Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch64-Aula Kehakiman


__ADS_3

" Hentikan! Atau kau akan menjadi buronan kekaisaran Qing." Ucap sang Jenderal dengan melepaskan Aura kekuatan berada pada ranah Nirwana tingkat 1.


Merasakan aura yang sedikit menekannya, Xu Tian kemudian segera mengeluarkan aura naga miliknya agar dia tidak merasakan tekanan yang di keluarkan oleh sang Jenderal.


Melihat ada yang menghalanginya, bahkan dengan lancang menekan Xu Tian. Membuat Long Hei bergerak dengan gerakan cepat melancarkan pukulan tapak ke arah Jenderal dan beberapa Komandan yang baru saja datang.


" Dhuaaarrrr...." Pukulan tapak Long Hei melempar Jenderal dan Komandan hingga menabrak dinding ruangan.


Kemudian segera bergerak kembali ke arah mereka yang berusaha untuk bangkit dari tempat nya.


" Long Hei! Hentikan!" Teriak Xu Tian tidak ingin Long Hei terlalu jauh kehilangan kendalinya.


Mendengar teriakan Xu Tian meminta nya untuk berhenti, kemudian Long Hei menghentikan gerakannya yang hanya tersisa sekitar setengah meter lagi.


" Maaf tuan muda, karena aku tidak dapat mengontrol emosiku." Ucap Long Hei merasa bersalah karena bergerak sesuai keinginan diri sendiri tanpa perintah Xu Tian.


" Tidak masalah. Komandan, bantu mereka yang terluka." Ucap Xu Tian dengan tenang melemparkan pil cedera emas ke arah komandan yang membawanya ke aula kehakiman sebelumnya.


" Terima kasih tuan muda." Ucap nya begitu hormat setelah melihat bagaimana Long Hei begitu kuat, bahkan hanya dengan satu serangan mampu melempar Jenderal yang berada pada ranah Nirwana tingkat 1.


Sang komandan lalu segera membantu Jenderal serta komandan yang terluka dengan di bantu para prajurit memberikan pil yang telah di berikan oleh Xu Tian sebelumnya.


Awalnya sang Jenderal ingin menolak meminum pil yang di berikan oleh Xu Tian karena takut pil tersebut adalah racun, namun setelah melihat Komandan yang terluka meminumnya.


Kemudian luka serta aliran energi di dalam tubuhnya membaik, sang Jenderal pun akhirnya ikut meminumnya.


****


Di tempat lain kini salah satu prajurit, sedang menemui Kaisar Qing Jiang untuk melaporkan situasi yang terjadi di aula kehakiman.


Kaisar Qing Jiang yang sedang duduk bersama dengan Istri serta Putra dan Putrinya pun mempersilahkan sang prajurit untuk menjelaskan apa yang terjadi.

__ADS_1


" Prajurit, ada apa? Kenapa kau keliatan begitu terburu-buru?" Ucap Qing Jiang setelah melihat prajurit datang menghampiri nya.


Sang prajurit kemudian memberikan hormat kepada ke empat orang yang sedang duduk tersebut.


" Mohon maaf Kaisar, karena telah mengganggu Kaisar dan lainnya. Tetapi situasi buruk sedang terjadi di aula kehakiman, bahkan Jenderal Chou pun terluka cukup parah." Sang prajurit lalu menjelaskan situasi yang terjadi di aula kehakiman secara rinci kepada ke empat orang tersebut.


Mendengar apa yang di sampaikan oleh prajurit, membuat ke empat orang yang sedang duduk begitu penasaran dengan orang yang telah membuat keributan tersebut.


" Aku tidak mengetahui siapa mereka, musuh atau kawan. Sebaiknya kita segera menuju aula kehakiman untum melihat situasi yang terjadi." Ucap Qing Jiang lalu melangkahkan kakinya menuju aula kehakiman bersama Istri dan juga Putra putrinya.


Prajurit yang memberikan laporan pun mengikuti di belakang nya.


Setelah tiba di aula kehakiman, pandangan Kaisar Qing Jiang langsung tertuju kepada Xu Tian dan Long Hei yang sedang berbincang dengan salah satu komandan.


Melihat kedatangan Kaisar beserta keluarganya, semua orang yang berada di dalam aula langsung saja memberikan hormat.


" Salam hormat kaisar, permaisuri, putra mahkota dan tuan putri." Ucap semua orang, begitupun Xu Tian dan Long Hei.


Hakim yang sebelumnya terluka parah oleh Long Hei, segera maju menghampiri Kaisar.


