
" Swusshh....." Ledakan aura besar serta kacau keluar dari dalam tubuh sang Jenderal Iblis membuat tempat tersebut semakin mencekam dengan aura hitam pekat yang menyebar.
Xu Tian yang sedang menahan diri agar tidak menunjukkan kekuatan sesungguhnya hanya tersenyum. Saat dia mengeluarkan aura kekuatan miliknya yang sudah menembus ranah Immortal, Xu Tian khawatir akan menarik perhatian kekuatan lainnya, jadi dia sebisa mungkin untuk menahan diri.
Xu Tian yang tidak mau kalah, dengan menggerakkan tangannya dengan kecepatan angin, dia membuat formasi untuk mengurung Jenderal Iblis yang sedang bertranformasi.
" Benar-benar bodoh! Menggunakan pil transformasi secara paksa membuatnya harus bersiap untuk menghadapi kematian sendiri!" Ucap Xu Tian dengan pelan.
" Swusshh....." Sebuah sangkar berwarna emas muncul dari kehampaan mengurung Jenderal Iblis.
Jenderal Iblis yang sedang bertranformasi berteriak dengan marah.
" Kyiakkkkkkk...." Lengkingan suara Iblis terdengar melempar bangsa Iblis yang berada di sekitarnya.
" Dia benar-benar semakin kehilangan kendali dirinya sendiri." Xu Tian kemudian melepaskan Teknik pengikat jiwa, lalu mengalirkan ke dalam sangkar emas.
" Swusshh...." Xu Tian bergerak dengan kecepatan tinggi melempar sajak-sajak kuno pada bagian luar.
Hingga beberapa saat kemudian, Xu Tian dapat melihat Jenderal Iblis yang telah bertransformasi penuh.
Terlihat tubuhnya yang semakin besar dan tinggi, kedua bola mata yang sebelumnya berwarna merah kini berubah menjadi hitam dengan urat merah. Tubuh hitam dengan kuku yang memanjang.
Jenderal Iblis menatap ke arah Xu Tian dengan murka. " Hahaha...."
Xu Tian menggelengkan kepala saat melihat Jenderal Iblis yang telah kehilangan akal pikirannya.
" Swusshh...." Sebuah pedang muncul di tangan kanan Xu Tian.
" Dhuaaarrrr...." Tebasan pedang Xu Tian menembus Formasi sangkar emas dan mengenai Jenderal Iblis.
" Lemah!" Jenderal Iblis dengan menampar serangan Xu Tian.
Xu Tian tersenyum dengan terus melepaskan tebasan pedang ke arah Jenderal Iblis.
Hingga tiba-tiba serangan Xu Tian kini di baluti petir tanpa warna yang melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Jenderal Iblis.
Jenderal Iblis mendengus dengan malas, lalu melakukan hal yang sama dengan menampar serangan Xu Tian.
" Dhuaaarrrr...." Ledakan keras terjadi saat Jenderal Iblis mencoba menampar serangan Xu Tian.
" Booms...." Jenderal Iblis terlempar dengan tangan yang hancur.
Xu Tian segera melesat memasuki Formasi sangkar emas, dengan menggunakan langkah Dewa Naga, Xu Tian mengarahkan ujung pedang pada bagian mata.
" Crasshh....."
" Arghhh....." Teriak kesakitan dengan semburan cairan hitam yang keluar dari mata kanan yang tertusuk pedang.
__ADS_1
Xu Tian kembali mencabut pedangnya, lalu mengarahkan pada bagian mata sebelah kiri.
Raungan kesakitan dari Jenderal Iblis terus terdengar di tempat itu, membuat Bangsa Iblis yang sedang menahan tekanan dari aura yang di lepaskan Xu Tian menatap dengan bergedik ngeri.
" Sangat mengerikan!" Batin ratusan Iblis dengan lutut bergetar dan keringat dingin.
Xu Tian terus menusuk tubuh Jenderal Iblis di sekujur tubuhnya, hingga akhirnya dia melepaskan serangan Tapak Dewa Naga.
" Dhuaaarrrr....." Tubuh Jenderal Iblis hancur berubah menjadi kabut darah yang berwarna hitam pekat.
Terlihat cairan hitam yang mencoba bergerak pergi dari tempat tersebut, namun Xu Tian segera melepaskan api berwarna merah kebiruan.
" Swusshh...." Cairan tersebut lenyap di lahap api dengan ekstrem.
Setelah terbunuhnya Jenderal Iblis, Xu Tian mengeluarkan tombak Naga dari dalam tubuhnya.
" Whung....." Tombak Naga bergetar di udara.
" Hancurkan!" Teriak Xu Tian membuat Tombak Naga melesat dengan tajam ke arah ratusan bangsa Iblis.
Dengan kombinasi tombak Naga yang bergerak bersamaan dengan Auman Dewa Naga yang di lepaskan Xu Tian membuat tempat itu kini terlihat sebagai pembantaian.
" Roargh....." Teriakan Naga terus terdengar membuat bangsa Iblis kini perlahan lenyap.
Setelah setengah jam berlalu, kini tempat tersebut kembali tenang dengan kondisi di sekitarnya yang hancur berantakan.
Dengan menggunakan melepaskan beberapa sajak kuno, Xu Tian kemudian menggunakan serangan Tombak Sang Penguasa untuk menghancurkan Gerbang teleportasi tersebut.
" Dhuaaarrrr...." Ledakan keras terjadi melempar tubuh Xu Tian.
" Sangat kuat!" Batin Xu Tian yang mendapatkan serangan balik saat melepaskan serangan ke arah gerbang teleportasi.
Xu Tian kembali bangkit, lalu kembali mencoba menghancurkan gerbang teleportasi tersebut.
Setengah jam kembali berlalu, namun gerbang teleportasi itu seakan tidak mengalami keretakan sedikitpun.
" Bagaimana cara menghancurkannya?" Xu Tian membatin dengan mencoba mempelajari gerbang teleportasi tersebut dengan seksama.
Xu Tian terus mempelajarinya dengan serius. Hingga dia akhirnya mulai menyadari akan keanehan gerbang teleportasi itu.
" Aku mengerti. Gerbang teleportasi ini berhubungan dengan gerbang teleportasi yang berada di Benua lainnya. Jika ingin menghancurkan maka harus secara bersamaan. Sangat cerdik." Ucap pelan Xu Tian dengan menghembuskan nafasnya.
Karena tidak memiliki pilihan lain, akhirnya Xu Tian hanya menyegel Gerbang teleportasi tersebut menggunakan Formasi tingkat tinggi.
" Swusshh....." Sebuah sajak kuno muncul di kehampaan, energi berwarna emas secara perlahan menyatukan sajak-sajak kuno tersebut membentuk sebuah lingkaran yang sangat indah.
" Segel!"
__ADS_1
" Swusshh...." Segel yang di buat oleh Xu Tian melesat ke arah gerbang teleportasi. Gerbang teleportasi mengeluarkan cahaya keemasan beberapa saat sebelum menghilang.
Xu Tian lalu memberikan tanda di tempat itu agar nantinya tidak kesulitan untuk menemui gerbang teleportasi yang kini menjadi transparan hingga tidak terlihat.
Setelah selesai memasang formasi di tempat tersebut, Xu Tian kemudian segera melesat pergi. Sebelum pergi, dia tidak lupa membersihkan aura pertarungan yang sebelumnya terjadi.
" Swusshh...." