
Setelah mencari selama satu jam namun para prajurit kerajaan Mo masih belum bisa menemukan pelaku penyerangan istana kerajaan Mo.
Karena mengetahui pasukan yang di pimpin oleh Lin Dong akan segera tiba Xu Tian segera saja menuju gerbang kerajaan Mo lalu tiba-tiba muncul di hadapan para prajurit yang berada di sekitar gerbang.
Para prajurit yang melihat dua orang tiba-tiba berdiri di atas gerbang istana pun bersiaga dengan sikap waspada.
" Siapa kalian?" Ucap salah satu prajurit melihat ke arah Xu Tian dengan mengarahkan pedangnya.
" Apakah seperti ini sambutan kalian terhadap tamu kalian?" Tanya Xu Tian dengan tersenyum tanpa rasa takut sedikitpun.
" Hahaha... Seseorang yang tiba-tiba datang berdiri di atas gerbang istana apakah masih di sebut sebagai tamu?" Tawa semua prajurit melihat ke arah Xu Tian tanpa menyadari bahwa dialah orang yang sedang mereka cari.
" Tentu saja aku tamu kalian, bahkan aku telah membawakan sebuah hadiah yang begitu berharga untuk raja kalian." Lalu meminta mereka untuk memanggil raja Mo Haocun.
" Cih.. orang sepertimu ingin bertemu dengan raja kami!" Teriak salah satu prajurit dengan sengit.
" Ouh..baiklah jika kalian tidak ingin memanggilnya maka aku sendiri yang akan mendatanginya." Kemudian segera melesat ke arah pintu istana bersama Long Hei.
" B*jingan serang mereka dan jangan biarkan mereka memasuki istana!" Teriak prajurit lalu segera mereka semua mengejar Xu Tian yang bergerak menuju pintu istana.
" Boooommsss...." Xu Tian langsung menghancurkan pintu istana kerajaan.
" Arghhhh... B*jingan siapa lagi yang dengan berani menghancurkan pintu istana!" Terdengar suara dari dalam istana begitu marah karena ada yang menghancurkan pintu istana kerajaan.
" Mo Haocun keluarlah! Aku membawakan hadiah untukmu.". Teriak Xu Tian sedangkan Long Hei sedang sibuk menghalangi prajurit yang sedang mencoba menghalangi tuannya.
Tidak lama kemudian keluar beberapa orang dari dalam istana kerajaan.
" Nak.. siapa dirimu dengan berani berbuat kurang ajar di kerajaan kami." Tanya penasehat kerajaan yang datang bersama orang-orang penting kerajaan Mo.
" Orang tau aku tidak mempunyai urusan denganmu, kedatanganku kesini ingin bertemu raja bodoh mu itu." Xu Tian dengan berani berbicara di hadapan mereka semua.
__ADS_1
" B*jingan! Berani sekali kau menyebut raja kami bodoh!" Teriak salah satu orang kepercayaan Mo Haocun.
" Hahaha... Bukan kah rajamu bodoh karena telah menjadi budak dari kerajaan Tang benua tengah?" Xu Tian bertanya dengan penuh senyum di wajahnya.
" Hahaha..Nak kau berani mengatakan diriku bodoh maka hari ini adalah hari kematianmu." Ucap suara terdengar dari dalam dan tidak lama datang Mo Haocun bersama anak pertamanya Mo Lui.
" Ayah aku ingin sekali menyiksanya" Ucap Mo Lui dengan menggerakkan tangannya.
" Hahaha kau dapat menyiksa nya nanti." Mo Haocun dengan percaya diri.
" Ouh benarkah? Jika begitu aku ingin melihat bagaimana cara kalian menyiksaku." Xu Tian kemudian mengeluarkan pedangnya.
" Dengarkan aku adalah Xu Tian anak dari Xu Yuan dan Lin Hua orang yang ingin kalian usik ketenangan nya, maka dari itu aku tidak akan membiarkan kalian semua menyentuh keluargaku dan hari ini adalah hari kehancuran kalian semua bidah kerajaan Tang!." Ucap Xu Tian dengan tegas di hadapan mereka semua.
Kemudian tidak lama terdengar suara ledakan dari gerbang istana kerajaan Mo.
" Kita di serang!..." Teriak para prajurit.
Tetapi belum sempat dia menyerang Xu Tian dari arah belakang sudah melesat serangan mengarah padanya dan kemudian melempar hingga beberapa meter.
