Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Bab 250. Menuju Benua Selatan


__ADS_3

Setelah memberikan latihan kepada Xu Mei dan Han Zishu, Xu Tian kemudian berniat menemui Qing Ling.


Beberapa saat kemudian, Xu Tian tiba di salah satu ruangan yang kini di tempati oleh Qing Ling.


Dengan tenang Xu Tian masuk ke dalam ruangan. Setelah berada di dalam, Xu Tian melihat Qing Ling yang sedang duduk di meja rias.


" Ling'er.." Panggil Xu Tian dengan berjalan e arahnya.


Qing Ling membalikkan badannya, dia menatap Xu Tian dengan tersenyum. " Xu Gege.. Bagaimana?" Tanya Qing Ling dengan senyum yang tidak pernah lepas dari wajah cantiknya.


" Aku sudah menyegel gerbang teleportasi yang ada di Benua Timur. Untuk saat ini aku akan pergi menuju Benua Selatan."


Qing Ling menatap Xu Tian dengan serius.


" Tenanglah... Aku hanya ingin menyelidiki sesuatu yang sebelumnya di laporkan oleh Feng Louzhi."


Qing Ling menganggukkan kepala. Terlihat raut wajahnya yang ingin mengungkapkan sesuatu, namun dia merasa tidak enak.


Xu Tian sendiri memahami hal tersebut, lalu duduk di sebelah Qing Ling.


" Apa Ling'er ingin ikut berpetualang di Dunia luar?" Xu Tian dengan mengelus rambut Qing Ling.


Qing Ling terdiam, dia menatap wajah Xu Tian dengan tersenyum. " Apakah boleh?"


" Tentu saja, tetapi aku akan meminta Long Hei untuk ke tempat ini terlebih dulu. Dengan tingkat kultivasi Ling'er saat ini akan membutuhkan banyak waktu untuk tiba di Benua Selatan." Jelas Xu Tian, kemudian segera mengabari Long Hei untuk menuju tempat di mana dia berada.


Setelah memberikan kabar pada Long Hei, Xu Tian dan Qing Ling keluar dari ruangan tersebut untuk menuju gazebo yang ada di Dunia Jiwa.


Mereka berdua duduk di Gazebo dengan menikmati teh.


********


Di tempat lain.


Long Hei yang sedang mengawasi kota-kota yang ada di Benua Timur, segera menghentikan gerakannya. Dengan segera dia memeriksa cincin penyimpanan untuk melihat siapa yang memberikan kabar kepadanya.


Setelah mendengarkan isi pesan yang di sampaikan oleh Xu Tian, Long Hei segera bergerak ke arah di mana Xu Tian berada.


" Swusshh...." Long Hei melesat dengan kecepatan tinggi agar segera tiba.


*******


D tempat lain.


Terlihat dua orang wanita muda yang sedang duduk di sebuah ruangan. Tidak lama kemudian, masuk dua orang pria yang menggunakan pakaian penjaga.


" Salam Komandan Xu Meng dan Xu Ying." Ucap kedua pria yang tidak lain anggota Istana Xufelong.


Xu Meng dan Xu Ying menganggukkan kepala, lalu menatap keduanya dengan serius.

__ADS_1


" Jelaskan!" Ucap Xu Meng dengan tegas.


" Tidak banyak informasi yang di dapatkan. Mereka sepertinya sangat berhati-hati melakukan pergerakan." Jelas salah satu dari pria tersebut.


Xu Ying menatap ke arah anggota Istana Xufelong yang di sebelahnya.


" Dari laporan anggota yang berada di penginapan lainnya, mereka melihat beberapa anggota sekte aliran hitam yang bergerak menuju suatu tempat. Sepertinya mereka sedang mempersiapkan diri untuk membuat kekacauan."


Xu Ying dan Xu Meng saling menatap. " Terus awasi pergerakan mereka. Aku tidak ingin kalian datang hanya membawa informasi yang tidak jelas." Ucap Xu Ying dengan dingin.


" Baik Komandan." Ucap mereka berdua yang kemudian segera keluar dari dalam ruangan.


Xu Ying menatap kepergian mereka dengan mendengus kecil. " Sepertinya ada yang sedang bermain-main dengan kita."


" Saudari Ying benar. Apa kita akan turun tangan untuk mencarinya?"


