Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Bab 275. Bertemu Dengan Klan Zhi


__ADS_3

" Swusshh....." Xu Tian, Feng Louzhi, dan Long Hei muncul di sebelah Utara Sekte Racun.


Dengan cepat mereka bertiga berjalan menuju tempat di mana gerbang teleportasi berada.


" Tuan muda," Ucap Feng Louzhi.


Xu Tian menganggukkan kepala, lalu berjalan lebih dekat ke gerbang teleportasi.


" Kekuatan spiritual di tempat ini sangat kejam. Selain memiliki energi hitam yang berhubungan secara langsung dengan bangsa Iblis, aku juga merasakan energi kematian dari darah-darah yang membasahi dunia ini terserap masuk ke dalamnya. Ternyata ini alasan mereka membuat gerbang teleportasi di setiap Benua. Bukan hanya untuk mengirimkan pasukan, tetapi juga menjadi tempat menyerap darah dari mereka agar segel yang saat ini menyegel Kaisar iblis menjadi melemah." Ucap Xu Tian dengan fokus memperhatikan gerbang teleportasi di depannya.


Penjelasan Xu Tian membuat Feng Louzhi dan Long Hei terdiam, pantas saja bangsa Iblis sama sekali tidak merasa takut akan kematian, dan akhirnya mereka berdua menemukan alasan di balik itu semua. Yaitu untuk membantu Kaisar mereka terbebas dari segel.


" Tuan muda, jadi apa yang harus kami lakukan?" Tanya Long Hei.


" Tugas kita saat ini hanya menyegel gerbang teleportasi. Dengan tersegel nya gerbang teleportasi, akan membuat gerbang ini tidak berfungsi, jadi kita tidak perlu menahan diri untuk membunuh mereka,"


" Kenapa kita tidak menghancurkannya?" Ucap Long Hei dengan mengerutkan keningnya.


Xu Tian menggelengkan kepala, kemudian menjelaskan hanya menghancurkan secara bersamaan lah gerbang teleportasi akan dapat di hancurkan.


Feng Louzhi dan Long Hei saling menatap. " Itu akan sangat sulit." Desah mereka berdua.


" Benar. Tapi tidak jika kita menemukan Kaisar Iblis dan menghancurkannya."


Feng Louzhi dan Long Hei menganggukan kepala.


Xu Tian kemudian meminta mereka untuk mundur beberapa langkah.


Swusshh....." Sebuah sajak kuno muncul dari kehampaan, energi berwarna emas secara perlahan menyatukan sajak-sajak kuno tersebut membentuk sebuah lingkaran yang sangat indah.


" Segel!"


" Swusshh...." Segel yang di buat oleh Xu Tian melesat ke arah gerbang teleportasi. Gerbang teleportasi mengeluarkan cahaya keemasan beberapa saat sebelum menghilang.


Setelah selesai, Xu Tian menatap Long Hei dan Feng Louzhi.


" Aku akan kembali ke Benua Timur. Kalian berdua tetap di sini untuk menyelesaikan beberapa hal sebelum kembali ke Benua Timur,"


" Baik tuan muda,"


" Saatnya kembali menemui yang lain."

__ADS_1


" Swusshh...." Mereka bertiga segera melesat menuju tempat Qing Ling dan lainnya yang sedang memulihkan diri.


******


Xu Tian, Feng Louzhi, dan Long Hei yang baru saja tiba di sambut dengan semua orang.


" Terima kasih atas kerja keras kalian. Tetua Xu Peng dan Xu Chen, bawa setengah pasukan untuk kembali ke Benua Timur. Sedangkan sebagian lagi tetap berada di sini bersama Feng Louzhi dan Long Hei," Ucap Xu Tian.


" Tuan muda, lal-..."


" Aku juga akan kembali terlebih dulu bersama Ling'er." Ucap cepat Xu Tian kepada Tetua Xu Chen.


Setelah membicarakan beberapa hal lainnya, Xu Tian dan Qing Ling lalu pergi meninggalkan semua orang untuk kembali terlebih dulu ke Benua Timur.


*********


Di kegelapan malam, Xu Tian dan Qing Ling terus bergerak dengan kecepatan tinggi.


Setelah berjalan cukup lama, tiba-tiba mereka berdua merasakan beberapa aura yang berada sekitar sepuluh kilometer.


" Gege..." Ucap Qing Ling.


" Kita akan mencoba memeriksanya,"


Mereka berdua kemudian tiba di tempat yang cukup gelap. Dengan menggunakan teknik ilusi untuk menghilangkan aura keberadaan, Xu Tian dan Qing Ling bersembunyi dan menjaga jarak dari tiga sosok yang terlihat cukup mendominasi.


