
Malam pun telah tiba seorang wanita baru saja keluar dari taxsi dia terlihat sangat cantik sekali dengan rambutnya yang sebahu,badan montok berbody gitar spanyol dan kulit putih. Lalu dia pun masuk ke sebuah gedung yang bertuliasan " Rumah Sakit Kasih Bunda ".Dia tersenyum ramah saat seorang satpam Rumah Sakit menyapanya.
Malam Mbak."ucapnya dan hanya di balas dengan anggukan oleh Vina tentunya di sertai senyum yang manis.
Dimana ya kamar Yura,aku lupa belum nanyain." gumamnya merogoh ponsel yang ada di dalam tasnya.
Hallo Ra, gw udah di depan Rumah Sakit loe ni ,kamar lu nomer berapa.? tanya Vina saat sambungannya sudah terhubung.
Oooh,,,,iya oke gw segera kesana." jawabnya lagi setelah di beritahu oleh Yura.Lalu dia pun menutup telponnya dan mulai melangkahkan kakinya menuju ruangan yang sudah di beritahu oleh temannya.
Saat dia memasuki lift dia tidak sengaja berpaspasan dengan seorang pria yang tak asing baginya.Tapi sayangnya pria tersebut memakai masker jadi Vina tidak bisa melihat jelas wajahnya.
Seperti dia,apa aku cuman salah liat ya.Tapi kalau memang dia sedang apa di rumah sakit ini." gumamnya dan sedikit tak mempedulikan hal tersebut.
Lalu Vina pun masuk ke dalam lift dan mulai memencet angka 16 yaitu lantai tempat temannya di rawat.
Ting.... lift pun terbuka ,di langkahkan kakinya keluar dari lift dan berjalan menuju kamar Yura.
Toktoktok...."Vina mengetuk pintu ruangan temannya.
Cklek...."Yuda membukakan pintu
Malam pak,saya mau jenguk Yura." ucap Vina sedikit canggung karena dia bertemu dengan mantan bosnya.
Ohh iya silahkan masuk." ucap Yuda memberikan jalan kepada Vina.
Hai Ra..." ucap Vina saat memasuki ruangan tersebut.
Vinaaaa,,,,gw kangen banget sama lu." ucap Yura senang karena bisa bertemu dengan temannya lagi setelah beberapa tahun.
Gw juga,selamat ya buat kelahiran anak loe yang kedua." Vina memberikan ucapan selamat sambil memberikan paper bag yang berisikan kado untuk bayi Yura.
Makasih ya Vina." ucap Yura menerima paper bag tersebut.
Mana baby nya.? tanya Vina
Tuh lagi tidur." Yura menunjuk tempat dimana bayinya sudah tertidur pulas.Lalu Vina pun bangkit dari duduknya dan segera mendekati ranjang yang ada baby nya.
Waaah dia tampan sekali." puji Vina mengelus pipi bayi Yura.
Hahaha iya seperti daddy nya.jawab YurA terkekeh.
Tinggal lu Vin,kapan mau ngelengkapi pormasi kita.Tania udah punya Baby Alex, gw udah punya dua, lah lu calon aja kayaknya gak ada." celetuk Yura dan seketika Vina pun terdiam.
Ehhh maafin gw Vin,gw gak bermaksud nyinggung perasaan loe." ucap Yura karena dia sadar ucapannya sedikit keterlaluan.
Gapapa kok Ra,gw minta do'a nya saja semoga gw segera bertemu dengan jodoh gw." jawab Vina tersenyum dan kembali menatap bayi Yura.
__ADS_1
Gw juga gak tau mau sampai kapan hati ini akan bergantung padanya." batin Vina sedih.
Mas,,,Bella belum balik.? tanya Yura kepada suaminya yang sedang memainkan ponselnya.
Belum ,mungkin sebentar lagi." jawab Yuda dan benar saja beberapa menit kemudian Bella pun datang di gendong seorang pria tampan.
Mamiiii." teriak Bella saat dia sudah masuk ke dalam ruangannya.
Sstttt sayang adik sedang tidur." ucap Yuda lembut.
Uppssss maaf daddy." ucap Bella menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
Beli apa nak.? tanya Yura saat putrinya sudah duduk di sebelahnya.
Tadi om Adam tlaktil kaka es klim mam." ucap Bella dengan cadelnya.
