Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch74-Kompetisi Kekaisaran 1


__ADS_3

Di tengah Arena.


" Baiklah, kami sudah membagi setiap lima kelompok yang akan bertanding terlebih dahulu. Silahkan untuk nama kelompok yang berada di di layar untuk naik ke atas arena pertempuran." Ucap sang wasit.


Terlihat sebuah layar besar yang menampilkan nama-nama setiap kelompok dari berbagai kekuatan yang mengikuti kompetisi.


Arena pertempuran sendiri terdapat tiga panggung yang sudah disediakan oleh pihak penyelenggara. tidak lama kemudian lima belas kelompok pertama yang segera naik ke atas.


" Entah memang sengaja atau memang hanya kebetulan." Batin Xu Tian yang melihat bahwa sekte-sekte besar tidak di pertemukan di awal pertempuran.


Terlihat semua kelompok telah bersiap-siap untuk melakukan pertempuran.


Di arena pertama, Sekte Abadi Langit melawan dua kelompok sekte menengah dan dua sekte kecil.


Begitupun di arena kedua dan ketiga, bagaimana Sekte Pedang Tunggal dan Sekte Awan hanya melawan Sekte menengah.


Sun Ming yang menjadi pemimpin Sekte Abadi Langit segera meminta rekan-rekannya untuk bersiap menyerang.


" Bersiaplah, saat ini kita menjadi incaran mereka semua." Ucap Sun Ming ke arah rekannya saat melihat keempat kelompok dari Sekte tingkat menengah dan kecil membentuk kelompok.


" Sun Ming, sebaiknya kalian menyerah! Karena bagaimanapun kalian tidak akan mampu melawan kami yang bersatu." Ucap salah satu anggota sekte menengah dengan sinis.


" Cih.. kalian semua tidak mempunyai malu, apa kalian pikir jika kalian bersatu dapat mengalahkan kami." Ucap Fen Bo tak kalah sengit.


" Hahaha.. jika begitu maka bersiaplah." Kemudian kelompok sekte menengah segera maju menyerang Sekte Langit Abadi yang di ikuti ketiga kelompok lainnya.


Melihat hal tersebut, Sun Ming masih bersikap tenang. " Wui Ling, Jun Kaibo segera buat energi pertahanan untuk menahan serangan mereka, biar aku bersama Fen Bo dan Hu Pian mencoba melumpuhkan mereka satu persatu."


" Baik." Ucap mereka berempat, kemudian Wui Ling dan Jun Kaibo segera membuat sebuah energi pertahanan.


Fen Bo dan Hu Pian segera maju menyambut serangan mereka yang paling lemah.


" Dhuaaarrrr...." Energi pertahanan yang di buat oleh Sekte Abadi Langit terus saja mendapatkan serangan bertubi-tubi.


" Sekarang!" Teriak Sun Ming.


Fen Bo dan Hu Pian segera menyerang ke arah kelompok Sekte kecil yang mempunyai kekuatan paling lemah.


" Menghindar!" Teriak Dao Ang dari Sekte Cakar Emas saat melihat serangan mengarah pada salah satu anggota sekte kecil.

__ADS_1


" Dhuaaarrrr..." Namun gerakan Fen Bo dan Hu Pian lebih cepat dari mereka, hingga akhirnya dapat melempar kedua anggota Sekte Kecil.


" B*jingan! Terus serang dan tetap fokus!" Teriak An Juang yang berkata sinis kepada Sun Ming sebelumnya.


Kemudian An Juang bergerak ke arah Fen Bo dan Hu Pian bersama rekanya yang lain.


" Cakar Emas!.." Sebuah tangan berbentuk Cakar berwarna emas pudar melesat ke arah Fen Bo dan Hu Pian. bukan hanya satu saja, bahkan tiga serangan karena An Juang menyerang bersama kedua rekannya.


Sun Ming yang melihat hal tersebut segera bergerak, namun baru saja ingin membantu kedua rekannya tiba-tiba sebuah serangan datang ke arahnya.


" Serangan sampah!" Teriak Sun Ming begitu marah, karena kelompoknya harus menghadapi empat kelompok lainnya.


Serangan yang di arahkan menuju dirinya dengan mudah di hancurkan. Dengan gerakan cepat Sun Ming mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanan.


" Pedang Api Langit! " Pedang Sun Ming bergerak dengan cepat ke arah atas, kemudian sebuah api muncul dan menghantam tiga orang sekaligus.


" Dhuaaarrrr...." Ketiganya terlempar dengan tubuh terluka karena terkena serangan Sun Ming, terlihat beberapa bagian tubuhnya terbakar.


Melihat ketiganya masih sibuk dengan Api yang berada di tubuh mereka, Sun Ming tidak menyianyiakan kesempatan dan langsung memberikan pukulan untuk melemparkan mereka dari dalam arena.


Sedangkan di arena pertempuran kedua dan ketiga, kini terlihat Sekte Pedang Tunggal dan Sekte Awan telah mendominasi pertempuran tersebut.


