
" Arghhhh......" Teriakan Xu Tian terus terdengar, menahan sakit yang begitu luar biasa.
" Hahahaha.... Menyerahlah nak, dan jadi bagian diriku, kita akan bersama-sama menjadi penguasa di seluruh alam ini."
Xu Tian menggertakan giginya, pandangan matanya mulai terlihat kabur.
" Cih! Biarkan takdir yang berjalan mengikutiku, bukan aku yang berjalan mengikuti takdir itu! Demi orang yang aku sayangi, demi keluarga dan semua orang yang ada di dunia ini! Aku Xu Tian tidak akan pernah kalah dengan dirimu!"
" Swushh......" Energi yang begitu besar tiba-tiba keluar dari dalam tubuh Xu Tian.
Aura berwarna emas mulai menyebar menyelimuti tubuh Xu Tian, dengan cahaya terang.
" Swushh....."
" Boooommmsss....." Sebuah cahaya keemasan yang begitu menyilaukan tiba-tiba jatuh dari atas langit.
" Arghh...." Teriak Xu Tian, saat cahaya tersebut masuk ke dalam tubuhnya.
Cincin penyimpanan Xu Tian bergetar, tombak emas muncul di hadapan Xu Tian, lalu melesat ke atas langit.
Di atas langit.
Terlihat seorang pria gagah dengan menggunakan mahkota, di sampingnya berdiri seorang wanita yang memiliki paras sangat cantik.
Keduanya menggerakkan tangan dengan kecepatan yang tidak dapat di ikuti oleh mata.
" Swushh...." Sebuah tulisan kuno muncul.
" Api Jiwa Keabadian! "
" Cahaya Penyucian Jiwa!"
Keduanya menggunakan teknik pemurnian jiwa. Lalu mengarahkan menuju Xu Tian.
" Lepaskan! " Teriak keduanya, secara bersamaan.
" Swushh....." Kedua cahaya melesat dengan tajam, lalu saling menyatu dan melengkapi satu sama lain.
Hingga kedua cahaya itu masuk ke dalam tombak naga, lalu menyatu.
Tombak naga bergetar, mengeluarkan aura yang sangat kuat, hingga beberapa menit kemudian kembali tenang kembali.
Keduanya saling memandang, lalu tersenyum menatap Xu Tian yang kini tengah mencoba melepaskan pecahan jiwa iblis yang memasuki jiwanya.
" Aku akan menunggumu." Ucap sosok wanita cantik itu, Lalu memandang pria di sampingnya.
Setelah itu mereka berdua berubah menjadi cahaya, dan menghilang dari kehampaan.
__ADS_1
Melihat keduanya telah menghilang, tombak naga kemudian melesat ke bawah.
" Swushh...."
" Dhuaaarrrr....." Suara ledakan begitu besar terdengar, membuat kawah besar di tempat tersebut.
Asap tebal terlihat menutupi pandangan. Hingga beberapa saat kemudian, terlihat Xu Tian yang kini tengah duduk berkultivasi dengan tenang di bawah kawah yang memiliki kedalaman hampir sepuluh meter.
Terlihat tombak naga yang terus berputar di sekitarnya.
Cahaya hitam melesat keluar dari dalam tubuh Xu Tian, dengan cepat tombak naga bergerak menghancurkannya.
" Dhuaaarrrr....." Ledakan kembali terjadi.
Meski terjadi sebuah ledakan, namun tubuh Xu Tian masih tetap diam tanpa bergerak sedikitpun, karena tiba-tiba sebuah cahaya membungkus tubuhnya.
" Arghh.....!!!! B*jingan! Kalian selalu saja ikut campur urusanku!" Teriak Pecahan Jiwa iblis dengan marah, hingga tidak lama kemudian hancur berkeping-keping.
*********
Dunia Jiwa.
Ming Zhou yang sedang berkultivasi pun membuka kedua matanya, dia dapat merasakan sesuatu yang aneh terjadi di dalam dunia jiwa.
" Aura yang luar biasa." Batinnya, dengan begitu takjub.
Terlihat, kini dunia jiwa lebih indah dari sebelumnya, dengan tumbuhnya pepohonan dan juga munculnya gunung-gunung besar.
*******
Xi Tian yang masih duduk berkultivasi pun merasakan beberapa keping ingatan masuk ke dalam pikirannya.
Bahkan kini aura yang di keluarkan semakin kuat dan lebih tinggi dari sebelumnya.
Hingga dua Jam kemudian, Xu Tian membuka matanya, terlihat asap tipis keluar dari dalam mulutnya.
