
Dunia kekacauan.
Tubuh Xu Tian tiba-tiba bersinar terang bersamaan aura yang begitu kuat memenuhi ruangan itu.
Bai Mo yang sedang duduk di dekat Xu Tian, segera bangkit dari posisinya.
" Apa yang sebenarnya terjadi?" Bai Mo membatin dengan menatap tubuh Xu Tian yang terbaring di atas ranjang.
Hingga tiba-tiba pintu ruangan terbuka memperlihatkan sosok Yuan Qi dan Fu Li Guan yang masuk dengan raut wajah cemas.
" Saudara, apa yang terjadi?" Tanya Yuan Qi dengan pandangan menatap ke arah Xu Tian.
" Aku juga tidak mengetahuinya dengan pasti, semua tejadi secara tiba-tiba seperti yang saudara sekalian lihat." Jawab Bai Mo menjelaskan.
Mereka bertiga terdiam mencoba mencari tahu apa yang terjadi pada Xu Tian.
" Swusshh..." Angin tiba-tiba saja berhembus dengan kencang di dalam ruangan itu.
" Formasi, dan segera segel tempat ini!" Ucap Bai Mo memberikan perintah.
Dengan cepat Yuan Qi dan Fu Li Guan membuat segel tangan untuk menciptakan formasi perlindungan.
" Swusshh...." Energi transparan mulai terlihat menutupi ruangan yang di tempati Xu Tian, sedangkan Yuan Qi, Fu Li Guan, dan Bai Mo segera melesat keluar dari dalam ruangan itu.
Tekanan besar yang tiba-tiba muncul membuat mereka bertiga tidak mampu menahan, hingga akhirnya memutuskan untuk keluar dari ruangan tersebut.
Tubuh Xu Tian mulai mengambang di udara, terlihat cahaya keemasan yang bergerak membuat pola rumit.
Di tempat lain.
Xu Tian membuka kedua matanya, dengan pandangan menatap tempat di sekitarnya.
Yang pertama kali Xu Tian lihat hanyalah sebuah jalan setapak yang mengeluarkan cahaya putih keemasan.
__ADS_1
" Di mana ini?" Xu Tian yang kemudian menengok ke kanan, kiri dan arah belakang, namun dia hanya menemukan kegelapan.
" Apa aku gagal melakukan tugas di Bumi?, Hingga akhirnya aku berada di tempat ini. Atau jangan-jangan, ini jalan menuju kematian?" Batin Xu Tian dengan tersenyum kecut.
Dia benar-benar tidak mengerti tentang apa yang terjadi pada dirinya. Di mulai dari pergi ke Dunia Kekacauan, kemudian ke Bumi, hingga akhirnya berada di tempat ini.
Xu Tian mengira dia akan segera kembali ke Dunia Kultivator, atau setidaknya dia dapat kembali ke Dunia Kekacauan.
" Berhenti berfikiran bodoh, jika memang ini jalan menuju kematian, aku hanya perlu mengikuti jalan ini." Ucap Xu Tian dengan pelan, kemudian mulai melangkahkan kakinya.
Setiap langkah Xu Tian, dia dapatkan merasakan kehangatan serta ketenangan. Bahkan, langkah Xu Tian kini terasa lebih ringan.
" Jika memang kematian ini telah datang menghampiri ku, aku hanya berharap dapat bereinkarnasi kembali untuk menyelesaikan apa yang belum aku selesaikan." Ucap Xu Tian dengan tersenyum, dengan mengingat bagaimana orang-orang yang di sayangi.
Senyum Xu Tian tiba-tiba menghilang, langkahnya terasa semakin berat saat mengingat mereka. Sudah lama dia tidak bertemu dengan Ayah, Ibu, kedua adiknya, Qing Ling dan orang-orang nya yang sudah dia anggap sebagai saudara sendiri.
Xu Tian kemudian menghentikan langkahnya, dengan cepat dia membalikkan badan untuk melihat ke arah belakang, namun jalan yang sebelumnya dia lalui kini tiba-tiba menjadi gelap seakan jalan itu tertutup kembali.
Sudah beberapa jam berlalu dia berjalan mengikuti jalan setapak itu, namun dia merasa seperti dia di tempat.
Setelah terdiam beberapa saat, Xu Tian memutuskan untuk mencoba melangkah ke dalam kegelapan.
