Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch206-Informasi Penting


__ADS_3

Di tempat lain.


Kilatan cahaya melesat di kegelapan malam di bawah rembulan yang cukup terang.


Sudah dua hari berlalu, jarak kota Yan pun semakin dekat dan hanya memerlukan beberapa jam lagi hingga tiba di kota tersebut.


Xu Tian yang berada di barisan terdepan dengan Pasukan Naga yang mengikuti di belakangnya terus melesat dengan kecepatan tinggi.


Hingga jaraknya dengan kota Yan sudah mulai terlihat, Xu Tian menghentikan pergerakannya. Pasukan Naga pun segera berhenti.


" Pemimpin." Xu Han dengan bingung.


Begitupun dengan yang lainnya, karena jarak kota Yan sudah ada sekitar satu kilometer namun tiba-tiba Xu Tian menghentikan pergerakannya.


" Kalian kembali berkumpul bersama yang lain, aku akan mencari penginapan saja. Kita akan bertemu esok hari karena hari pun sudah malam." Ucap Xu Tian kepada mereka semua.


" Mengapa Pemimpin tidak ikut bersama kami?" Tanya salah satu anggota Pasukan Naga.


" Fuso, aku hanya ingin beristirahat dengan tenang. Kalian pasti mengetahui hal yang akan terjadi saat aku tiba di kediaman Yan nantinya."


" Pemimpin benar, mereka pasti akan bertanya banyak hal kepada pemimpin dan itu akan mengganggu istirahat pemimpin nantinya." Ucap Xu Feng, yang kemudian meminta Pasukan Naga untuk segera mengikuti apa yang di perintahkan oleh Xu Tian.


" Pemimpin, kami pamit undur diri terlebih dahulu." Ucap mereka, kemudian segera pergi meninggalkan Xu Tian seorang diri.


" Swusshh...." Kilatan Cahaya kembali melesat.


Xu Tian berdiri dengan tenang menatap Pasukan Naga, setelah di rasa mereka cukup jauh, Xu Tian segera pergi untuk mencari penginapan.


***********


Penginapan Hijau.


Xu Tian segera berjalan menuju Penginapan Hijau, saat tiba di depan penginapan dirinya langsung di sambut seorang pelayan wanita.


" Tuan muda, selamat datang di penginapan kami." Ucap Pelayan dengan ramah.


" Aku ingin memesan kamar, apa masih ada?"


" Ada tuan muda, namun karena hari sudah larut malam, kami hanya memiliki kamar biasa sedangkan kunci kamar VIP berada di ruangan manager." Jelas Pelayan wanita itu kepada Xu Tian.


" Tidak masalah, aku akan memesannya untuk satu malam."

__ADS_1


" Baik tuan muda, mari.." Pelayan mengajak Xu Tian untuk menyelesaikan pembayaran.


Setelah melakukan pembayaran, Xu Tian segera di arahkan menuju kamar yang di pesannya.


" Tuan muda, selamat beristirahat." Pelayan kemudian pamit meninggalkan Xu Tian.


Xu Tian tersenyum dengan menganggukkan kepala, kemudian segera masuk ke dalam kamar.


Di dalam kamar.


Xu Tian segera memasuki dunia jiwa.


" Swusshh...." Tubuhnya muncul di Istana Naga, kemudian segera masuk ke dalam.


Xu Tian segera membersihkan dirinya, setelah selesai segera saja menutup kedua matanya untuk berkultivasi.


Dengan tenang Xu Tian berkultivasi, hingga beberapa jam kemudian tiba-tiba terlihat cahaya keemasan yang mengelilingi tubuhnya.


Energi emas itu menyelimuti tubuh Xu Tian hingga membuatnya terbang di udara.


Xu Tian yang sedang berkultivasi tidak dapat merasakannya, hanya saja dia merasa ada energi asing yang tiba-tiba masuk ke dalam ingatannya.


" Pergilah menuju Klan Xu, di sana kau harus mencari sebuah batu yang memiliki ukiran kuno di atasnya. Aku menunggumu di sana." Sebuah suara terdengar di pikiran Xu Tian dan terlihat juga sebuah gambaran tempat di mana letak batu itu berada.