Matanya yang tenang terus mengawasi tempat di sekitarnya, hingga pandangannya berhenti pada tombak naga yang berada di depannya.
" Tombak naga, sepertinya masih begitu banyak rahasia yang kau miliki. Meski aku tidak dapat mengetahui banyak tentang itu, namun dari ingatan yang tiba-tiba masuk ke dalam pikiranku, kau bukan hanya sekedar tombak naga saja, bahkan namamu yang sebenarnya bukan tombak naga seperti apa yang aku ketahui." Ucap pelan Xu Tian, dengan terus menatap tombak naga di depannya.
Setelah menatap tombak yang ada di depannya, kemudian Xu Tian melihat ke atas langit, dengan penuh senyum dan rasa hormat.
" Saat waktunya tiba, aku akan menemui kalian." Xu Tian membatin.
Kini dirinya kembali mengetahui beberapa informasi, bahkan tingkat kultivasinya kembali mengalami peningkatan secara tiba-tiba.
Hingga Xu Tian kini sudah berada pada tingkat Nirwana 8.
__ADS_1
" Entah kebetulan atau tidak, namun aku harus mencari pecahan jiwa iblis yang tersebar di dunia ini." Ucap pelan Xu Tian, lalu bangkit dari duduknya.
Dari informasi yang di dapatkan, Xu Tian kini mengetahui jika pecahan jiwa iblis terbagi menjadi lima bagian, dengan masing-masing satu pecahan berada di setiap benua.
Untuk tubuh Pemimpin Iblis yang di kenal dengan Kaisar Iblis sendiri berada di suatu tempat seperti dunia kecil yang khusus di buat oleh seseorang untuk menyegel bangsa iblis.
Di Hutan kematian lah cara satu-satunya untuk mereka dapat keluar dari dunia kecil yang lebih pantas di sebut sebuah penjara itu.
Xu Tian sendiri merasa bingung mengapa orang itu tidak langsung menghancurkan bangsa iblis, dan malah menyegelnya.
" Jika begitu, biarkan aku yang menghancurkan mereka!" Ucap pelan Xu Tian. " Aku harus segera kembali." Dengan cepat Xu Tian melesat ke arah Ibu kota untuk kembali menuju istana kekaisaran.
Xu Tian kini sudah yakin jika tidak akan menunda lagi perjalanan nya untuk berpetualang ke seluruh benua, setelah mengetahui adanya pecahan iblis, maka tidak ada banyak waktu lagi untuk dirinya menunda perjalanannya.
Setiap gerakan yang di lakukan Xu Tian, maka dirinya akan melepaskan beberapa segel di sekitarnya, agar tidak ada yang mendekati tempat tersebut, karena Xu Tian takut akan terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.
Meski Jiwa iblis telah hancur sekalipun, namun bisa saja jiwa itu sudah memiliki bawahan yang dia kendalikan.
Jika hal itu terjadi, maka akan sangat berbahaya jika bawahannya mengetahui bahwa tuannya telah di hancurkan.
Dengan informasi yang di milikinya, Xu Tian kini mulai memahami cara jiwa iblis itu membangun kembali kekuatannya.
***********
Di suatu tempat.
" Apa kau masih marah?" Tanya pria yang sebelumnya membantu Xu Tian.
" Bagaimana aku tidak marah, aku hanya keluar saat hal seperti itu terjadi, setelah itu kembali ke tempat ini lagi." dengan nada tinggi.
" Emm.... maafkan aku, tapi aku berjanji akan memberikan kehidupan seperti yang kau inginkan."
" Cih! hanya itu yang terus saja kau ucapkan."
" Bersabarlah, tidak lama lagi kita akan merasakan kehidupan yang tenang. Sudah saatnya kita beristirahat dan menikmati masa tua kita."
Wanita cantik itu pun tidak memperdulikan ucapan pria tersebut, lalu pergi menuju istana yang sangat megah.
Pria itu pun hanya dapat menggelengkan kepala, hingga tiba-tiba datang seseorang menemuinya.
" Tuan." Ucap seorang yang baru saja datang memberikan hormat.
" Bagaimana?"
" Tuan tenang saja, mereka sama sekali tidak memperdulikan dunia bawah."
" Bagus, terus awasi mereka. Aku tidak mau kejadian itu terulang kembali."
__ADS_1
" Baik tuan." Lalu kembali menghilang.
" Semoga saja semua sesuai dengan rencana." Ucap pelan pria itu, lalu segera menyusul wanita cantik yang sebelumnya masuk ke dalam istana.