
" Aku akan membuat Pil Yin, bahan-bahan untuk membuatnya pun sudah aku miliki. Teratai Es, Ginseng Es, Rumput Abadi, Jamur bintik Es dan kelopak tujuh warna."
Bahan-bahan pembuatan Pil Yin sendiri sebenarnya sangat sulit untuk di temukan, bahkan kemungkinan untuk mendapatkan semua bahan tersebut di dunia ini hanya 0,1% saja.
Namun bagi Xu Tian cukup mudah, karena sebelumnya dia telah banyak mendapatkan tanaman herbal yang begitu banyak dan langka.
Xu Tian mendapatkan bahan-bahan tersebut dari cincin penyimpanan milik Lin Tian yang sebelumnya di berikan oleh Feng Huang, cincin penyimpanan milik Tabib Yao dan juga hasil yang dia dapatkan dari reruntuhan kuno sebelumnya.
Bukan hanya itu saja, bahkan Xu Tian juga mendapatkan bahan-bahan herbal yang lainnya, yang sebelumnya di berikan oleh Long Hei.
Kemudian Xu Tian segera mengeluarkan seluruh bahan yang dia butuhkan, setelah itu dia langsung memulai menyuling Pil Yin.
Satu persatu bahan dia bersihkan, kemudian dia masukan ke dalam tungku yang telah dia panaskan dengan menggunakan Api spiritual nya.
Tidak lama kemudian bahan-bahan tersebut mencair lalu segera Xu Tian " Padatkan!.."
Tidak lama kemudian " Booommss.." Terdengar suara ledakan kecil dari dalam tungku di sertai aroma herbal yang memenuhi seluruh ruangan.
Xu Tian kemudian mengambil Pil yang sudah dia buat. " Syukurlah aku mampu membuat tiga Pil dengan sekali penyulingan." Ucap Xu Tian dengan senang saat melihat pil yang di buatnya memiliki kualitas tingkat tinggi.
Setelah itu Xu Tian segera memasukkan ke dalam botol kecil, lalu menyimpan nya.
Kemudian Xu Tian segera mengambil beberapa pil tingkat tinggi dari cincin penyimpanan nya, lalu memakan nya.
Xu Tian berfikir untuk segera naik tingkat, karena bagaimanapun kini tanggung jawabnya semakin besar.
*****
Penginapan Teratai Putih
Saat ini para saudara Xu Tian sedang berkumpul bersama menikmati arak, sedangkan para wanita telah masuk ke dalam kamar untuk beristirahat.
" Saudara, menurut kalian apa yang sedang saudara Tian lakukan di istana?" Ucap Xu Cang kepada mereka semua.
" Aku tidak mengetahui nya, tetapi aku berharap saudara Tian baik-baik saja." Jawab Lin Hao setelah meneguk arak.
" Aku yakin saudara Tian akan baik-baik saja, dan bukankah di sana juga ada Long Hei." Ucap Xu Han yang sedang menuangkan arak ke dalam gelas.
" Saudara benar." Ucap Xu Cang kemudian mengambil gelas yang sedang di isi arak oleh Xu Han.
__ADS_1
Mereka pun kemudian melanjutkan acara minum mereka, awalnya mereka semua kaget serta khawatir saat tiba-tiba seorang komandan datang menemui mereka dan mengatakan bahwa saudaranya akan menginap di istana.
Tetapi setelah mendengar penjelasan dari sang komandan bahwa saudaranya baik-baik saja, mereka semua akhirnya bisa kembali tenang.
******
Di tempat lain.
Saat ini orang-orang Klan Xu yang sedang menuju kekaisaran sudah berada di kota terdekat dengan ibu kota.
Dan mungkin hanya membutuhkan sekitar beberapa jam lagi untuk tiba di ibu kota.
Patriak Xu Yuan membawa Istri serta Putrinya, sedangkan para tetua yang ikut dalam rombongan mereka hanya ada tiga orang, di tambah dengan Feng Louzhi yang memutuskan untuk pergi bersama mereka dan membawa Han Zishu untuk menemani Xu Mei saat berada di ibu kota agar tidak merasa kesepian.
" Ibu.. apakah kita masih jauh dengan ibu kota?" Tanya Xu Mei kepada ibunya, saat ini mereka semua sedang berada di sebuah penginapan.
" Emm.. mungkin besok sore kita akan tiba di ibu kota." Jawab Lin Hua dengan tersenyum serta penuh kesabaran mengahadapi pertanyaan yang sudah berulang kali Xu Mei tanyakan kepadanya.
" Jika begitu maka Mei'er ingin segera tidur, agar segera besok." Ucap Xu Mei karena dia merasa jika dia tidur waktu akan cepat berlalu.
