
Benua Utara.
Terlihat sebuah cahaya muncul di tengah-tengah hutan dekat ibu kota kekaisaran Bing.
Hingga saat cahaya itu menghilang, terlihat dua orang yang sedang melayang di udara.
" Tuan muda." Ucap Bing Luan, dengan menatap bingung Xu Tian.
" Apa kau merasakannya?"
Bai Luan menggelangkan kepalanya dengan bingung.
" Lihatlah." Tunjuk Xu Tian ke suatu tempat yang tidak jauh dari tempat keduanya berada.
Bai Luan segera mengalihkan pandangannya untuk mengikuti arah yang di tunjukan oleh Xu Tian.
Namun seberapa keras dia mencoba memahami maksud Xu Tian, maka akan semakin membingungkan untuk dirinya.
Xu Tian tersenyum kecut, kemudian segera membuat segel tangan.
" Swusshh...." Tulisan kuno muncul di kehampaan.
" Lepaskan!" Tulisan kuno itu berubah menjadi bintang-bintang kecil yang kemudian menghilang terbawa angin.
Bai Luan yang melihat hal itu pun hanya terdiam dengan mulut terbuka.
" Tuan muda, jadi..."
" Benar, saat ini kita berada di dalam formasi yang dengan sengaja di buat oleh seseorang." Jelas Xu Tian, yang kemudian segera membawa Bai Luan pergi dari tempat itu.
" Swusshh...." Sekelompok orang datang ketempat di mana Xu Tian berada.
" Apa kau merasakannya?" Tanya salah satu dari mereka.
" Iya, aku bahkan sangat merasakan jika formasi ini telah di masuki oleh seseorang." Ucap yang lain, menimpali.
" Lalu apa yang harus kita lakukan?" Tanya seorang tetua.
" Segera laporkan masalah ini kepada Kaisar." Perintah pria berpakaian biru, yang terlihat seperti seorang jenderal.
*********
__ADS_1
Xu Tian yang sedang bersembunyi di balik formasi yang tidak jauh dari mereka pun dapat mendengar apa yang di katakan oleh sekelompok orang itu.
" Bai Luan, apa Ibu kota kekaisaran Bing sedang mengalami masalah?"
" Aku tidak mengetahui tuan muda, hanya saja saat terakhir kali aku datang ke ibu kota, aku melihat banyaknya prajurit yang berjaga-jaga di dalam ibu kota..-" Bai Luan menghentikan ucapannya.
" Jika di lihat dari ekspresi yang di tunjukan mereka, sepertinya memang sedang ada masalah yang sedang mereka hadapi."
" Kau benar, tidak mungkin pihak Kekaisaran meminta seorang Jenderal untuk menjaga formasi ini." Ucap Xu Tian, yang kemudian mencoba memeriksa sejauh mana formasi yang di buat.
Hingga tidak lama kemudian, Xu Tian menatap kembali kelompok tersebut.
" Sepertinya hal yang cukup besar. Tetapi mengapa masalah ini tidak di ketahui oleh orang-orang luar." Batin Xu Tian dengan bingung, di tambah lagi dengan kemunculan Bing Zhou di makam kuno, atau tepatnya di Kota Dong.
" Tuan muda." Bai Luan mencoba menyadarkan Xu Tian yang sedari tadi hanya diam.
" Sebaiknya kita segera pergi dari tempat ini, kemudian mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi." Ucap Xu Tian dengan menatap Bai Luan.
" Baik.." Kemudian mereka berdua segera melesat menuju arah timur.
Dengan tenang, Xu Tian segera membuat segel tangan agar dia dan Bai Luan dapat melewati formasi tanpa meninggalkan jejak.
" Swusshh...." Keduanya berhasil keluar dari formasi itu, kemudian segera menuju ibu kota.
*********
Kota Bing adalah kota terbesar yang ada di Benua Utara. Kota yang di kenal dengan sejuta keindahan karena memiliki banyak patung menjulang tinggi yang terbuat dari es.
Kota Bing sendiri memiliki hawa yang cukup dingin di bandingkan dengan kota-kota lainya yang ada di benua utara ini.
