
Patriak Sekte Elang Hitam segera mengucapkan beberapa kata, hingga tidak lama kemudian.
" Swusshh...." Tiba-tiba udara di sekitar menjadi begitu mencekam, dengan munculnya asap hitam yang keluar dari dalam giok yang berada di tangan Patriak Sekte Elang Hitam.
" Arghh......" Raungan kemarahan terdengar, hingga saat asap hitam menghilang memperlihatkan bayangan hitam yang memiliki tanduk dan mata merah menyala.
" Mubai!" Teriak sosok tersebut, dengan menatap tajam Patriak Sekte Elang Hitam.
Mendengar namanya di panggil, Patriak Sekte Elang Hitam pun segera bersujud di hadapannya tanpa berani mengangkat kepalanya.
" Tuan Hanzo, maaafkan saya.." Ucap Patriak Sekte Elang Hitam, yang di kenal dengan nama Patriak Mubai.
" Ada apa kau memanggilku hah! Apa tugas yang telah aku berikan telah kau laksanakan!"
" Tuan, saya belum mampu menyelesaikan tugas yang tuan berikan. Hanya saja Sekte Elang Hitam sedang menghadapi sebuah masalah."
Sosok yang di panggil Hanzo pun segera mengalihkan pandangannya melihat semua orang yang berada di tempat tersebut.
Hingga pandangannya berhenti pada sosok Xu Tian yang berdiri dengan tenang tanpa merasa takut sedikitpun dengan dirinya.
" Hahahaha.... Sepertinya aku memiliki tubuh yang cocok untuk tuanku." Hanzo tertawa dengan senang, menatap ke arah Xu Tian.
Xu Tian sendiri sedang mengukur kekuatan yang di miliki oleh Hanzo.
" Sepertinya dia salah satu bawahan dari pemimpin Iblis ya berhasil keluar dari hutan kematian saat kekacauan terjadi. Aku merasa jika dia baru saja bangkit, aura di tubuhnya masih terlihat sangat kacau." Xu Tian membatin, dengan menatap ke arah Hanzo.
Hingga tiba-tiba saja ekspresi Xu Tian berubah cemas, saat mengingat kondisi putri tuan Walikota saat ini.
" Jangan-jangan?" Xu Tian dengan menatap ke arah Jenderal Kun yang juga sedang menatap ke arahnya.
Dengan segera Xu Tian menyebarkan kembali persepsinya, namu berapa kali pun dia mencoba, dirinya tidak dapat merasakan kehadiran putri tuan Walikota.
Xu Tian pun segera memberikan perintah kepada pasukannya untuk menyerang anggota Sekte Elang Hitam.
Mendengar perintah Xu Tian, Pasukan kota Chuan dan Kelompok yang di bawa oleh An Xialin pun segera melesatkan serangan.
" Dhuaaarrrr...."
" Dhuaaarrrr...."
Pertempuran yang sempat tertunda pun kini di mulai kembali.
" Swushh...." Xu Tian segera melepaskan Aura Naga dan Tubuh Dewa Naganya.
" Langkah Dewa Naga!" Xu Tian bergerak dengan cepat, menuju Hanzo.
" Tapak Dewa Naga!" Sebuah tapak muncul dari kehampaan melesat ke arah Hanzo.
" Boommmss...." Dengan kibasan tangan, serangan yang di lancarkan oleh Xu Tian di tahan dengan mudah oleh Hanzo.
__ADS_1
" Hahaha... Nak, sepertinya dirimu tidak sabaran." Ucap Hanzo, dengan tertawa mengejek Xu Tian.
Xu Tian tidak memperdulikan ucapan Hanzo, kemudian kembali melesat ke arahnya.
" Dhuaaarrrr...."
" Dhuaaarrrr...."
Keduanya saling melesatkan serangan, namun di antara keduanya masih terlihat baik-baik saja, bahkan Xu Tian kini semakin meningkatkan serangannya.
" Boooommmsss..." Xu Tian terlempar beberapa meter.
" Hahaha... Nak, menyerahlah.." Ucap Hanzo, yang berjalan ke arah Xu Tian.
Xu Tian sendiri masih bersikap tenang, matanya yang tajam menatap Hanzo dengan kemarahan.
" Jangan melihatku seperti itu nak, aku tidak akan menyakiti dirimu jika kau mau berkerja sama dengan diriku." Hanzo yang terus melangkah mendekat ke arah Xu Tian.
Xu Tian semakin terlihat tenang saat Hanzo semakin dekat ke arahnya.
Setelah jarak di antara keduanya hanya tersisa sekitar dua meter, tiba-tiba Xu Tian segera membuat sebuah segel di tangannya.
" Swushh.." Tulisan kuno kembali muncul, namun kali ini berada tepat di bawah kaki Hanzo.