" Baiklah, jika begitu kita akan segera kembali ke kamar. Shu'er..ayo kita segera istirahat." Ajak Lin Hua kepada Han Zishu yang sudah di anggap sebagai putrinya sendiri seperti Xu Mei.
*****
Sekte Gagak Hitam.
" Bagaiman hasil penyelidikan orang-orang kita?" Tanya Patriak Sekte kepada seorang tetua.
" Maaf Patriak, untuk saat ini kita masih belum menemukan jejak orang yang telah membunuh anggota sekte kita." Ucap Tetua Sekte.
" Apakah kalian semua begitu bodoh! sehingga begitu sulit menemukan mereka." Patriak sekte Gagak Hitam begitu kesal dengan orang-orang nya yang begitu sulit menemukan pelaku yang telah membunuh tetua serta anggota sekte mereka.
" Aku rasa mereka semua adalah orang-orang yang akan mengikuti kompetisi, hal tersebut lah yang menyulitkan untuk kita melakukan penyelidikan, karena bagaimanapun kita semua tidak dapat memasuki ibu kota dengan mudah."
" Jika begitu kalian semua segera kabarkan kepada sekte aliran hitam lainnya, dan cobalah berkerja sama dengan mereka agar kalian dapat masuk kedalam ibu kota." Perintah Patriak sekte.
" Baik.." kemudian segera melaksanakan tugas yang di berikan tetua sekte.
" B*jingan siapa yang telah membunuh orang-orangku, aku tidak akan melepaskannya." Dengan penuh niat membunuh ingin segera menghabisi orang yang telah mengganggu rencananya.
__ADS_1
******
Kekaisaran Tang.
" Apakah sudah ada kabar dari orang-orang yang kita perintahkan untuk memasuki Ibu Kota Kekaisaran Qing." Tanya Putra Mahkota kekaisaran Tang.
" Saya belum mendapatkan kabar terbaru dari mereka, tetapi beberapa hari yang lalu mereka mengatakan bahwa penjagaan di sana cukup ketat, dan orang-orang kita pun masih belum dapat memasuki nya." Jelas salah satu pengawal pribadi yang di miliki oleh Kekaisaran Tang.
" Aku tidak ingin kalian semua gagal melaksanakan perintah yang telah aku berikan, Perintahkan kepada orang kita yang berada pada tingkat Nirwan 1 untuk membantu mereka." Perintah Putra Mahkota.
" Baik, hamba akan melaksanakan perintah putra mahkota." Lalu pengawal tersebut segera pergi.
" Qing Ling.. Kau akan menjadi milikku, dan untuk kalian tunggu kejutan dariku." Dengan tersenyum menyeramkan penuh niat licik.
******
Pagi hari pun tiba, kini Xu Tian belum membuka matanya dan masih dalam keadaaan kultivasi untuk menstabilkan pondasi yang dia miliki setelah naik satu tingkat.
Satu jam kemudian Xu Tian membuka matanya. " Saat ini aku sudah berada pada tingkat Raja 7, dengan ini aku mampu melawan tingkat Nirwana 2 kebawah dengan mudah." Ucap Xu Tian, karena dia mempunyai banyak teknik tingkat tinggi serta senjata maupun kondisi tubuh yang berbeda dari orang biasa.
Tok..Tok...Tok...
Terdengar suara ketukan pintu ruangan yang kini Xu Tian tempati.
" Siapa?.." Ucap Xu Tian yang segera melangkah menuju pintu setelah mendengar ketukan tersebut.
" Pelayan tuan muda, Kaisar bersama yang lainnya telah menunggu di ruang makan." Ucap Suara dari balik pintu.
Xu Tian membuka pintu." Baik, katakan aku akan segera kesana beberapa menit lagi." Ucap Xu Tian melihat ke arah pelayan.
" Baik tuan muda, hamba mohon undur diri." Ucap pelayan dengan hormat, lalu segera pergi.
Xu Tian menutup kembali pintunya, lalu segera membersihkan dirinya sebelum menuju ruang makan.
setelah membersihkan diri, Xu Tian segera keluar dari dalam kamar menuju ruang makan. Terlihat di sana semua orang telah menunggunya.
Xu Tian pun segera menuju tempat duduk yang berada di pinggir Qing Ling, karena hanya tempat itu yang belum di tempati.
" Maafkan..karena telah membuat menunggu." Ucap Xu Tian kepada semua orang setelah duduk.
__ADS_1
" Tidak apa, mari kita mulai." Ucap Kaisar Qing Jiang, mereka semua pun segera memakan hidangan yang telah di siapkan.