
Malam pun telah tiba kini di kediaman alm orang tua Yuda sudah banyak orang-orang yang akan melakukan acara tahlilan.Tepatnya jam 7 malam.
Sayang udah siap.?tanya Yuda kepada sang istri yang sedang merapikan baju muslimnya.
Sudah mas,ayoo.!! ajak Yura namun tidak ada pergerakan dari sang suami.
Kenapa.?tanya yura karena suaminya dari tadi memandangnya terus.
Kamu cantik banget pake baju itu di tambah kerudungnya juga." Puji Yuda,ya memang Yura terlihat cantik saat mengenakan kerudung.
Makasih sayang." jawab Yura tersenyum
Ayo kita ke bawah pasti sudah banyak tamu." ucapnya lagi menarik tangan suaminya.
Lalu mereka pun turun ke bawah ikut bergabung dengan yang lainnya.
Ra kamu cantik banget pake hijab."puji Tania dan di angguki oleh Vina sebagai tanda setuju.
Kamu terlalu berlebihan memujiku Tan." ucap Yura malu
Ihh asli gw mah,lu cantik maxsimal pake hijab." puji Tania lagi.
Iya makasih atas pujiannya,dan makasih juga kalian mau nyempatin waktu ke sini untuk ikut acara tahlilan." ucap Yura tersenyum.
Gapapa kali Ra,alm mertua lu kan bos gw juga jadi sudah sepantasnya kita mendo'akan mereka." timpal Vina.
Lalu acara pun di mulai dengan di pimpin oleh seorang Ustadz yang ada di komplek tersebut.
Ra itu kan temen lu,kok dia ada disini." bisik vina saat melihat adam
Oh ka Adam.!! iya gw undang dia lagian mamah gw juga nyuruh buat undang dia kesini." jawab Yura sambil berbisik.
Ooh,,,!!eh dia sudah punya pacar belum Ra.?tanya Vina penasaran.
Kayaknya belum deh.Kenapa.?lu suka sama ka Adam.? tebak Yura
Hehehe sepertinya iya." jawab Vina tertawa kecil.
Lu deketin aja."titah Yura.
Siaaap."jawab Vina penuh semangat.Lalu mereka pun mengakhiri percakapannya karena tidak enak dengan yang lain jika terus mengobrol.
Acara demi acara berjalan dengan lancar,hingga acara pun selesai tepat pukul 8 malam.
__ADS_1
Adam makasih ya sudah mau datang." ucap mamah Yura saat melihat anak tetangganya datang.
Sama-sama tante." jawab Adam ramah.
Yaudah kita makan dulu yuk,gabung sama yang lain."ajak mamah Yura sambil menarik tangan Adam.
Memangnya gapapa tan.?tanya Adam tidak enak karena dia bukan bagian dari keluarga ini.
Iih kamu ini kayak ke siapa aja,ya gapapa lah.Ayo gabung sama Yura dan teman-temannya." titah mamah Yura sedikit memaksa.Lalu Adam pun menuruti perintah mamah Yura.
Ra,,ini ka Adam." ucap mamah
Eh kaka, ayo sini ka duduk gabung sama kita." ucap Yura ramah lalu Adam pun duduk tepat di sebelah Vina karena kebetulan hanya disana tempat yang kosong.Dan jangan di tanya reaksi si Vina,buahagianya luar biasa karena bisa duduk bersebelahan dengan cowok yang dia suka.
Namanya Adam ya.?tiba-tiba Vina memberanikan diri untuk menghilangkan kecanggungannya lebih tepatnya untuk dia sendiri.hahaha
Iya."jawab Adam singkat namun di iringi dengan senyum manisnya.
Oh saya Vina teman kerjanya Yura dulu." Vina langsung memperkenalkan dirinya tanpa menunggu persetujuan dari Adam.
Ooh." jawab Adam yang kurang nyaman dengan sikap Vina yang sksd.
Ra,,Ra,," panggil Tania pelan
Liat tuh." tunjuk Tania dengan matanya lalu Yura pun mengikuti arah mata Tania dan seketika dia pun paham maksud temannya.
Udah biarin aja,lagian kasiankan dia udah negjomblo lama sekali sejak putus dengan mantannya dulu." Ucap Yura tersenyum karena temannya sudah mulai membuka hati untuk pria lain.
