Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch185-Situasi Di Ibu Kota Bing


__ADS_3

Setelah berjalan cukup lama, Xu Tian akhirnya melihat sebuah penginapan yang tidak jauh dari tempat dia saat ini.


Dengan langkah tenang Xu Tian menuju penginapan. Kemudian segera memesan kamar yang cukup besar untuk dirinya beristirahat.


Setelah membayar biaya penginapan, Xu Tian segera di antarkan menuju kamarnya.


" Terima kasih." Ucap Xu Tian dengan memberikan beberapa koin emas, kemudian segera masuk ke dalam kamar.


Di dalam kamar.


Xu Tian segera membersihkan diri, setelah tiga puluh menit kemudian Xu Tian telah rapih dengan menggunakan pakaian berwarna putih bercorak emas, Xu Tian melangkahkan kaki menuju tempat duduk yang ada di dalam kamarnya.


" Swusshh...." Shang Hai, Shang Gou dan Shang Lun muncul di dalam ruangan itu.


" Tuan muda." Sapa ketiganya dengan hormat.


" Aku memiliki tugas untuk kalian." Ucap Xu Tian, kemudian menjelaskan kepada mereka.


Xu Tian meminta mereka untuk mengawasi keadaan Ibu kota Bing, kemudian menjelaskan kepada mereka untuk membantu para Jenderal yang sebelumnya dia liat saat di hutan.


" Baik tuan muda, kami akan segera melaksanakan perintah tuan muda." Ucap Shang Hai, yang kemudian segera pergi di ikuti oleh kedua saudaranya.


Setelah kepergian mereka bertiga, Xu Tian segera merebahkan badannya untuk beristirahat.


Hingga tidak lama kemudian dirinya sudah masuk ke dalam dunia mimpi.


***********


Di tempat lain.


Bai Luan yang sedang mengawasi Ibu kota di kagetkan dengan tiga aura yang melesat begitu cepat.


" Siapa mereka." Batin Bai Luan, yang kemudian segera melesat mengikuti tiga aura tersebut.


Shang Hai, Shang Gou, dan Shang Lun menghentikan gerakannya.


" Sebaiknya kita berpencar agar lebih menghemat waktu." Ucap Shang Hai, yang kemudian di setujui oleh keduanya.


" Jika begitu kita akan bertemu di hutan yang sebelumnya di jelaskan oleh tuan muda."


" Baik."


" Swusshh...." Ketiganya segera melesat dengan Shang Hai ke arah Timur, Shang Lun ke arah Utara dan Shang Gou ke arah Barat.


Mereka akan berkumpul kembali di bagian Selatan ibu kota, dimana hutan yang sebelumnya menjadi tempat pertama Xu Tian tiba.

__ADS_1


Bai Luan yang melihat hal itu pun begitu penasaran dengan yang mereka lakukan.


" Siapa mereka sebenarnya." Ucapnya membatin.


" Sebaiknya aku pergi ke arah Timur." Kemudian segera mengikuti Shang Hai, karena dari yang di lihatnya jika Shang Hai yang mengatur kelompok itu.


" Swusshh...."


***********


Istana Kekaisaran.


Terlihat dua orang yang duduk saling berhadapan.


" Kaisar, lalu bagaimana jika hal ini membuat pihak kita menjadi lemah?"


Kaisar Bing Qing menggelengkan kepala dengan lemah. " Kita hanya dapat berharap kepada Bing Zhou."


" Apa tidak ada cara lain?"


" Aku tidak mengetahuinya dengan pasti, namun dari apa yang di jelaskan leluhur Bing jika dia memiliki kekuatan di atas ranah di dunia ini. Dan itu menjadi satu-satunya harapan kita."


Orang yang ada di hadapan Kaisar Bing pun terdiam, mereka berdua sedang mencoba mencari cara untuk menyelesaikan masalah yang sedang mereka hadapi.


Dari informasi yang sudah di dapatkan jika badai kali ini akan berdampak buruk bagi Kota Bing.


Kaisar Bing Qing mengkhawatirkan jika ada kekuatan luar yang akan memanfaatkan kejadian ini.


Saat mereka berdua sedang terdiam dengan pikiran masing-masing, datang seorang Jenderal yang memasuki ruangan itu.


" Salam Kaisar Bing Qing dan Jenderal utama." Ucap Jenderal itu dengan hormat.


" Jenderal Tou, ada apa?" Tanya Kaisar dengan penasaran.


