Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Bab 73


__ADS_3

Kini Yuda dan Anton sedang menuju sebuah markas,markas yang sering di gunakan Yuda untuk membereskan orang-orang yang berani bermain-main dengannya.


Apakah dia aman.?tanya Anton kepada para penjaga nya.


Ya bos,dia ada di dalam." jawab penjaga tersebut.


Lalu Yuda dan anton pun masuk ke dalam, disana sudah ada seorang pria yang umurnya sekitar 30 tahunnan sedang duduk terikat di kursi.


Yuda pun berjalan mendekati pria tersebut dan sedikit berjongkok untuk mensejajarkan tubuhnya dengan pria tersebut.


Apakah kamu yang sengaja membakar kantorku..?tanya Yuda santai namun nada nya penuh penekanan.


Hmmm,,,apakah benar kamu yang membakar kantorku..? tanya nya lagi namun si pria tersebut bungkam tidak menjawab pertanyaan Yuda.


"JAWAB..!!!" teriak Yuda yang mulai terpancing emosinya.


Ya,saya adalah orang yang sengaja membakar kantormu hahahahaha." ucap pria tersebut


"Dan sekarang aku puas,walaupun hanya sebagian saja kantormu yang terbakar." ucapnya lagi


Kenapa kamu lakukan itu.?tanya Yuda dengan nada rendah setelah dia mengontrol emosinya.


Karena aku ingin kamu bangkrut dan menderita." ucap pria tersebut.


Mengapa..?? Apakah aku memiliki salah padamu.? bahkan aku tidak mengenalmu sama sekali." ucap Yuda masih dengan nada santai namun penuh ketegasan.


Ya,kamu memang tidak mengenalku tapi kakekmu telah menghancurkan bisnis Ayahku dulu." teriak pria tersebut dengan tatapan penuh kebencian


Apa maksudmu.? tanya Yuda tidak mengerti.


Cih..!! Apa kamu tidak tau bahwa kakekmu adalah pria licik." ucap pria tersebut sinis.


Kakekmu dulu telah menipu ayahku,dia memanfaatkan ayahku lalu dia mengambil semua harta ayahku hingga ayahku depresi dan bunuh diri dan itu semua karena ulah kakekmu yang sialan itu." ucap pria tersebut


Dari mana kamu tau hal ini.?tanya Yuda


Tidak penting darimana aku tau hal ini,yang pasti aku sangat membenci keluarga Wijaya." teriak pria tersebut.


Hahahahaha,aku akan membalaskan dendam ayahku pada keluargamu." ucap pria itu lagi


Coba saja jika kamu bisa bebas dari sini.." ucap Yuda enteng


Hahaha, aku yakin seseorang akan membantuku untuk membalaskan dendamku ini." jawab pria tersebut.

__ADS_1


Oh ya.? dengan senang hati aku akan menunggu kedatangannya." ledek Yuda dan si pria tersebut pun semakin marah saat mendengar jawaban dari Yuda.


Satu hal yang perlu kamu ketahui,jangan mudah percaya akan omongan orang selidiki dulu kebenarannya sebelum kamu melakukan tindakan." ucap Yuda meninggalkan pria tersebut.


Jaga dia,jangan sampai dia kabur." titah Yuda kepada para anak buahnya.


Siap Tuan." jawab para penjaga dengan sopan.


Lalu Yuda pun keluar dari markas tersebut di ikuti oleh Anton dari belakang.


An ,,,kamu harus cari tau secepatnya dalang di balik semua ini." titah Yuda tanpa melihat asistennya


Siap pak." jawab Anton sembari membuka kan pintu mobil untuk majikannya.


Kita kembali ke kantor atau pulang pak.?tanya Anton saat dia sudah duduk di kursi kemudi.


Rumah." jawab Yuda singkat dan Anton pun langsung melajukan mobilnya meninggalkan markas tersebut.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 40 menit akhirnya Yuda pun sampai di kediamannya.


Kau boleh kembali ke kantor.." titah Yuda kepada asistennya saat turun dari mobil.


Baik pak." jawab Anton,lalu dia pun melajukan kembali mobilnya meninggalkan pekarangan rumah bosnya.


Waalaikumsalam." jawab Yura dan mamahnya yang kebetulan sedang menonton tv di ruang keluarga.


Loh mas,tumben udah pulang jam segini.? tanya Yura menghampiri suaminya.


Iya mas kangen sama istri mas yang cantik ini." gombal Yuda mencium pipi istrinya


Mas ini paling bisa kalau merayu istrinya." jawab Yura malu


Ekhem,ekhem...!! Sang mamah pun mengganggu kemesraan mereka.


Kalau mau bermesraan di kamar bukan disini." sindirnya.


Hahaha, mamah sirik ya." ledek Yuda.


Apaan,,mamah setiap hari bermesraan terus dengan papah mu." jawab sang mamah tidak mau kalah dari anaknya.


Masa.?? Ucap Yuda.


Maaaaass..udah ah gak boleh godain orang tua,pamali loh." timpal Yura.

__ADS_1


Hahaha,,,,mas hanya becanda sayang." ucap Yuda


Maafin Yuda ya mah." ucapnya lagi memeluk sang mamah.


Iya gapapa." jawab sang mamah membalas pelukan anaknya.


Oh iya.,,papah dimana.? tanya yuda setelah melepaskan pelukannya.


Tadi di ruang kerja kamu." jawab sang mamh


Ya udah Yuda kesana dulu ya,ada perlu." pamitnya.


Sayang,,,mas temuin papah dulu ya." ucapnya lagi dan di angguki oleh Yura.


Toktoktok...


Pah,,,,ini Yuda." ucapnya mengetuk pintu


Ya,masuklah nak." jawab sang papah dari dalam


Ada apa.? tumben sudah pulang jam segini.?tanya sang papah yang sedang sibuk membaca buku.


Mmmmmmpp,,, ada yang mau Yuda tanyain sama papah." ucapnya duduk di depan sang papah.


Apa.?? tanya sang papa yang masih pokus membaca buku.


Apakah papa kenal dengan ayahnya wawan.? tanya Yuda hati-hati dan seketika papa Yuda pun menutup bukunya.


Darimana kamu tau soal ayahnya wawan.?tanya papa Yuda berdiri dari duduknya dan berdiri membelakangi Yuda.


Sejenak Yuda pun terdiam, dia tidak langsung menjawab ucapan sang papa.


Apakah papah tau siapa yang membakar kantorku." ucap Yuda


"Dia adalah wawan,dia bekerja di perusahaanku sebagai officeboy selama ini."jelas Yuda.


Sudah papah duga." ucap papa Yuda membuang napasnya pelan.


Maksud papa apa.? tanya Yuda penasaran sembari menghampiri papahnya.Namun belum juga sang ayah menjawab pertanyaan anaknya, dari luar sudah terdengar suara wanita yang memanggil mereka berdua.


Paaaaah, Yudaaaa,,,makan siang dulu yuk." teriak wanita yang tak lain adalah mamah Yuda.


Nanti akan papa ceritakan, ayoo kita makan dulu sebelum singa betina semakin kencang memanggil kita." ucap sang papa dengan sedikit becanda.

__ADS_1


Hahaha,,papa bisa aja." jawab Yuda lalu mereka pun keluar dari ruangan tersebut dan menghampiri kedua singa betina yang sedang menunggunya di meja makan.


__ADS_2