
Xu Tian yang melihat gelagat yang berbeda dari Kaisar Ming Li Fang segera menjelaskan lebih detail lagi.
"Kaisar tidak perlu khawatir, aku akan menjamin keselamatan orang-orang ku sendiri. Jika sekte Racun mengetahui hal ini maka itu akan lebih mempermudah untuk kita menghancurkan nya."
"Tuan muda, apa itu tidak berlebihan jika kita menghancurkan Sekte Racun."
"Bukankah memang sudah seharusnya kita menghancurkan sekte yang tidak berada di jalan yang benar? Dan aku sangat yakin, jika saat ini Sekte Racun sedang menyusun sebuah rencana. Tidak mungkin mereka pergi terlalu jauh dari sekte jika tidak ada sesuatu yang sedang mereka rencanakan."
"Tuan muda, aku belum mengerti?" Tanya Tetua Ming Zhu yang merasa belum jelas dengan apa yang di katakan oleh Xu Tian.
"Sekte Racun adalah salah satu sekte aliran hitam terkuat di benua selatan. Bukankah mereka selalu fokus dan ahli dalam racun di bandingkan teknik bertarung? Jika mereka ingin membuat racun, maka tempat mereka sudah di lengkapi dengan tanaman herbal yang berguna untuk meracik sebuah racun, namun saat ini mereka rela pergi meninggalkan sekte demi menuju reruntuhan kuno. Di sini aku yakin jika mereka sedang mencari bahan yang amat penting atau bahan utama untuk membuat racun jenis baru. Jika mereka berhasil melakukannya, apa yang tetua pikirkan?"
Tetua Ming Zhu dan Kaisar Ming Li Fang terdiam, mencoba mencerna kata-kata Xu Tian. Namun tidak lama terdengar suara komandan Fu.
"Jika mereka berhasil membuat racun jenis baru, dan mungkin saja akan menjadi racun terkuat yang begitu mematikan, maka itu akan membahayakan kita semua, bahkan seluruh benua." Ucap komandan Fu membuka suara.
Kaisar Ming Li Fang dan Tetua Ming Zhu menatap ke arah Xu Tian.
Xu Tian tersenyum. "Apa yang di katakan oleh komandan Fu benar, jika mereka berhasil menciptakan racun ini, maka ketenangan semua orang akan terganggu. Dan bukankah kalian sudah mengetahui bagaimana prajurit yang mati karena terkena racun yang sebelumnya mereka gunakan? Hanya dengan racun yang mereka miliki saja sudah dapat membunuh kultivator tingkat Raja awal, lalu bagaimana jika mereka menciptakan racun yang lebih menakutkan lagi?"
Komandan Fu pun menyetujui ucapan Xu Tian. "Tuan muda benar, bahkan mereka memiliki racun itu dengan jumlah yang cukup banyak."
Kaisar Ming Li Fang dan Tetua Ming Zhu begitu kaget saat mendengar hal itu.
"Tuan muda, lalu apa rencana tuan muda selanjutnya?" Tanya Kaisar Ming Li Fang.
"Aku akan kembali ke benua timur. Namun sebelum itu, aku membutuhkan sebuah tempat yang cukup luas di benua tengah ini."
"Untuk tempat yang tuan muda butuhkan, kami akan segera mempersiapkannya."
"Baik jika begitu, aku akan segera kembali." Lalu memberikan sebuah cincin penyimpanan yang sudah dia persiapkan sebelumnya.
"Jadilah lebih kuat lagi, untuk tempat yang aku minta nanti akan di urus oleh Long Hei atau Feng Louzhi yang akan menemui kalian. Dan satu lagi, aku akan membawa Ming Zhou untuk ikut denganku, karena ada tugas yang akan aku berikan padanya."
"Terima kasih banyak tuan muda, tuan muda telah banyak membantu Klan Ming dan kamu semua." Ucap Kaisar Ming Li Fang dan Tetua Ming Zhu, lalu meminta Jenderal Fu untuk memanggil Ming Zhou
Xu Tian, Kaisar Ming Li Fang dan Tetua Ming Zhu lalu melanjutkan obrolan mereka.
__ADS_1
"Tuan muda, jika kami boleh tahu, kemana tuan muda akan mulai berpetualang?" Tanya Kaisar Ming Li Fang dengan penasaran.
"Emm...mungkin aku akan pergi ke benua Utara terlebih dulu."
"Apa tuan muda berniat ikut masuk ke dalam reruntuhan kuno yang akan terbuka?"