" Mohon maaf karena telah menganggu waktu Kaisar dan Jenderal besar. Kedatanganku kesini ingin melaporkan jika telah ada seseorang yang melewati formasi." Jenderal tersebut menjelaskan tentang apa yang terjadi sebelumnya.


Setelah mendengar penjelasan dari sang Jenderal, Kaisar Bing Qing tersenyum.


" Aku yakin jika itu adalah dia." Ucapnya dengan senang, kemudian menatap Jenderal besar dan Jenderal Tou.


" Segera periksa Ibu kota, aku sangat yakin jika dia berada di dalam ibu kota."Kaisar Bing Qing memberikan perintah.


Jenderal Besar dan Jenderal Tou saling memandang satu sama lain, kemudian menganggukan kepala.


Mereka berdua pun segera berpamitan kepada Kaisar Bing Qing untuk melaksanakan perintah yang telah di berikan kepadanya.

__ADS_1


" Semoga saja apa yang di katakan leluhur benar, jika tidak mungkin Kota Bing akan berubah menjadi reruntuhan." Batin Kaisar Bing Qing, kemudian segera keluar dari dalam ruangan.


Selama ini Kaisar Bing telah berkorban banyak mengenai masalah yang terjadi setiap tahunnya ini. Namun untuk kali ini dirinya tidak yakin mampu menahan badai yang akan terjadi.


Badai ini sendiri terjadi setelah kepergian beberapa leluhurnya, dan kini hanya tersisa satu orang leluhur lagi yang sedang terluka akibat menahan serangan badai yang menurutnya begitu aneh.


Leluhur Bing pernah mengatakan jika sewaktu-waktu kota Bing dalam bahaya, maka mereka harus mencari orang yang di anggap nya mampu memecahkan teka-teki yang selama ini belum dapat mereka pecahkan.


Leluhur terdahulu pernah bertemu seseorang yang memiliki kemampuan di luar ranah kultivasi yang ada di dunia bawah ini, maka dari itu Kaisar Bing Qing meminta Bing Zhou untuk mencarinya.


Setelah mencari selama puluhan tahun, mereka sama sekali tidak menemukan jejak keberadaan orang tersebut, namun leluhur mereka sangat yakin jika orang itu tidak akan pergi meninggalkan benua ini.


Dari sini lah Bing Zhou mencoba masuk ke dalam makam kuno yang menjadi satu-satunya tempat yang belum mereka lakukan pencarian.


*********


Di tempat lain.


Xu Tian yang sedang tertidur tiba-tiba terbangun setelah mendapatkan pesan dari Bai Luan.


Dirinya segera melihat apa Informasi yang di berikan oleh Bai Luan.


Setelah mendengar apa yang di katakan oleh Bai Luan, Xu Tian hanya tersenyum dan menggelengkan kepala.


Kemudian menjelaskan jika dirinya telah meminta ketiga orangnya untuk ikut mengawasi ibu kota.


" Aku melupakan masalah ini." Ucap Xu Tian, kemudian segera memasukan kembali batu komunikasinya.


Setelah itu segera keluar dari dalam kamar menuju lantai dasar penginapan.


Saat dirinya baru saja tiba di lantai penginapan, Xu Tian dapat melihat raut wajah semua orang yang terlihat cemas.


" Sepertinya masalah yang tejadi begitu buruk, bahakan semua orang kini terlihat begitu khawatir."


" Tuan muda." Ucap seorang pelayan.


" Aku ingin memesan makan terbaik." kemudian segera menuju salah satu meja yang kosong.


Terlihat tiga orang pemuda yang sedang duduk tidak jauh dari tempatnya. Xu Tian pun segera memfokuskan pendengarannya agar dapat mendengar percakapan mereka.


" Apa sebaiknya kita pergi meninggalkan kota ini?" Ucap salah satu pemuda dengan cemas.


" Apa kau bodoh! Bahkan pihak Kekaisaran telah menutup semua gerbang yang ada." Ucap pemuda yang lainnya dengan kesal.


" Hais.., lalu kita hanya berdiam diri di tempat ini dan menunggu kematian datang menghampiri?"

__ADS_1


Xu Tian tersenyum tipis mendengar pembicaraan mereka. " Yang harus kita lakukan saat ini membantu pihak Kekaisaran dengan mematuhi apa yang sudah mereka katakan." Ucap Xu Tian menimpali, dengan nada sedikit keras.


Semua orang yang berada di lantai dasar segera menatap ke arahnya.


__ADS_2