Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch81-Di Mulainya Kekacauan


__ADS_3

" Menghindar!!" Teriak para Patriak sekte, lalu segera turun untuk menahan serangan dari klan Xu, sedangkan para murid Sekte Bambu Emas begitu ketakutan.


" Boooommmsss....." Serangan gabungan klan Xu di tahan, sehingga membuat ledakan yang begitu besar di arena pertempuran, bahkan banyak penonton yang segera menjauh.


" Akhirnya mereka menunjukan diri." Batin Xu Tian, kemudian segera melesat menuju arena yang kini di penuhi oleh asap.


" Dhuaaarrrr....." Tetua kedua Sekte Bambu Emas terlempar, akibat beradu pukulan dengan Xu Tian.


Semua orang langsung mengalihkan pandangan mereka ke arah Xu Tian dan Tetua kedua Sekte Bambu Emas.


" Nak! Apa yang kau lakukan!" Teriak Patriak Bambu Emas begitu marah.


" Seharusnya aku yang bertanya, apa yang telah kalian lakukan?" Ucap Xu Tian dengan tersenyum.


Patriak Sekte Bambu Emas seketika menjadi tegang.


" Apa dia telah mengetahui rencanaku." Batin Patriak Sekte Bambu Emas menatap Xu Tian.


Mendengar perkataan Xu Tian, membuat para Patriak serta Matriak kebingungan, lalu melihat ke arah Xu Tian untuk menanyakan apa yang terjadi.


" Kalian akan segera mengetahuinya." Ucap Xu Tian menjawab pertanyaan mereka semua.


" Sekarang! " Teriak sebuah suara, tiba-tiba terdengar dari salah satu sudut bangku penonton.


" Dhuaaarrrr....."


" Dhuaaarrrr....."


Suara ledakan dari berbagai tempat terdengar, membuat semua penonton yang berada di sekitar ledakan terluka dengan parah.


" Bergerak!" Teriak Xu Tian, tiba-tiba beberapa orang masuk ke dalam Arena Kompetisi.


Bukan hanya itu saja, Semua anggota Klan Xu pun langsung bergerak untuk menghentikan mereka yang membuat kekacauan.


Feng Louzhi segera menuju tempat Lin Hua, Xu Mei, dan Han Zishu, lalu membawa ketiga wanita menuju tempat yang aman.


" Habisi mereka!" Teriak Xu Yuan, memberikan perintah kepada anggota Faksi yang baru saja memasuki ruangan.


Mendengar perintah tersebut, membuat para anggota Faksi segera melesat dengan brutal.


Patriak dari berbagai sekte, begitu bingung melihat kekacauan yang terjadi secara tiba-tiba.


" Jika kalian tidak ingin membantu kami! Setidaknya kalian bantu para penonton untuk menyelamatkan diri!" Teriak Xu Tian yang begitu jengah melihat tingkat mereka semua yang hanya berdiam diri.


Setelah mendengar ucapan Xu Tian, mereka semua pun segera sadar dari keterkejutan, lalu segera meminta para anggota Sekte nya untuk membantu para penonton.


" Semoga saja kalian mampu menahan mereka terlebih dahulu." Batin Xu Tian, menghawatirkan Long Hei dan lainnya yang kini berada di perbatasan.


Terlihat di berbagai tempat kini telah terjadi kekacauan, bagaimana tiba-tiba, datang kelompok besar dengan pakaian serba hitam membawa senjata menyerang siapa saja yang berada di dalam jangkauan nya.


" Jenderal, segera bawa keluargaku ke dalam istana!" Perintah Qing Jiang meminta salah satu Jenderal kepercayaannya.


" Baik Kaisar." Lalu segera mengawal Yan Li Wei dan Qing Ling untuk menuju istana.

__ADS_1


Xu Tian yang melihat dari jauh, segera melesat mengikuti ketiganya.


Di Arena Kompetisi, kini para penonton satu persatu di amankan, tidak banyak juga yang telah tewas.


" Formasi Cincin Naga Langit!" Teriak Xu Feng yang terus bergerak, lalu segera mundur.


" Baik!" Ketujuh saudaranya segera mundur menuju tempat Xu Feng.


" Sekarang!" Mereka semua segera membuat sebuah formasi serangan menggunakan energi yang mereka miliki.


Formasi Cincin Naga Langit sendiri adalah serangan kombinasi dari beberapa orang, formasi itu sendiri mempunyai dua kegunaan, yaitu, untuk menyerang dan bertahan.


Melihat para komandan yang telah menggunakan salah satu teknik khusus yang di miliki oleh faksi, para anggota yang lain pun tidak mau ketinggalan.


" Formasi Cincin Phoenix Langit! " Teriak Xu Han, meminta yang lain segera bersiap.


Para anggota Faksi yang berjumlah dua puluh orang tersebut, segera membuat Formasi Cincin Phoenix Langit.


Sebenarnya, formasi tersebut tidak boleh di gunakan jika memang tidak terlalu di butuhkan. Tetapi karena Xu Feng telah mendengar perintah Xu Tian sebelumnya, maka dia tidak segan menggunakan Formasi Cincin Naga Langit.