Dari jauh, Xu Tian dan Qing Ling dapat melihat jika ketiga sosok itu seperti sedang mencari sesuatu.


" Apa yang sebenarnya mereka cari," Batin Xu Tian dengan terus fokus memperhatikan mereka.


Hingga beberapa saat kemudian, Xu Tian merasakan beberapa aura lain yang bergerak ke arah mereka.


Tiba-tiba salah satu dari ketiga sosok sebelumnya itu bergerak dengan melepaskan pukulan ke arah di mana beberapa sosok yang baru saja datang.


" Dhuaaarrrr...." Sosok pemuda yang baru saja datang bersama keempat pemuda lainnya terlempar dengan keras.


" Akh...." Pemuda itu kesakitan sambil memegang lengannya yang hancur.


" Tetua, apa yang tetua lakukan?" Teriak salah satu pemuda yang tak lain rekannya.


" Katakan di mana kalian menyembunyikan pusaka Klan?" Tanya salah satu tetua itu dengan intimidasi.

__ADS_1


" Tetua, kalian benar-benar telah menjadi penghianat! Di saat Klan sedang mengalami kekacauan, kalian malah fokus mencari pusaka Klan yang sedang di lindungi." Ucap pemuda itu dengan keras.


" Hahahha... Kalian hanya Klan sampah! Aku sama sekali tidak tertarik dengan Klan sampah itu."


Kelima pemuda itu menatap dengan menggelangkan kepala. " Pantas saja Patriak lebih mempercayai pusaka Klan kepada kami di bandingkan kepada kalian bertiga yang memiliki kemampuan lebih tinggi."


" Jaga bicaramu! Segera berikan pusaka itu, agar aku dapat bergabung bersama mereka dan mendapatkan sumber daya tingkat tinggi."


Kelima pemuda itu menggelengkan kepala. " Tidak akan pernah! Lebih baik kami mati dari pada harus kehilangan pusaka ini!"


" Baik, jika begitu kita bertiga akan membunuh kalian!" Tetua itu kemudian melesat melepaskan serangan tapak.


" Dhuaaarrrr...." Serangan tapak itu di tahan oleh seseorang, membuat tetua tersebut terlempar hingga belasan meter.


" Swusshh...." Xu Tian muncul di tempat itu dengan Qing Ling di sampingnya.


Melihat kehadiran mereka berdua, semua orang terlihat sangat kaget karena tidak merasakan aura apapun di tempat itu sedari tadi.


" Nak, siapa kalian yang telah lancang menyerang tetua Klan Zhi!" Teriak salah satu tetua dengan marah.


" Aku hanya kebetulan lewat dan tidak sengaja mendengar pembicaraan kalian," Ucap Xu Tian dengan tenang.


Kelima pemuda yang mendengar itu semakin khawatir jika Xu Tian dan Qing Ling juga menginginkan pusaka Klan miliknya.


Xu Tian tersenyum. " Tidak perlu khawatir, aku hanya tidak menyukai penghianatan. Jadi kalian tidak perlu merasa aku ingin merebut pusaka Klan yang sedang kalian lindungi." Ucap Xu Tian dengan ramah.


Salah satu pemuda itu memberanikan diri bertanya pada Xu Tian. " Tuan muda, jika kami boleh tau, siapa tuan muda dan nona muda?"


" Aku Xu Tian, dan ini tunanganku Qing Ling."


Kelimanya yang mendengar hal itu segera bersujud memberikan hormat.


" Tuan muda, tuan putri, mohon maaf karena tidak mengenali kalian berdua." Ucap kelimanya dengan ketakutan.


Xu Tian dan Qing Ling saling berpandangan.


Kemudian salah satu dari mereka segera menjelaskan tentang misi yang sedang mereka kerjakan saat ini.


" Tuan muda, saat ini kami di minta Patriak untuk memberikan pusaka Klan pada Istana Xufelong. Patriak berharap pusaka ini tidak jatuh pada orang yang salah." Pemuda dari Klan Zhi itu terus menjelaskan.


" Ketiga tetua penghianat ini sangat menginginkan pusaka Klan yang mampu menggerakkan hewan buas dalam jumlah yang besar untuk membuat kekacauan." Pemuda itu kemudian menghentikan penjelasannya.

__ADS_1


" Mengapa kalian mempercayai Istana Xufelong?"


" Tuan muda, kami semua telah mendengar bagaimana sepak terjang Istana Xufelong. Dan Patriak sangat yakin tuan muda adalah orang yang mampu menjaga pusaka ini."


__ADS_2