Bilang makasih gak sama om.? tanya Yura dan di angguki oleh Bella.
Berbeda dengan seorang wanita yang dari tadi sedang menatap bayi yang sedang tidur dan membelakangi orang yang ada di ruangan tersebut. Dia begitu terkejut saat nama yang selalu tersimpan di hatinya di sebut oleh seseorang dia bingung harus berbuat apa dia tidak menyangka bahwa hari ini dia akan bertemu lagi dengan pria tersebut.
Viiin." panggil Yura.
Tubuh Vina sedikit terkejut saat mendengar temannya memanggil nama dia.
Ah iya Ra." jawab Vina gugup masih dengan menatap bayi nya Yura.
Ah iyaaa." jawab Vina semakin gugup tak tau harus bertingkah seperti apa.
Lalu dia pun dengan terpaksa menghampiri Yura dan yang lainnya.
Ka Adam masih ingat kan sama Vina temanku.?tanya Yura
Ya." jawab Adam sambil matanya menatap Vina yang tak menatapnya seolah-olah dia tidak ada disana.
Waaah ini kaka bebel ya,udah cantik aja ya." ucap Vina menghilangkan kegugupannya.
Iiih...tante Vina jangan panggil bebel itu jelek sekali." protes Bella dengan wajah cemberutnya dan yang lainnya pun hanya tertawa melihat kelakuan Bella.
Hahaha ,,,oke maafkan tante.Kaka Bella sekarang sudah besar terus sudah punya adik ya." ucap Vina lagi mencubit pipi Bella pelan.
Iya dong tante, sekarang aku jadi kaka dan aku akan menjaga adik Dega." ucap Bella penuh kebanggaan.
Wah jadi nama baby nya Dega ya." ucap Vina dan di angguki oleh Bella.
Dia sangat cantik dan lucu sepertimu Ra." puji Vina tersenyum.
Makasih Vin." jawab Yura.
__ADS_1
Ohiya apakah kamu sudah bertemu dengan Tania.? tanya Yura lagi.
Belum,mungkin besok aku akan menemuinya." jawab Vina
Mmmmpp,,,apakah kamu akan lama disini.?tanya Yura
Tidak,paling 5 harian." jawab Vina
Yaaah kok sebentar amat sih Vin." Yura mencebikkan bibirnya kesal karena temannya hanya sebentar datang menemuinya.
Mau gimana lagi disana aku juga punya tanggung jawab yang gak bisa di tinggalin terlalu lama Ra." Vina mencoba memberikan pengertian kepada temannya karena memang sekarang dia memiliki cafe yang cukup ramai.
Mmmpp,,,,baiklah tapi sering-sering ya main kesini." ucap Yura penuh harap
Siap bu bos,yaudah ya aku mau pulang dulu ini udah malam dan aku takut ganggu kamu yang mau istirahat " ucap Vina bangkit dari duduknya.
Yaudah besok kesini lagi ya sama Tania." jawab Yura dan di angguki oleh Vina.
Pulang naik apa.? tanya yura lagi.
Gocar aja."jawab Vina yang sudah mulai memesan gocar.
Jangaaan, bahayaaa ini udah malam.Kamu pulang sama ka Adam aja." ucap Yura
Ka Adam gak keberatan kan nganterin Vina.? tanyanya lagi.Belum sempat Adam menjawab Vina sudah lebih dulu memotongnya.
Gapapa Ra ,ini aku udah pesen gocarnya gak enak kalau di cancel." ucap Vina.
Biar aku antar." ucap Adam dingin.
Yaudah Ra,Yud saya permisi pulang dulu." pamit Adam dan hanya di balas anggukan oleh kedua orang tersebut.
Kaka...om pulang dulu ya " pamit Adam kepada Bella yang sedang berbaring di sebelah Yura
Iya om." jawab Bella.
Hati-hati ka."Ucap Yura dan di angguki oleh Adam.
Ayoo." ajak Adam kepada Vina dan dia pun langsung keluar tanpa menunggu Vina
Gw pamit pulang dulu ya Ra." pamit Vina
Iya,hati-hati ya." ucap Yura dan mereka pun berpelukan
Pak saya pamit ya." ucapnya lagi kepada Yuda dan hanya di balas anggukan oleh Yuda.
Buru-buru Vina pun keluar ruangan menyusul Adam yang sudah menunggunya di parkiran.
__ADS_1