Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Bab 55


__ADS_3

Yura masih saja menangis gara-gara si jerawat yang tumbuh di wajahnya, berulang kali Yuda membujuknya supaya berhenti menangis tetap saja tidak bisa hingga pada akhirnya Yura pun kelelahan menangis dan tertidur dalam dekapan suaminya.


Huuh." Yuda menghembuskan napasnya pelan seolah-olah dia baru saja menyelesaikan permainan yang menantang.


" Akhirnya berhenti juga."Gumam Yuda sembari hati-hati membaringkan istrinya di ranjang.


Lalu dia pun keluar dari kamar dan pergi ke dapur.


Kenapa dengan nyonya Tuan.? tanya Bi Minah saat melihat majikannya berjalan ke arah dapur.


Prustasi gara-gara mukanya jerawatan." ucap Yuda sembari mengambil air dingin dari lemari es.


Hah,jerawat." ucap bi minah heran.


Iya, dia nangis kejer-kejer karena di jidatnya ada jerawat dua." ucap Yuda masih tak percaya akan kelakuan istrinya.


Hihi, maklum tuan namanya juga bumi kadang sensitif perasaannya." ucap Bi minah sambil tertawa kecil.


Hmmm, dan saya yang kewalahan.Tapi meskipun begitu saya senang bi." ucap Yuda tersenyum.


Tentu, tuan harus banyak-banyak sabar,karena bumil emang seperti itu." ucap bi Minah lalu dia pun pamit ke belakang untuk mencuci pakaian.


^


^


****


Siang itu Pak Anwar dan istrinya sedang menikmati waktu berdua di taman rumah mereka.


Pah,kita udah lama tidak ketemu Yura mamah kangen." ucap istrinya


Lama apanya,baru aja dua minggu kemarin ketemu." ucap Pak Anwar.

__ADS_1


Ih bagi seorang ibu itu tuh lama." ucap sang istri.


Yaudah mamah telpon aja kalau kangen." titah Pak Anwar.


Lalu istrinya pun mengambil ponselnya dan mulai menekan no Yura ,tak lama sambungan pun terhubung dan di angkat oleh seseorang di sebrang sana.


📞:Hallo Assalamu'alaikum mah." ucap Yuda yang saat itu dialah yang mengangkat panggilan tersebut.


📞:Wa'alaikumsalam, loh nak Yuda kok ponsel Yura ada di nak Yuda ,Yura nya kemana.? tanya sang mertua


📞:Yura lagi tidur mah." jawab Yuda.


📞:Oh.,,tadinya mamah ingin bicara dengan dia,mamah kangen." ucap sang mertua dari sebrang sana.


📞:Yaudah mamah kesini aja." titah Yuda


📞:Mau nya sih gitu, tapi ini papah mager katanya."ucap sang mertua.


📞:Tidak usah,eh kok nak Yuda tidak kerja apa Yura sakit? tanya sang mertua cemas.


📞:Ah Yuda tadi kerja cuman pulang soalnya biasa mah ibu hamil drama mulu." ucap Yuda terkekeh.


📞:Maksud kamu? tanya mamah Yura.


📞:Ya yura seharian ini nangis terus gara-gara di wajahnya ada jerawat." ucap Yuda.


📞:Ampun deh tuh anak,nak Yuda maafkan Yura ya jika selama ini selalu menyusahkan nak Yuda." ucap mamer nya.


📞:Tidak apa-apa mah,itu udah jadi kewajiban Yuda buat jagain Yura." lembut Yuda


📞:Terima kasih ya nak, yaudah salam buat Yura ya mamah tutup dulu telponnya." ucap mamer mengakhiri panggilannya.


Tepat pukul 17:00 Yura baru bangun dari tidurnya dengan mata sembab.

__ADS_1


Sudah bangun.? ucap Yuda yang sedang duduk di sebelahnya.


Mas,ini jam berapa.? tanya Yura dengan suara khas bangun tidur.


Jam 5." jawab Yuda singkat


Hah,berarti aku lama dong tertidur." ucap Yura buru-buru mengubah tubuhnya menjadi duduk.


Itu bahkan lebih bagus,ketibang harus dengerin kamu nangis terus."batin Yuda


Tidak apa apa sayang, sekarang mandi lah." titah Yuda lalu Yura pun bangkit dari tempat tidurnya.


Syukurlah dia sudah lupa dengan jerawatnya." batin Yuda saat melihat istrinya masuk ke kamar mandi namun baru saja bibir Yuda berhenti mengucapkan kata itu tiba-tiba sang istri keluar dari kamar mandi dengan air mata yang sudah mengalir.


Loh sayang kamu kenapa.? tanya yuda sambil menarik tubuh Yura ke dalam pelukannya.


Mas,ini jerawat aku kok gak ilang-ilang aku kira udah ilang selama aku tidur,tapi tadi pas di kamar mandi aku melihatnya masih ada." ucap Yura dengan nada menangis.


Alamak,apa yang mesti gw lakuin.mikir Yuda mikir." batin Yuda


Mmmmp, sayang sudahlah nanti dia akan hilang kok lagian kamu tuh tetap cantik meskipun ada jerawatnya." puji Yuda.


Mas bohong,mas hanya sedang memberikan ku gombalan receh kan." bantah Yura


Salah ngomong gw." batin Yuda


Nggak sayang itu fakta bukan gombalan receh, sini mas cium jerawatnya biar ilang." Rayu Yuda mencium wajah Yura yang ada jerawatnya.


Sosweet nya." gumam Yura namun masih terdengar oleh Yuda.


Nah gitu dong senyum, sekarang mandi lah keburu malam." titah Yuda lalu Yura pun menuruti perintah sang suami.


Apa semua wanita hamil kayak gitu ya." gumam Yuda lirih

__ADS_1


__ADS_2