
Malam pun telah tiba,Yura dan Yuda sedang makan malam bersama tanpa ada yang bersuara hanya dentingan piring dan sendok yang terdengar.
Tak lama kemudian Yuda sudah selesai dengan makan malmnya dan pergi ke kamarnya meninggalkan Yura tanpa sepatah kata,Yura hanya bisa menghembuskan nafasnya melihat sikap suaminya yang sangat dingin terhadapnya seolah-olah tidak ada dia di rumah ini.
Hmmm,selalu saja begitu.!!sabar Yura ini sudah resikomu menikah dengan orang yang tidak mencintaimu .Yaa aku harus sabar menghadapi mas Yuda aku tau mas Yuda belum bisa menerima pernikhannya."batin Yura.
Tak lama kemudian Yura pun selesai dengan makan malamnya lalu membereskan meja makan dan mencuci piring bekas makan mereka.Selesai mencuci piring Yura naik ke atas menuju kamarnya.
Clek,
Suara pintu kamar terbuka,lalu Yura pun masuk ke dalam di lihatnya sang suami sedang bersandar di ranjang sambil sibuk dengan ponselnya lalu Yura pun berjalan ke kamar mandi untuk mencuci wajah dan mengosok gigi,10 menit kemudian Yura keluar dari kamar mandi dan berjalan ke arah ranjang sebelah kiri lalu merebahkan badannya sambil memunggungi suami nya yang masih sibuk dengan hanponde nya .Tidak ada yang membuka suara sampai pada akhirnya tiba-tiba Yuda berbicara.
Ara,! Panggilnya ,entahlah Yuda lebih senang memanggil Yura dengan " Ara".
Seketika Yura yang tadinya sudah menutup mata dia langsung membuka matanya kembali saat mendengar suaminya berbicara ,namun dia merasa heran kenapa dia memanggilnya dengan kata " Ara".
Mas memanggil aku.?tanya Yura
Menurut mu di kamar ini ada siapa selain saya dan kamu." jawab Yuda ketus.
Mmmmp,Ada apa mas.? tanya Yura penasaran.
Sepertinya kita tidak jadi liburan ke Paris soalnya di perushaan sedang ada maslah yang tidak bisa saya tinggalkan." ucap Yuda.
Oh iya tidak apa-apa mas." ucap Yura.
__ADS_1
Dan satu lagi kamu tidak perlu bersikap layaknya istri yang berbakti kepada suaminya,karena pernikahan kita hanya di atas kertas tidak lebih lalu kamu harus tau batasan ketika kita ada di kantor saat di kantor status kita hanya antara atasan dan bawahan.Paham.? ucap Yuda dengan nada tegasnya.
Iya mas paham." jawab Yura dengan nada bergetar tak terasa tiba-tiba cairan bening keluar dari matanya.
Sabar Yura.!! hanya kata itu yang sering Yura ucapkan di dalam hatinya untuk menguatkan dirinya.
Tak lama mereka pun tertidur dengan saling memunggungi.
^^
Pagi pun telah tiba sejak jam 5 subuh Yura sudah bangun, dia pergi ke dapur untuk memasak sarapan meskipun Yuda meminta dia untuk tidak melakukan kewajibannya sebagai istri tapi dia tetap menjalankan tugasnya layaknya seorang istri walau nanti hasilnya akan mengecewakan untuknya.
Non biar bbi aja yang masak." Ucap bi Wati yang saat itu baru keluar dari kamarnya dan tak sengaja melihat majikan perempuan nya sedang memasak.
Tidak usah bi, biar Yura yang bikin sarapan untuk mas Yuda." jawab Yura sambil tersenyum dan melanjutkan acara memasaknya.
Tepat pukul 06:00 Yura telah selesai dengan ritual masaknya dan naik ke atas untuk membangunkan suami nya.
Mas bangun." ucap Yura sambil menepuk-nepuk bahu suaminya.
Hmmm,minggir."jawab Yuda sambil menepis tangan Yura dari bahunya.
Seperti biasa Yura hanya bisa membuang napasnya melihat sikap suaminya yang selalu bersikap dingin terhadapnya,Lalu Yura pun berjalan ke arah lemari untuk menyiapkan baju kerja suaminya dan mengambil baju kerja untuknya lalu keluar dari kamar hendak mandi di kamar tamu.
30 menit kemudian Yura pun telah selesai dengan ritual mandinya dia sudah rapi dengan pakaian kantornya lalu Yura berjalan ke arah meja makan untuk sarapan sambil menunggu suaminya turun.
__ADS_1
Tak,tak,tak
Suara langkah kaki Yuda ketika turun dari tangga.
Mas sarapan dulu yuk." ajak Yura saat melihat Yuda turun dari tangga tapi yang di ajak sarapan hanya menatapnya sekilas lalu berjalan melewati Yura.
Hmmmm, ya sudahlah.!! mending aku sarapan sendiri aja." gumam Yura sambil mengambil nasi goreng buatannya.
Dari jauh ternyata Bi asih melihat dua majikannya, bi Asih cukup terkejut melihat sikap Tuannya terhadap istrinya.
Kasian non Yura."batinnya sambil pergi ke belakang.
Ketika Yuda keluar rumah ternyata Anton sudah menunggunya di sana dan membukakan pintu untuknya dengan segera Anton pun masuk dan duduk di belakang kemudi,namun dia sedikit heran karena tidak melihat istri majikannya dengan keberaniannya Anton pun bertanya kepada Yuda saat sudah di dalam mobil.
Pak apakah kita tidak menunggu nona.? tanyanya
Tidak usah, jalan sekarang.! perintah Yuda yang di angguki oleh Anton dan menjalankan mobilnya keluar dari pekarangan rumah Yuda.
Tak lama setelah mobil Yuda pergi Yura pun keluar.
Yah kok di tinggal." gumam Yura lalu dia pun memesan taxi online karena mobilnya masih di rumah orang tuanya belum di ambil.
oke segitu dulu ya ,semoga kalian suka
jangan lupa tinggalkn jejak dan favorite kan hehe
__ADS_1
salam sayang dari aku 🤗
Bantu vote ya temn-teman .(maaf banyak permintaan) hehe