" Formasi Bintang - Jiwa Kehidupan!" Ucap Xu Tian dengan tenang.
Hanzo yang merasakan sebuah energi yang cukup besar pun segera menghindar, namun usahanya untuk pergi dari tempat dia berada saat ini gagal.
Xu Tian tersenyum menatap hal yang terjadi, akhirnya rencana dirinya untuk membawa Hanzo menuju titik pusat bintang yang sebelumnya dia buat berhasil.
Tempat saat ini Hanzo berdiri sendiri berada tepat di mana sebelumnya Xu Tian berdiri saat kemunculan Hanzo yang keluar dari dalam batu giok.
Setelah mencoba mengukur kekuatan milik Hanzo, Xu Tian akhirnya memutuskan untuk menggunakan formasi untuk mengurung Hanzo.
Hanzo yang mengetahui jika dirinya telah masuk ke dalam jebakan Xu Tian pun segera mengumpulkan seluruh energinya.
" Energi Iblis Darah!"
" Swushh...." Namun saat Hanzo ingin menggunakan salah satu tekniknya, tiba-tiba Tombak Naga yang sebelumnya berada di atas langit muncul tepat di atas Hanzo berdiri.
" Energi Tombak Penguasa!"
" Swushh....." Cahaya keemasan memancar dari tombak naga yang kemudian menyatu dengan formasi bintang yang mengurung Hanzo.
" Argh......" Teriak Hanzo kesakitan, saat cahaya emas menyatu dengan Formasi Bintang.
Xu Tian kembali membuat segel tangan dengan kecepatan cahaya. Bukan hanya satu kali, bahkan Xu Tian membuat segel tiga kali.
" Teknik Jiwa - Pengikat Jiwa!"
__ADS_1
" Teknik Jiwa - Penyucian Jiwa!"
" Teknik Jiwa - Cahaya Jiwa!"
" Swushh.... Swushh... Swushh..." Ketiga cahaya melesat menuju Formasi Bintang.
Patriak Mubai yang melihat hal tersebut pun bersiap untuk membantu Hanzo yang saat ini mulai tidak mampu lagi menopang tubuhnya.
" Dhuaaarrrr...." Pukulan Tetua Agung An pun melempar Patriak Mubai yang kehilangan fokusnya.
" Arrghhhh...." Teriak Patriak Mubai kesakitan.
Para tetua Sekte Elang Hitam pun segera menatap ke arah Patriak Mubai.
" Patriak!" Ucap mereka semua.
Hal tersebut pun di manfaatkan oleh Jenderal Kun dan Para Tetua Kota Chuan.
" Bodoh! Kalian malah mengikuti kebodohan Patriak kalian sendiri!" Ucap Jenderal Kun, dengan melesatkan serangan.
" Dhuaaarrrr...." Tetua yang berhadapan dengan dirinya pun terlempar.
" Dhuaaarrrr....."
" Dhuaaarrrr..."
Satu persatu tetua Sekte Elang Hitam pun terlempar karena kehilangan fokus.
Di tempat Xu Tian.
Kini Xu Tian mulai duduk dengan sikap kultivasi, dirinya terus fokus untuk menyalurkan energi Qi yang di milikinya menuju pusat formasi.
Dirinya tidak perlu khawatir dengan keadaan di sekitarnya, karena dalam jarak tertentu maka orang yang mendekat ke arahnya akan merasakan tekan yang sangat kuat.
Xu Tian sendiri menggabungkan banyak teknik karena beberapa alasan, yang pertama dia sedikit memahami jika bangsa iblis yang sudah berada pada ranah tertentu memiliki jiwa yang begitu kuat sehingga saat menyerang melalui fisik hanya akan membuang tenaga saja.
Namun berbeda jika tingkat kultivasi Xu Tian telah melewati batas ranah Fana, maka hal seperti ini akan berbeda cerita.
Xu Tian memperkirakan jika Hanzo memiliki tingkat melebihi alam fana, alasan dirinya tidak mampu mengeluarkan segala kemampuannya karena Hanzo baru saja bangkit kembali setelah tertidur.
Pertempuran antara Pasukan Kota Chuan dan Anggota Sekte Elang Hitam sendiri kini mulai di dominasi oleh Pasukan Kota Chuan.
Hingga satu jam kemudian, Pasukan Kota Chuan dan Kelompok An Xialin berhasil mengalahkan Sekte Elang Hitam.
Kemenangan itu sendiri tidak terlepas dari kekuatan para anggota Sekte Elang Hitam yang tidak mampu mengeluarkan segala kemampuan yang dimilikinya.
Karena Formasi Bintang Xu Tian masih ada, jadi mereka akan terus saja mendapatkan tekanan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Lanjut Besok Yak... See You..