" Mo Haocun k*parat aku lah Lawanmu!" Teriak sebuah suara tidak lama kemudian muncul Lin Dong bersama Lin Zuan.
" Hahaha.. aku tidak menyangka kalian berani menyerang kerajaanku!" Mo Haocun yang baru saja berdiri setelah terlempar.
" Apakah kau pikir aku takut dengan kerajaan lemah mu ini." Lin Dong menjawab dengan tak kalah sengitnya.
" Hahaha aku menyukainya! Panggil Leluhur dan juga utusan dari kerajaan Tang datang kemari!" Perintah Mo Haocun kepada bawahannya.
Melihat hal tersebut Xu Tian dan lainnya tidak ada yang menghalanginya karena berniat ingin menghancurkan mereka semua dengan ini Xu Tian dan lainya tidak perlu repot-repot untuk mencari mereka.
" Raja bodoh aku mempunyai hadiah untukmu." Lalu Xu Tian mengeluarkan kepala Mo Lang yang telah terbunuh saat berada di reruntuhan kuno.
__ADS_1
Melihat kepala anaknya yang di keluarkan oleh Xu Tian membuat Mo Haocun semakin marah dan sudah tidak dapat mengontrol dirinya lalu segera melesat ke arah Xu Tian.
Melihat hal tersebut Lin Dong kemudian segera bergerak menghalangi Mo Haocun.
" Lin Dong menyingkirkan jika tidak kau akan menjadi pertama yang akan mati di pedangku ini!" Teriak Mo Haocun saat serangannya di tahan oleh Lin Dong.
" Mo Haocun apakah kau pikir mampu untuk membunuhku!" Lin Dong kemudian segera membuka ranah kultivasi nya yang sebenarnya yang membuat kaget semua orang.
" Kaisar tingkat 8." Batin semua orang kerajaan Mo dengan ekspresi yang sama.
" Hahaha Mo Haocun apakah sekarang kau takut?" Lalu segera maju menyerang menggunakan tombak di tangannya.
" Pukulan Tombak Api!.." tombak Lin Dong di selimuti api lalu memukul ke arah kepala Mo Haocun.
" Dhuaaarrrr...." Terlihat asap menutupi pandangan semua orang, setelah asap menghilang berdiri seseorang pria paruh baya yang menghalangi tombak Lin Dong.
" Nak kau sepertinya tidak sabaran." Ucap suara berat dari leluhur Mo Yeng.
Lin Dong segera mundur mengambil jarak beberapa meter kebelakang setelah serangannya di tahan oleh Mo Yeng.
" Orang tua apakah kau pikir kami takut dengan dirimu yang telah berada di ranah Nirwana tingkat 1." Lin Dong mendengus kesal karena seranganya di tahan.
" Seharusnya seperti itu, karena kalian semua telah datang maka kalian semua tidak akan bisa kembali." Ucap Mo Yeng lalu dua orang tiba-tiba muncul di sampingnya yang tidak lain adalah utusan dari kerajaan Tang yang berada pada tingkat Nirwan tingkat 1.
" Hahaha.. menarik aku bisa mencoba kekuatan ku yang baru ini." Ucap Lin Zuan kemudian segera bergerak ke samping Lin Dong dengan mengeluarkan aura Nirwana tingkat 1.
Begitupun Xu Tian dan Long Hei yang juga berdiri di samping Lin Dong, sedangkan di tempat lain kini para prajurit kerajaan Mo sudah banyak yang tewas akibat kebrutalan pasukan kerajaan Lin Dan juga Lin Hao, Xu Feng beserta saudaranya.
Melihat lawan telah mengeluarkan kartu As nya kemudian Lin Hao, Xu Feng dan juga Xu Han segera melesat ke arah Lin Dong dan lainya kemudian segera mengeluarkan ranah kultivasi mereka masing-masing yang membuat orang-orang kerajaan Mo semakin kaget.
" Hahaha... Bagaiman Mo Yeng apakah kini kau takut karena mengetahui kekuatan kami? Mana kesombonganku itu!" Lin Zuan dengan tertawa keras saat melihat raut wajah mereka yang berubah.
__ADS_1
" Tidak perlu kalian pikirkan karena hari ini adalah hari kehancuran kalian semua. Serang hancurkan mereka semua!" Teriak Lin Zuan kepada semua orang kemudian pertarungan pun semakin pecah saat kedua kekuatan besar dari kedua kerajaan tersebut saling bertarung.