" Hah.. hah..." Xu Tian menarik nafasnya dalam-dalam dengan membuka kedua matanya.


Xu Tian terdiam beberapa saat mencoba mencerna apa yang baru saja terjadi pada dirinya.


Dari gambaran yang terlihat oleh Xu Tian hanyalah cahaya yang begitu terang, namun di dalam gambaran itu terlihat batu besar yang mengeluarkan aura cukup kuat dengan ukiran kuno di atasnya.


" Aku tidak mengetahui apakah ini semua hal baik atau buruk, namun bagaimana pun aku harus menuju tempat tersebut." Ucap pelan Xu Tian.


Karena merasa cukup lelah, Xu Tian akhirnya memutuskan untuk tidur.


************


D tempat lain.


Benua Selatan.


Pergerakan Pasukan Naga yang di kirim menuju Benua Selatan mulai melakukan pergerakannya setelah tiba beberapa hari yang lalu.

__ADS_1


Feng Louzhi yang langsung memimpin pasukan itu pun segera meminta anggota Pasukan Naga mencari informasi mengenai Sekte Racun yang menjadi Sekte terkuat di Benua Selatan.


Untuk ketiga Komandan Xu Guang, Xu Jin dan Xu Lou akan mencari tempat yang cocok untuk mereka membangun markas.


Sedangkan Feng Louzhi akan bergerak di balik bayang-bayang mereka untuk mengawasi pasukannya.


" Cukup cerdik, meski mereka melakukan pergerakan di Benua lainnya, namun di Benua Selatan sendiri mereka terlihat begitu tenang." Feng Louzhi yang sedang mengawasi tempat-tempat yang ada di Benua Selatan.


" Meski begitu kalian tidak akan mampu mengecoh Pasukan Naga, karena bagaimana pun mereka sudah terlatih dengan hal seperti ini." Batin Feng Louzhi dengan tersenyum.


Benar saja, Pasukan Naga bukanlah pasukan biasa, mereka memiliki banyak teknik yang di ajarkan langsung oleh Feng Louzhi dan Feng Huang agar mereka mampu mengetahui apa pun yang terjadi di sekitarnya.


Meski Pasukan Naga masih memiliki banyak kelemahan, namun dengan banyaknya anggota yang ada mereka mampu saling menutupi satu sama lain.


Hal ini di lakukan oleh kedua Jenderal yang tidak lain Feng Louzhi dan Feng Huang untuk persiapan menghadapi bahaya apapun yang akan terjadi.


Mereka berdua pun berfikir jika pasukan ini akan di bawa Xu Tian untuk ikut bertempur melawan musuh yang lebih kuat lagi. Yaitu pasukan yang ada di dunia atas.


************


Di tempat lain.


Wuya, Jingmi dan Lin Hao yang berada di Benua Barat pun melakukan apa yang sudah di rencanakan sebelumnya.


Mereka bergerak dengan mencari informasi dan tempat untuk mereka jadikan markas.


" Wuya, apa kau sudah memberikan kabar jika kita telah tiba?" Tanya Lin Hao yang baru saja tiba di tempat Wuya.


" Hampir saja aku melupakan hal ini." Wuya kemudian segera mengirimkan pesan ke Feng Huang dan melaporkan semua hal kepadanya.


Setelah memberikan pesan kepada Feng Huang, mereka berdua kemudian segera dari tempat itu untuk berkumpul bersama yang lainnya yang telah terlebih dahulu pergi ke tempat yang akan mereka jadikan markas.


" Aku kira Benua Barat cukup tenang." Wuya berbicara kepada Lin Hao saat dalam perjalanan.


" Kau benar, Benua Barat lebih tertata rapih, namun kita tidak boleh lengah." Lin Hao memperingati Wuya agar tetap fokus terhadap misinya.


Wuya pun menganggukan kepala, kemudian mereka segera menambah kecepatan terbangnya.


Hingga beberapa jam kemudian mereka berdua tiba di kedalaman hutan yang cukup terkenal sebagai hutan yang di larang di masuki oleh para kultivator yang memiliki tingkat kultivasi yang rendah.


Mereka sengaja memilih tempat itu untuk di jadikan markas karena memiliki medan yang cukup sulit untuk orang-orang.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Like & Komen. 🙏🏻


__ADS_2