
Mendapatkan tatapan dari semua orang yang berada di lantai dasar, Xu Tian tetap bersikap tenang.
" Apa yang aku katakan salah?" Xu Tian dengan mengerutkan keningnya.
" Cih! Bocah sepertimu tidak akan mengerti bahaya yang akan terjadi." Ucap salah satu tetua yang tidak jauh dari meja Xu Tian.
" Benar, bocah sepertimu hanya bisa bersembunyi dan tidak mengetahui luasnya dunia!" Ucap pemuda yang bersama tetua itu.
Xu Tian tersenyum, kemudian menatap keduanya tajam.
" Aku memang masih muda, namun jika kalian berdua menilai ku seperti itu, maka kalian berdua salah besar!"
" Nak, sebaiknya hentikan perdebatan ini." Ucap salah satu tetua, menengahi ketegangan yang terjadi.
" Nak, jangan mengusik mereka." Ucap tetua tersebut melalui telepati kepada Xu Tian.
Xu Tian menatap ke arah tetua tersebut, kemudian tersenyum.
" Apa kalian tidak berfikir jika pihak Kekaisaran pun sedang mengupayakan agar kalian semua tetap aman di dalam ibu kota ini? Bisa saja saat kalian pergi bahaya yang lebih besar akan menghampiri kalian." Ucap Xu Tian dengan tenang, kemudian menyesap minuman yang sebelumnya di pesan.
" Bocah! Sebaiknya tutup mulutmu itu dan jangan bicara omong kosong lagi di tempat ini." Ucap tetua yang sedari tadi memprovokasi Xu Tian.
" Bocah ini!" Batin tetua itu dengan menahan amarah.
" Tetua." Pemuda yang di sampingnya melalui telepati.
" Tenanglah, aku yakin mereka tidak akan mendengarkan ucapan bocah sialan itu."
" Baik." Kemudian segera menatap ke arah Xu Tian.
Xu Tian tidak memperdulikan pandangan tidak suka dari mereka, dengan cuek Xu Tian segera menikmati hidangan yang ada di atas mejanya.
Hingga tidak lama kemudian, saat dirinya sedang menikmati makan dan minuman yang di pesannya, Bai Luan memberikan kabar jika terjadi pergerakan mencurigakan di arah selatan.
Xu Tian kemudian meminta Bai Luan untuk tetap mengawasi mereka.
Semua orang yang berada di lantai dasar penginapan segera menatap Xu Tian.
" Cih! Lihatlah, bahkan dia memutuskan untuk pergi." Ucap pemuda yang bersama tetua yang terus memprovokasi Xu Tian.
Xu Tian mengalihkan pandangannya untuk menatap pemuda tersebut.
" Ambillah, anggap saja sebagai jaminan jika aku akan kembali lagi." Ucap Xu Tian yang melemparkan pil tingkat tinggi ke arah pemuda tersebut.
Mereka semua merasa kaget saat mencium aroma pil yang begitu kuat, dengan segera mereka melihat pil yang di berikan oleh Xu Tian sebelumnya.
Begitupun tetua dan pemuda tersebut yang langsung mengalihkan perhatiannya.
Xu Tian yang melihat hal itu hanya tersenyum tipis. " Kau akan masuk ke dalam perangkapku." Xu Tian membatin, kemudian segera menghilang dari penginapan.
__ADS_1
" Swusshh...." Xu Tian muncul tidak jauh dari penginapan, kemudian segera melesat ke arah di mana Bai Luan berada.
Di saat dirinya sedang menuju ke arah Bai Luan, tiba-tiba batu komunikasi miliknya kembali bergetar.
" Sepertinya yang aku duga, jika mereka memanfaatkan kekacauan ini." Ucap Xu Tian dengan menghentikan gerakannya. Lalu melihat pesan yang di sampaikan oleh Shang Hai dan yang lainnya.
Shang Hai dan kedua saudaranya pun memberikan informasi yang sama seperti yang di berikan oleh Bai Luan sebelumnya.
Xu Tian kemudian meminta mereka semua untuk menuju perbatasan hutan.
" Swusshh...." Xu Tian segera bergerak ke arah perbatasan hutan. Dengan kecepatan tinggi dirinya melesat.
*********
Di penginapan.
Tetua yang sebelumnya mengingatkan Xu Tian segera pergi.
" Siapa pemuda itu? Aku harus segera melaporkan kejadian ini kepada Kaisar." Ucapnya, kemudian segera menuju istana.