Iya sih,tapi gak harus genit juga kan malu-maluin banget." grutu Tania
Gapapa kali, zaman sekarang mah gak masalah cewek duluan yang deketin cowok." bela Yura karena dia pun dulu begitu kepada suaminya haha.
Ah dasar ,lu sama si Vina sama aja." Ketus Tania dan hanya di balas kekehan oleh Yura.
Udah sih,biarkan dia merasakan jatuh cinta lagi kek lu." goda Yura sambil menyenggol pundak Tania.
Kok jadi ke gw sih.!!Gaje lu." ucap Tania salah tingkah.
Hahaha,,tuh sang asisten dari tadi liatin lu terus." ucap Yura yang tidak sengaja melihat Anton terus curi-curi pandang kepada Tania dan yang di goda pun hanya menampilkan wajah jengahnya karena terus di goda oleh bumil.
Sayang." tiba-tiba Yuda menghampiri sang istri setelah tadi dia berbicara dengan beberapa tamu kolega dari alm ayahnya.
Iya mas,ada apa.? Apakah mereka sudah pulang.?tanya Yura lembut.
__ADS_1
Sudah.!! jawab Yuda.
Kamu sudah makan belum.?tanya Yuda mengelus kepala sang istri.
Belum,aku nunggu mas pengen makan bareng." ucap Yura
Manja." ejek Tania.
Syirik bleee" jawab Yura sambil menjulurkan lidahnya pada Tania,dia pun bangkit dan pergi mengambil makan malam dengan suaminya.
Apakah kamu sudah makan.?tiba-tiba Anton menghampiri Tania dan seketika Tania pun kaget karena Anton sudah ada di hadapannya.
Astaga,aku kaget sekali." ucap Tania mengelus dadanya
Kamu sudah makan.?tanya Anton lagi karena tidak mendapat jawaban dari Tania.
Be..belum." jawab Tania gugup
Yaudah ayo kita makan." ajak Anton menarik tangan Tania dan itu tidak luput dari pandangan Yura seketika dia pun hanya bisa menggelengkan kepalanya dan tersenyum.
Berbeda dengan kedua insan yang sedang duduk duduk dengan si wanita terus berbicara tanpa henti siapa lagi kalau bukan Vina dan Adam.Vina terus saja bercerita tentang dirinya awal mula bertemu dengan Yura,tentang dirinya yang bisa masuk di perusahaan Yuda dan masih banyak lainnya namun berbeda dengan Adam dia sudah merasa jengah mendengar ocehan Vina ingin rasanya dia lari lalu ngumpet di dalam lemari saking pusing mendengarkan obrolan Vina apalagi suaranya sedikit cempreng sehingga membuat telinganya sakit.
Mmmpp,,ka Adam sejak kapan kenal dengan Yura.?tanya Vina ,giliran dia bertanya tentang Adam.
Kami dari kecil sudah berteman karena orang tua kami bersahabat juga kami tetanggaan." jelas Adam tersenyum paksa.
Ooh...pantas saja Yura sudah menganggap kaka sebagai kaka kandung." ucap Vina
Ka ,,bolehkah aku meminta nomormu.?tanya Vina penuh harap
Buat apa.? tanya Adam mengerutkan dahinya.
Tentu saja buat ngobrol masa buat di pajang." celetuk Vina ,dan Adam pun bingung jika dia tidak memberikan nomornya dia takut akan menyinggung perasaan Vina tapi jika dia memberikan nomornya dia yakin pasti ponselnya tidak akan berhenti berdering.
Jadi gimana.?tanya Vina memastikan
Oh,,iya boleh sini ponselmu."pinta Adam lalu Vina pun dengan senang hati memberikan ponselnya kepada Adam.
Ini." ucap Adam memberikan ponsel Vina setelah dia selesai memasukan nomornya.
Ah iya,makasih ya ka." ucap Vina sumringah.
Tidak sia-sia gw ikut tahlilan disini." batin Vina kegirangan.
__ADS_1
Perlu di ketahui disini usia Vina paling muda di bandingkan Yura dan Tania dan sifatnya sedikit polos jadi dia rada cablak gitu.😁😁