" Tentu saja. Jangan sampai karena hal ini menggagalkan rencana yang telah di atur dengan sedemikian." Ucap Xu Ying dengan tersenyum.


Mereka berdua kemudian menghilang dari dalam ruangan.


Xu Meng dan Xu Ying saat ini berada di salah satu penginapan langit. Mereka berdua yang menjadi ketua dari pasukan Langit, sedangkan mencari informasi-informasi pergerakan yang di lakukan oleh aliran hitam.


Kedua anggota yang sebelumnya memberikan laporan kepada Xu Meng dan Xu Ying, berjalan keluar dari penginapan.


" Apa kau melihat bagaimana reaksi Komandan?" Tanya Du Lian menatap ke arah rekannya.


" Benar."


Mereka berdua terus berjalan meninggalkan penginapan menuju suatu tempat.


*******


Benua Timur.


Long Hei akhirnya tiba di tempat Xu Tian. Dengan tenang dia turun ke bawah.


" Sepertinya tuan muda masih berada di Dunia Jiwa." Long Hei kemudian segera memberikan kabar.


******


Di dalam dunia jiwa.


Xu Tian yang sedang bersantai bersama Qing Ling, merasakan aura seseorang yang datang.


" Sepertinya Long Hei telah tiba." Ucap Xu Tian menatap Qing Ling.


Hingga pesan Long Hei masuk, dengan segera Xu Tian membawa Qing Ling keluar dari dalam Dunia jiwa.


******

__ADS_1


" Swusshh...." Xu Tian muncul kembali di bawah air terjun bersama dengan Qing Ling yang berdiri di sampingnya.


Xu Tian tersenyum, dia melupakan jika sebelumnya dia berada di bawah air terjun.


Qing Ling sendiri hanya tersenyum, lalu melesat menuju pinggir sungai untuk mengeringkan pakaian yang basah terkena air.


Long Hei yang melihat keduanya, segera berjalan ke arahnya.


" Tuan muda, Tuan Putri." Ucap Long Hei dengan memberikan hormat.


Xu Tian dan Qing Ling tersenyum. " Kita akan segera pergi menuju Benua Selatan." Ucap Xu Tian menatap ke arah Long Hei.


" Baik." Long Hei dengan cepat berubah menjadi seekor naga hitam.


Qing Ling dan Xu Tian segera naik ke atas punggung Long Hei.


" Long Hei, berangkat!"


" Baik tuan muda."


"Swusshh..." Sebuah formasi muncul melindungi Xu Tian dan Qing Ling yang kini telah berada di atas punggung.


Di atas langit.


Long Hei bergerak dengan pelan, setelah berada di ketinggian yang cukup, Long Hei segera menambahkan kecepatannya.


" Swusshh...." Long Hei melesat membelah angin dengan kecepatan tinggi.


" Tuan muda, bukankah sebelumnya tuan muda ingin pergi menuju Benua Tengah terlebih dulu?" Tanya Long Hei yang merasa bingung.


" Benar. Sebelumnya aku memang berniat menuju Benua Tengah. Hingga akhirnya aku mendapatkan pesan dari Feng Louzhi, dia mengatakan menemukan sebuah formasi yang sangat mencurigakan. Jadi aku memutuskan untuk pergi ke Benua Selatan terlebih dahulu."


Long Hei kini mengerti alasan Xu Tian yang terlihat terburu-buru menuju Benua Selatan.


" Swusshh...." Long Hei kembali menambah kecepatannya agar segera tiba di Benua Selatan.


Di atas punggung, Qing Ling dengan tenang memperhatikan setiap tempat yang di lewati.


" Bagaimana?" Tanya Xu Tian dengan tersenyum.


Qing Ling menatap ke arah Xu Tian. " Sangat indah dan menyenangkan." Jawab Qing Ling dengan tersenyum bahagia.


Qing Ling sendiri sebenarnya sangat bahagia dapat berpetualang dan berpergian seperti ini bersama pria yang dia cintai.


Hanya saja dia malu untuk mengatakan hal itu kepada Xu Tian. Meski mereka berdua telah bertunangan, tetapi Qing Ling dan Xu Tian sangat jarang bertemu. Apalagi Xu Tian yang sebelumnya pergi tanpa kabar selama dua tahun.


Xu Tian sendiri terus memperhatikan Qing Ling yang sedang tersenyum melihat ke arah lain.


" Cantik.."

__ADS_1


__ADS_2