*********
Di tempat lain.
Bai Luan, Shang Hai, Shang Gou, dan Shang Lun pun segera bergerak menuju tempat yang di katakan oleh Xu Tian.
" Swusshh...." Empat kilatan cahaya melesat dengan kecepatan tinggi di langit ibu kota kekaisaran Bing.
*********
Hingga pandangan Xu Tian berhenti di salah satu pohon yang menjulang tinggi ke langit.
" Sepertinya tempat itu cocok." Kemudian segera berjalan ke arah pohon tersebut.
Setelah tiba, Xu Tian segera membuat segel tangan dengan kecepatan cahaya.
" Swusshh.." Tulisan kuno muncul melayang di udara.
" Formasi Pertahanan Mutlak!" Tulisan kuno kemudian segera melesat ke arah pohon.
" Swusshh...." Cahaya transparan melesat ke udara setelah tulisan kuno masuk ke dalam pohon.
Cahaya tersebut terus menyebar hingga menutupi semua tempat.
" Selesai." Ucap Xu Tian, kemudian segera mencari tempat untuk memulihkan diri.
Beberapa menit kemudian, Bai Luan dan Shang bersaudara tiba di tempat Xu Tian.
" Jangan ganggu tuan muda." Ucap Bai Luan, yang kini sudah mengetahui siapa ketiga orang yang ada di hadapannya.
__ADS_1
" Baik." Kemudian mereka semua segera mencari tempat untuk menunggu Xu Tian menyelesaikan kultivasinya.
Satu jam kemudian, Xu Tian membuka matanya. Dengan tenang dirinya menatap keempat orang-orangnya.
" Tuan muda." Ucap mereka, segera berdiri.
Xu Tian menganggukkan kepala, kemudian menatap mereka.
" Ceritakan informasi apa yang kalian dapatkan?"
" Baik." Ucap Bai Luan, kemudian segera menjelaskan.
" Tuan muda, saat aku sedang mengawasi gerbang selatan. Diriku tidak sengaja melihat sekitar seribu pasukan yang bersembunyi di balik formasi."
" Apa mereka hanya berdiam diri?"
" Untuk saat ini sepertinya mereka sedang menunggu perintah selanjutnya."
" Bagaimana dengan kekuatan mereka semua?"
" Mereka rata-rata berada pada ranah Nirwana awal." Ucap Bai Luan menjelaskan.
" Baik, terima kasih." Kemudian Xu Tian menatap ke arah Shang Hai.
" Tuan muda, apa yang aku dapatkan hampir sama dengan yang Saudara Bai katakan. Namun yang aku lihat jika mereka sedang mempersiapkan diri melakukan penyergapan, hal itu aku ketahui saat mereka membuat beberapa jebakan di tempat-tempat tertentu." Shang Hai menjelaskan.
Kemudian Xu Tian menatap ke arah Shang Gou dan Shang Lun.
Mereka berdua menjelaskan kepada Xu Tian jika apa yang mereka lihat sama dengan yang di katakan oleh Bai Luan dan Shang Hai.
Xu Tian terdiam beberapa saat, kemudian menatap keempatnya dengan serius.
" Aku ingin meminta Bai Luan untuk membantu Jenderal yang berada di hutan, jelaskan kepada mereka untuk membuat formasi Pertahanan di tempat ini." Xu Tian kemudian menjelaskan jika dirinya telah membuat pusat formasi sebagai penopang formasi milik mereka.
" Baik tuan muda." Bai Luan kemudian segera melesat ke arah di mana dirinya pertama kali datang bersama Xu Tian.
Setelah kepergian Bai Luan, Xu Tian kemudian meminta Shang bersaudara untuk membantu mereka yang dalam kesulitan dan mengawasi ibu kota.
" Baik tuan muda, lalu-..?"
" Aku akan mencoba mengalihkan perhatian mereka." Ucap Xu Tian yang berniat pergi menuju tempat di mana kelompok itu berada.
" Tapi tuan muda-."
" Tenanglah, aku mengetahui batasanku." Ucap Xu Tian, kemudian meminta mereka bertiga untuk segera melaksanakan perintahnya.
" Tuan muda, hati-hati." Ucap ketiganya, kemudian segera meninggalkan Xu Tian.
" Swusshh....."
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jangan lupa mampir ke karya terbaruku. PEWARIS SKY GROUP. See you.