" Kaisar Qing Jiang, hamba meminta perlindungan kepada anda. Karena hamba telah di serang oleh bawahan pemuda yang membuat keributan di Ibu kota, sehingga membuat hamba terluka cukup parah. Mohon kesediaan kaisar untuk menindak lanjuti masalah ini." Ucap sang hakim dengan penuh percaya diri.


" Liat saja kalian akan mendapatkan balasan, karena telah berani mempermalukan diriku." Batinnya.


Sedangkan para Jenderal, komandan dan prajurit yang berada di dalam aula begitu kesal dengan hakim tersebut yang tidak tahu malu, sudah untung tidak di bunuh pikir mereka.


Kaisar Qing Jiang kemudian menganggukan kepalanya, lalu menatap ke arah Xu Tian dan Long Hei yang masih bersikap tenang.


" Nak, apakah kau yang melakukan hal ini semua?"


" Benar kaisar, hamba yang telah membuat kekacauan." Jawab Xu Tian dengan tenang.

__ADS_1


" Apakah kau mengetahui hukuman bagi mereka yang telah berani membuat kekacauan di dalam istana kekaisaran? Bahkan kau telah berani melukai hakim serta pasukan milik kekaisaran."


Long Hei yang awalnya tenang, kini mulai kehilangan kesabaran nya kembali setelah mendengar ucapan kaisar Qing Jiang.


Melihat gerakan Long Hei yang telah di penuhi amarah membuat Xu Tian jadi tidak menyukai nya, dengan cepat dia meminta Long Hei untuk tetap diam.


" Tenanglah, biar aku yang mengurus hal ini." Ucap Xu Tian menatap tajam Long Hei.


" Maaf tuan muda."


Xu Tian kemudian berjalan beberapa langkah kedepan, setiap langkahnya menarik perhatian semua orang yang di dalam ruangan itu.


" Aku memang membuat kekacauan, aku juga memang membunuh dan melukai beberapa orang di dalam ibu kota maupun di dalam istana. Namun aku juga mempunyai alasan sendiri mengapa aku melakukan hal tersebut." Dengan suara tegas menatap ke arah Kaisar Qing Jiang.


" Jelaskan kepadaku alasan dirimu melakukan hal tersebut?"


" Yang pertama aku tidak akan membiarkan siapa pun melukai orang-orangku, yang kedua aku di sini membela diriku sendiri, dan terakhir aku tidak menyukai orang yang tidak berlaku adil terhadap ku." Jelas Xu Tian kemudian menatap tajam hakim kekaisaran.


" Seorang hakim kekaisaran tetapi tidak berlaku dengan adil, kita berada di dunia di mana yang kuat yang berkuasa dan yang kuat lah yang dapat mengatur mereka yang lemah. Jika saja saat itu orang-orang ku lemah, mungkin saat ini mereka lah yang akan mati dan di sini aku melakukan apa yang harus aku lakukan jika ada orang yang berani mengusik ketenangan orang-orang ku."


" Apa yang kau katakan memang benar, tetapi kau tetap saja bersalah karena telah membuat kekacauan dan membunuh di dalam Ibu kota kekaisaran." Ucap sang hakim mencoba membela diri.


" Lalu dimana pihak keamanan saat terjadi sesuatu di tempat tersebut? Jika kalian tidak ingin ada kekacauan, bukankah kalian harus bertindak tegas dengan menggerakkan pasukan kalian untuk memberikan rasa aman bagi mereka yang berada di dalam ibu kota? Sungguh lucu!"


Mendengar ucapan Xu Tian membuat semua orang menyadari bahwa ini semua adalah kesalahan pihak kekaisaran yang tidak becus dalam menyikapi hal tersebut sehingga terjadilah masalah.


" Nak, aku meminta maaf karena telah membuat dirimu beserta orang-orang mu itu karena telah gagal membuat kalian merasa nyaman berada di ibu kota, tetapi kami juga memiliki alasan kenapa pasukan kekaisaran tidak dapat berada di setiap sudut kota." Ucap Kaisar Qing Jiang.


Xu Tian mengerutkan dahinya mendengar ucapan Kaisar Qing Jiang.


" Jika aku boleh tahu, apa yang kaisar maksud tentang pasukan kekaisaran yang tidak dapat berada di setiap sudut ibu kota? Bukan kah pihak kekaisaran mempunyai banyak pasukan?"

__ADS_1


" Aku tidak dapat memberitahukan hal ini kepada orang luar, karena aku tidak mengetahui dengan pasti identitas mu" Kaisar Qing Jiang tidak ingin pihak luar mengetahui rahasia kekaisaran, karena yang dia takutkan akan ada mata-mata yang mengetahui nya.


__ADS_2