Sekte Pedang Tunggal sendiri menggunakan teknik berpedang mereka yang cukup menyulitkan lawan.


" Memang pantas di sebut sebagai sekte besar, bagaimana mereka mampu bekerja sama dengan cukup baik, dan memiliki teknik yang lebih tinggi." Ucap Xu Peng yang terus memperhatikan ke dalam arena pertempuran.


" Tetua pertama benar, mereka cukup merepotkan untuk klan kita. Semoga saja perwakilan Klan Xu mampu menghadapi mereka." Ucap tetua kedua klan Xu, Xu Chen.


Kembali ke arena, kini pertempuran di arena kedua dan ketiga sudah selesai. Sekte Pedang Tunggal dan Sekte Awan di pastikan masuk ke fase selanjutnya.


Sekte Langit Abadi kini sudah mulai kelelahan, dan terlihat lawan mereka kini hanya tersisa An Juang, Dao Ang dan kelima orang lainnya.


" Dao Ang, apa yang harus kita lakukan?" Tanya An Juang yang terlihat begitu kelelahan.


" Meski aku tidak yakin mampu mengalahkan mereka, tetapi setidaknya kita harus terus menyerang." Jawab Dao Ang.


" Teknik serta pemahaman dalam bertarung sekte menengah dan sekte kecil memang tertinggal oleh mereka sekte besar." Desah Dao Ang di dalam hatinya.


" Tetap fokus, saat mereka mulai lengah, kita akan langsung menyerang dengan kekuatan penuh yang kita miliki jika ingin maju ke fase berikutnya." Ucap Sun Ming melihat yang lainnya.

__ADS_1


" Aku sudah tidak mampu lagi, energi Qi ku sudah hampir habis seluruhnya." Ucap Jun Kaibo, karena sejak awal dia fokus untuk membuat energi pertahanan dan mencoba melindungi rekan yang lainnya.


" Kau pasti bisa untuk bertahan, setidaknya kita hanya memiliki satu kesempatan lagi untuk melakukan serangan penuh." Sun Ming mencoba menyemangati rekan-rekannya.


" Kau tenang saja, jika hanya mencoba bertahan untuk sementara waktu aku masih mampu."


Para penonton semakin tegang melihat ke arah arena pertama.


" Semoga saja Sekte Langit Abadi dapat bertahan." Ucap salah satu penonton.


" Kau benar, jika mereka tidak dapat melaju ke fase selanjutnya maka nama sekte mereka akan menurun." Timpal rekannya.


Di bangku khusus perwakilan sekte, Patriak Sekte Langit Abadi tetap tenang melihat semua yang terjadi, tetapi tidak di dalam hatinya yang begitu gelisah.


" Semoga saja mereka mampu bertahan." Batin Ling Chen, Patriak Sekte Langit Abadi.


Sedangkan Patriak dari sekte lainnya begitu berharap jika Sekte Abadi Langit tersingkir di babak penyisihan ini.


Karena bagaimanapun mereka semua berharap mendapatkan lawan yang mudah di fase selanjutnya.


Kembali ke arena. Saat ini Sun Ming dan yang lainnya tengah mempersiapkan diri untuk melakukan serangan terakhir yang mereka miliki, karena bagaimanapun tidak mudah melawan empat kelompok sekaligus dalam satu pertempuran.


Meski mereka semua hanya rata-rata berada pada Ranah Surga 6, tetapi mereka semua tetap menyulitkan bagi kelompok Sun Ming yang harus berhadapan dengan dua puluh orang sekaligus.


Dao Ang dan An Juang segera melesat maju menyerang ke arah kelompok Sun Ming.


" Formasi Cakar Emas! " Mereka berdua menyerang dengan teknik andalan yang di miliki sekte mereka, bagaiman sebuah cakar emas akan menjadi satu. Semakin banyak anggota yang menggabungkan teknik Formasi Cakar Emas maka semakin besar kekuatan nya.


Kelima orang yang tersisa pun ikut menyerang di belakang mereka berdua menggunakan teknik yang mereka miliki.


" Formasi Langit! " Teriak Sun Ming dan keempat rekannya. Sebuah energi terbentuk menjulang ke arah langit dan membungkus mereka.


" Dhuaaarrrr..."


" Krakk...." Formasi pertahan hancur tidak mampu menahan tujuh serangan secara bersamaan.


" Sekarang!" Teriak Fen Bo, lalu segera melesatkan teknik yang dia miliki dari energi terkahir yang dia punya. Begitupun Sun Ming dan lainnya yang juga mengeluarkan teknik mereka.


" Dhuaaarrrr...." Serangan Sekte Langit Abadi melempar ketujuh orang tersebut.

__ADS_1


Nafas mereka semua sudah tidak beraturan, namun tetap terus bergerak memukul ketujuh orang yang terlempar.


Hingga akhirnya Sekte Langit Abadi mampu memenangkan pertempuran tersebut dan melaju ke fase selanjutnya.


__ADS_2