Namun, saat dia mencoba berjalan di kegelapan itu seakan tubuhnya tertarik dan tidak dapat di gerakan.
" Di dalam kegelapan aku tidak dapat menggerakkan tubuhku, bahkan tubuh ini terasa tertarik untuk kembali." Xu Tian mencoba memahami semua yang terjadi pada dirinya.
Dengan tenang dia menghembuskan nafas, lalu menutup kedua matanya.
" Bagai langit dan bumi yang tak pernah sealam. Bagai hitam dan putih yang tak pernah sewarna. Bagai air dan api yang tak pernah senyawa. Bagai timur dan barat yang tak pernah searah. Yang patah tumbuh, yang hilang berganti. Yang hancur lebur akan terobati. Yang sia-sia akan jadi makna. Yang terus berulang suatu saat henti. Yang pernah jatuh 'kan berdiri lagi. Yang patah tumbuh, yang hilang berganti." Batin Xu Tian dengan terus memahami semua yang terjadi pada dirinya.
Dia mulai dapat memahami arti semua kehidupan yang ada, dia mengerti mengapa dia harus pergi ke Bumi hingga akhirnya berada di tempat kegelapan ini.
" Hanya ada jalan setapak, hanya ada satu cahaya. Kuatkan mental, tenangkan pikiran, lawan rasa ketakutan yang ada pada diri kita." Ucap Lin Chen dengan tegas, dia terus mencerna semua hal yang terjadi.
__ADS_1
" Swusshh...." Udara di sekitarnya tiba-tiba mengeluarkan energi yang sangat luar biasa besarnya.
Terlihat di dalam kegelapan itu mulai nampak cahaya putih yang membentuk bintang-bintang kecil mengambang di udara.
Semakin lama, bintang-bintang itu akan menampilkan banyak warna yang membuat tempat itu kini semakin indah.
Xu Tian yang melihat fenomena yang terjadi di depan matanya tersenyum. Dengan tekad yang kuat, Xu Tian mulai melangkahkan kakinya menuju pintu yang bersinar terang.
Setiap langkah Xu Tian akan memperlihatkan perubahan pada dirinya. Dari aura, energi, perubahan fisik.
Fisik Xu Tian semakin terlihat sangat menakjubkan dengan paras tampan, kulit putih mulus, rambut yang berubah menjadi warna emas, bola mata berwarna emas dan pupil mata yang menjadi merah ke oren-orenan.
Bukan hanya itu saja, kini di kening Xu Tian menunjukkan tulisan kuno yang memancarkan kekuatan besar.
Xu Tian sendiri tidak mengetahui perubahan pada dirinya, dia terus melangkah dengan tatapan tenang penuh kewibawaan.
Di ujung pintu, terlihat cahaya yang membentuk sebuah sosok. Sosok itu sendiri sama dengan sosok yang sebelumnya memindahkan Xu Tian ke Bumi.
" Akhirnya kau datang. Aku tidak menyangka semua ujian yang aku berikan kepadamu mampu kau selesaikan dengan baik. Dengan ini, penguasa seluruh alam telah terlahir. Hanya tinggal bagaimana kau menentukan jalanmu ke depan untuk menuju puncak singgasana." Ucap sosok itu dengan terus memperhatikan Xu Tian yang sedang berjalan.
Xu Tian sendiri semakin dekat dengan pintu itu, bahkan seakan-akan pintu itu lah yang mendekati dirinya.
" Swusshh......" Sebuah layar muncul di belakang Xu Tian.
Layar besar itu memperlihatkan jutaan sosok yang sedang memberikan hormat pada seseorang. Mereka semua memiliki kekuatan yang tinggi.
Hingga pada saat Xu Tian akhirnya tiba di pintu tersebut, terlihat dari layar semua orang bangkit kemudian berteriak dengan kencang dalam suasana bahagia.
" SELAMAT DATANG PENGUASA ALAM!" Lengkingan suara menggema di tempat itu dengan suasana yang sangat-sangat luar biasa.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Seperti janji Othor sebelumnya yang mengatakan ingin melanjutkan novel ini. Jadi Othor minta dukungan kepada kalian semua. Meski up 1 bab perhari, tapi akan aku usahakan untuk selalu up 2 bab. Thanks. Ramaikan kolom komentar. jangan lupa like!
__ADS_1