********


Di tempat lain kini Xu Tian masih mengikuti Yan Li Wei, Qing Ling dan seorang Jenderal kekaisaran secara diam-diam.


Hingga beberapa saat, tiba-tiba datang beberapa orang dengan wajah yang di tutupi menggunakan topeng datang.


" Jenderal." Ucap Qing Ling bingung.


" Hahaha.. Permaisuri, Tuan putri, lebih baik kalian ikut bersama mereka." Ucap sang Jenderal dengan tertawa.


" Benar! apa yang kalian pikirkan memang benar, aku lah mata-mata kekaisaran selama ini."


Mendengar ucapan sang Jenderal yang selama ini menjadi orang kepercayaan Kaisar Qing Jiang, membuat kedua wanita menjadi begitu marah, namun mereka berdua tidak dapat berbuat banyak.


Karena kekuatan keduanya, masih jauh di bawah sang Jenderal yang telah berada pada ranah Nirwana, begitupun orang yang baru saja tiba menggunakan pakaian serba hitam, kekuatan mereka rata-rata berada pada ranah Kaisar.


" Segera bawa mereka menuju markas! Dan tunggu aku datang menemui kalian nan-..."


Xu Tian segera melesat menggunakan


Langkah Dewa Naga, dan kemudian menyerang Sang Jenderal.


" Boooommmsss...." Belum sempat menyelesaikan ucapannya, sang Jenderal tiba-tiba terlempar beberapa meter.


" Gege.." Ucap Qing Ling bahagia, karena tiba-tiba Xu Tian datang.


" Tenanglah, kalian berdua saat ini aman."


" Nak Tian, tetapi." Ucap Permaisuri Yan Li Wei dengan ragu.


" Ibu tenang saja, aku percaya dengan Xu Gege." Ucap Qing Ling menenangkan Yan Li Wei.


Yan Li Wei pun hanya dapat menganggukan kepala, dan mencoba untuk tetap bersikap tenang.

__ADS_1


Tidak lama kemudian Feng Louzhi datang. " Tuan muda.." Ucapnya setelah tiba di samping Xu Tian.


" Bawa mereka berdua ketempat aman, biar mereka menjadi urusanku."


" Baik." Feng Louzhi tidak membantah sedikitpun dan segera menuruti perintah Xu Tian.


" Tuan Putri, Permaisuri, mari kita segera pergi."


" Tapi..."


" Tenang saja, mereka bukan lawan Tuan muda." Lalu tanpa aba-aba segera membawa keduanya.


Sang Jenderal dan beberapa orang berpakaian serba hitam segera bersiap, karena pandangan mereka terhalang oleh asap akibat serangan Xu Tian sebelumnya.


" B*jingan! Siapa dia sebenarnya." Sang Jenderal begitu marah.


" Jenderal tenang lah." Ucap salah satu orang berpakaian serba hitam.


Hingga beberapa saat kemudian, asap mulai menghilang.


Melihat siapa yang menyerang sebelumnya, membuat Sang Jenderal dan Orang-orang nya begitu kaget.


" Nak! Siapa dirimu?, Mengapa ikut campur urusan kami!"


" Siapa aku?" Xu Tian menunjuk dirinya sendiri, lalu segera tersenyum mengejek.


" Lalu siapa dirimu? Bukankah dirimu adalah seorang jenderal kekaisaran Qing?" Tanya Xu Tian dengan tersenyum tipis.


Mendengar ucapan Xu Tian membuat Sang Jenderal semakin marah.


" Habisi dia!" Perintah Sang Jenderal.


Segera saja kelima orang dengan pakaian berwarna hitam melesat ke arah Xu Tian, Sang Jenderal pun tidak tinggal diam.


" Sampah!" Ucap Xu Tian melihat mereka mulai mendekat.


" Tapak Dewa Naga! " Sebuah tampah berwarna emas muncul dari kehampaan.


" Serangan Sampah!" Teriak Sang Jenderal, lalu segera mengeluarkan tekniknya untuk menahan serangan Tapak Xu Tian.


" Dhuaaarrrr..." Sang Jenderal mundur beberapa langkah dengan ekspresi kaget.


" Sangat kuat!" Batin Jenderal dengan penuh keterkejutan.


Xu Tian pun tetap bergerak menggunakan Langkah Dewa Naga, dengan gerakan cepat memukul satu persatu orang berpakaian hitam.


" Menghindar! " Teriak salah satu dari mereka, namun tiba-tiba datang sebuah serangan ke arahnya.


" Dhuaaarrrr...."


" Kau yang harusnya menghindar!" Ucap Xu Tian, lalu segera melesat kembali.


Kekuatan Xu Tian sendiri saat ini sudah naik ke ranah selanjutnya, yang pada awalnya berada pada ranah raja 7, kini sudah berada pada ranah Kaisar 1.

__ADS_1


Awalnya Xu Tian tidak berniat untuk menaikan tingkat kultivasi nya secara ekstrem, namun karena keadaan, dia pun memutuskan untuk fokus menaikkan tingkat kultivasinya selama beberapa hari ini.


Hingga semalam menjadi puncaknya, bagaimana dirinya mendapatkan laporan dari Feng Louzhi dan Long Hei tentang pergerakan musuh, dan beberapa informasi lainnya.


__ADS_2