Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Bab 9


__ADS_3

Pagi pun telah tiba,sinar matahari masuk ke celah-celah jendela kamar Yura sehingga membangunkan Yura dari mimpi indah nya.


Aggghhh ternyata sudah pagi." gumam Yura sambil meregangkan otot-ototnya.


Yura pun turun dari tempat tidurnya dan masuk ke kamar mandi.30 menit kemudian Yura keluar dari kamar mandi dan bersiap-siap untuk berangkat kerja.


Sedangkan di kediaman lain seorang lelaki masih bermalas-malasan untuk bangun dari tempat tidurnya siapa lagi kalau bukan Yuda.


Yuda bangun Nak,ya ampun kamu ini kapan sih berubahnya,? ucap mamah Yuda membangunkan anaknnya sembari membuka tirai kamar Yuda yang seketika sinar matahari menyoroti wajahnya sehingga mengganggu tidur Yuda.


Aduh mah tutup tirainnya," ucap Yuda sembari menaikan selimutnya menutupi wajahnya.


Udah siang Yuda kamu harus ke kantor kamu mau ayah kamu ngomel lagi." ucap mmh Yuda sembari berjalan keluar dari kamar anaknya.


Iya iya ini Yuda bangun mah." seketika Yuda beranjak dari tempat tidurnya dan pergi ke kamar mandi.20 menit kemudian Yuda keluar dari kamar mandi dan bersiap-siap untuk berangkat kerja.


tak,tak,tak." suara langkah kaki Yuda ketika menuruni tangga dan berjalan ke arah meja makan untuk sarapan.


Pagi Ayah," sapa Yuda kepada Ayahnya.


Pagi Nak,"jawab ayah yuda,sedangkan mmah yuda sedang menuangkan nasi goreng ke piring suami dan anaknya.

__ADS_1


Makasih mah," ucap Rama kepda istrinya.


Sama-sama Pah." ucap Rani sembari menuangkan nasi ke piring Yuda.


Makasih mah." ucap Yuda yang hanya di balas senyum oleh mamahnya.


Ayo kita sarapan" ajak mmh yuda kepada anak dan suaminya.


Seketika di meja makan hanya ada keheningan masing-masing pokus dengan sarapannya.Tiba-tiba ayah yuda membuka suara.


Oh Iya nak ayah rencananya mau ngenalin kamu dengan anak teman ayah, kamu mau ya nak,? ucap ayah Yuda.


Seketika Yuda pun tersedak saat mendengar ucapan ayahnya.


Iya rencana nya ayah mau ngenalin kamu dengan anak temen ayah, siapa tau cocok inget umur mu sudah 28 thn sekarang udah cocok berkeluarga lagian ayah udah pengen menimang cucu darimu." ucap ayah Yuda panjang lebar mengutarakan keinginnya.


Tapi yah,Yuda belum ingin menikah lagian belum tentu Yuda bakalan cocok dengannya." jawab Yuda.


Ketemu aja belum udah bilang gitu, udah pokoknya kamu harus mau." ucap ayah Yuda dengan nada tegasnya.


Dan Yuda pun tidak bisa membantah keinginan ayahnya yang sudah final harus di turuti.

__ADS_1


Hmmmm,yaudah iya terserah ayah Yuda berangkat dulu ke kantor mah ,yah! jawab Yuda singkat sambil berdiri dari duduknya dan berjalan ke luar menuju garasi mobilnya yang mana sudah ada Anton menunggu disana .


Hati-hati Nak." ucap mmh Yuda.


Mobil pun keluar dari pekarangan rumah Yuda melaju dengan kecepatan sedang membelah jalanan ibu kota.


An, apa kamu sudah menikah?"tiba-tiba bosnya bertanya kepda dirinya.


Anton pun mengerutkan dahi nya bingung akan pertanyaan bosnya yang aneh.


Ah belum pak, kenapa emang.? tanya Anton memberanikan diri.


Tidak apa-apa ." ucap Yuda sembari menghadap ke luar jendela mobil.


Aneh.!! ucap Anton dalam hatinya.


Butuh waktu 35 menit untuk sampe ke kantor,mobil pun berhenti di depan gedung lalu Anton pun turun dan membukakan pintu mobil untk bosnya.


Tepat ketika Yuda dan Anton berjalan memasuki perushaannya dia berpaspasan dengan Yura yang sama baru sampe di kantornya.


Pagi pak." sapa Yura ramah kepada bosnya.

__ADS_1


Seperti biasa Yuda tidak menghiraukan ucapan Yura,dia terus berjalan di ikuti oleh Anton dari belakang melewati Yura seolah dia tidak ada di sana.


gapapa Yura kamu harus semangat memperjuangkan masa depanmu."gumam yura dalam hatinya,sambil matanya terus menatap punggung Yuda yang masuk ke dalam lif.


__ADS_2