya malah di tiup yang ada malah di hujani air liurnya.


Hahaha sayang bukan gitu cara niupnya,bibir yang atas jangan kamu tutupi pake bibir bawah." ucap Yura memberikan contoh kepada anaknya.


Dan Bella pun mengerti dan kembali mencoba meniupnya lagi dengan segala kekuatan yang penuh Bella pun mencoba mengeluarkan angin dari mulutnya namun bukannya keluar dari mulut bella melainkan keluar dari pantatnya.


Tuuuuuuut." bunyi kentut Bella.


Mammi..." rengek Bella menahan malu karena disana ada oma,om,tante dan juga Yuda yang baru saja turun ikut gabung.


Hahahaha si kaka kentut." ledek Yuda


Mammi." lagi-lagi Bella merengek seolah-olah meminta pembelaan kepada sang ibu.


Gapapa sayang,ayo tiup lilinnya bareng mami." ucapnya menahan tawa dan bella pun dengan senang hati mencoba meniup lilin lagi.


Awas kentut lagi." ledek Yuda.


Awas saja daddy,kita akan belpelang nanti.Tunggu pembalasan Bella." ancamnya dengan bola mata yang memutar kesana kemari dan itu membuat semua orang tertawa.


Gak takuuut,bleeeek." jawab Yuda menjulurkan lidahnya.


Udah sayang jangan goda dia terus." Yura menengahi cekcokan receh kedua orang tersebut.

__ADS_1


ayo nak kita tiup lilinnya."ajak Yura dan lilin pun padam.


Yeeeeeeeeeah." semua orang bertepuk tangan dan bella pun mulai memotong kuenya dan membagikan kepada orang-orang yang ada disana.


__ADS_2