"Benar, aku sedikit penasaran dengan reruntuhan kuno yang akan terbuka di sana. Dan yang paling penting tempat itu pasti memiliki sumber daya yang berguna untuk mereka yang memiliki elemen Es." Ucap Xu Tian, karena dia membutuhkan itu untuk Qing Ling yang memiliki elemen Es.
"Tuan muda benar. Apa tuan muda akan pergi seorang diri?"
"Benar, aku akan pergi sendiri, karena aku sudah menyiapkan misi khusus untuk yang lainnya."
Saat tengah asik mengobrol, Komandan Fu dan Ming Zhou akhirnya datang. Mereka berdua segera memberikan hormat.
"Baik, karena orang yang aku tunggu sudah datang, maka aku akan segera kembali. Ingat pesanku dan jadilah lebih kuat lagi, suatu saat nanti kita akan bertempur dengan musuh yang lebih kuat." Ucap Xu Tian, kemudian menatap Ming Zhou.
"Apa kau siap?"
"Siap tuan muda." Ucap Ming Zhao dengan tegas.
Xu Tian menganggukkan kepala, setelah berpamitan, Xu Tian dan Ming Zhao segera pergi.
"Baik Kaisar." Jawab tegas Tetua Ming Zhu.
"Jenderal Fu." Ucap Kaisar Qing Jiang memberikan lencana seorang Jenderal.
Komandan Fu begitu kaget. " Tapi Kais-"
"Apa kau menolak perintahku?"
"Hamba tidak berani."
"Aku percaya kepadamu, jadi terimalah."
"Baik. Hamba berjanji tidak akan mengecewakan kaisar dan kekaisaran Ming." Ucap tegas Komandan Fu yang kini memiliki jabatan lebih tinggi, sebagai seorang Jenderal.
**********
__ADS_1
Benua Timur.
Saat ini semua orang sedang sangat sibuk mempersiapkan acara yang akan datang.
Terlihat raut wajah mereka yang selalu tersenyum dan bahagia.
"Saudara, aku tidak menyangka jika saudara Tian akan bertunangan." Ucap Xu Han yang sedang bersama dengan Xu Feng.
"Hahaha...kau benar, aku kira saudara Tian akan menjadi yang terakhir di antara kita."
"Hais...Kalian ini." Ucap sebuah suara terdengar.
Xu Feng dan Xu Han segera melihat orang yang baru saja datang.
"Emm... Ayah, sejak kapan ayah di tempat ini?"
"Dasar bocah nakal, apa ayahmu ini tidak boleh datang ke sini?" Tanya Tetua agung Xu Long dengan kesal.
"Bukan begitu ayah, aku hanya tidak mengetahui kedatangan ayah di ibu kota." Ucap Xu Feng.
"Tentu saja kau tidak mengetahuinya, karena kalian semua kini sudah sangat sibuk."
"Paman benar, sekarang kami sudah sangat jarang bermain seperti dulu." Ucap Xu Han.
"Hahaha... Bukankah itu bagus? Jadi aku tidak perlu repot-repot untuk menghukum kalian." Xu Long tertawa mengingat masa lalu, saat anggota Klan Xu membuat kekacauan dan bertindak nakal.
"Paman, lalu bagaimana dengan keadaan Klan?" Tanya Xu Han.
"Kau tenang saja, Klan akan tetap aman meski semua orang pergi."
"Dan apa kalian tidak mendengar jika Klan kita akan di pindahkan?"
"Maksud ayah?" Tanya Xu Feng.
"Hais....kalian ini. Klan Xu akan memiliki tempat baru tidak jauh dari ibu kota, bahkan kita memiliki tempat yang tiga kali lipat lebih luas dari kediaman kita di kota awan biru. Lebih tepatnya di hutan yang sebelumnya di gunakan untuk pertempuran kedua aliran."
Benar saja, saat ini Klan Xu akan memiliki kediaman baru yang berada di hutan perbatasan ibu kota, tepat nya di hutan yang sebelumnya di gunakan kedua aliran sekte bertempur beberapa bulan yang lalu saat setelah kekacauan di kompetisi Kekaisaran.
__ADS_1
Ide ini sendiri karena Kaisar Qing Jiang yang memaksa Patriak Xu Yuan.
Hingga setelah berfikir cukup yakin, Patriak Xu Yuan pun akhirnya memutuskan untuk membangun kediaman baru Klan Xu, dan akan menjadikan kediaman Klan Xu yang berada di kota awan biru sebagai Klan cabang.