Terlihat dari para kultivator yang menggunakan pakaian yang lebih tebal di bandingkan tempat lainnya. Kota Bing sendiri tidak di huni oleh manusia biasa di karena setiap setahun sekali akan terjadi badai salju yang menyelimuti kota.
Xu Tian dan Bai Luan pun segera turun saat tidak jauh dari gerbang kota. Dengan langkah tenang keduanya berjalan menuju gerbang.
Terlihat para penjaga yang begitu teliti dan siaga dalam melakukan pemeriksaan kepada siapapun yang akan masuk dan pergi meninggalkan ibu kota.
Xu Tian yang sudah dalam antrian masuk pun dengan tenang mendengarkan obrolan para kultivator yang akan masuk ke dalam ibu kota.
" Apa kau mengetahui jika sebentar lagi akan ada badai salju?" Ucap salah satu kultivator.
" Bukankah badai salju akan terjadi setengah tahun lagi?"
__ADS_1
" Seharusnya memang begitu, namun dari apa yang aku dengar jika badai salju kali ini bahkan lebih besar dari sebelumnya."
" Hais... aku merasa jika akan terjadi sesuatu yang tidak beres." Desah salah satu mereka.
Karena dari perhitungan saat terakhir kali terjadi badai salju, seharusnya badai selanjutnya akan terjadi sekitar setengah tahun lagi dari sekarang.
Namun salah satu dari mereka mengatakan jika badai salju kemungkinan besar akan terjadi tidak lama lagi.
Hal ini membuat semua orang yang mendengar hal ini cukup khawatir serta cemas, karena tidak biasanya hal ini terjadi.
Xu Tian yang mendengar hal itu pun kini mulai memahami mengapa saat pertama kali dia tiba di hutan terlihat formasi pertahanan yang seakan menutup ibu kota.
Bai Luan yang melihat Xu Tian masih terdiam dan fokus mendengarkan pembicaraan mereka pun dapat menebak apa yang akan di lakukan oleh tuan mudanya itu.
" Aku sangat yakin jika tuan muda tidak akan diam saja dengan keadaan ini. Namun aku harus tetap berhati-hati dengan segala sesuatu yang dapat membahayakan tuan muda, meski tuan muda memiliki kemampuan yang tinggi sekalipun." Bai Luan membatin.
Hingga tidak lama kemudian, kini giliran Xu Tian yang mendapatkan pemeriksaan.
" Tuan muda, mohon tunjukan identitas anda." Ucap penjaga dengan ramah.
" Baik.." Xu Tian segera memberikan identitas miliknya.
Penjaga menerima, lalu segera memeriksanya. Dengan tenang prajurit melihat lencana yang di berikan Xu Tian.
" Karena tuan muda bukan berasal dari benua ini, maka aku akan menjelaskan beberapa hal kepada tuan muda." Penjaga dengan ramah, kemudian menjelaskan mengenai peraturan dan juga beberapa hal penting yang harus di patuhi saat berada di dalam ibu kota.
Xu Tian yang melihat bagaimana keramahan yang di tunjukan oleh Penjaga itu pun menganggukan kepala dengan puas.
" Tidak heran jika Kekaisaran Bing tidak memiliki musuh, mereka hanya sibuk dengan urusan mereka sendiri tanpa ikut campur masalah benua yang lainnya." Batin Xu Tian dengan mendengarkan penjelasan penjaga.
Hingga tidak lama kemudian, penjaga selesai menjelaskan kepada Xu Tian.
" Tuan muda, silahkan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini." Penjaga mempersilahkan.
" Terima kasih." Xu Tian dengan tersenyum, kemudian memberikan beberapa pil yang di milikinya.
" Anggap saja sebagai rasa terima kasihku." Ucapnya kemudian segera masuk ke dalam ibu kota.
Bai Luan pun kemudian mengikuti Xu Tian di belakangnya.
Setelah berada di dalam ibu kota, Xu Tian segera meminta Bai Luan untuk mengawasi ibu kota dan melaporkan kepada dirinya jika melihat sesuatu yang mencurigakan.
__ADS_1
" Baik tuan muda." Kemudian segera pergi meninggalkan Xu Tian.
Xu Tian dengan langkah tenang segera mencari penginapan untuk beristirahat.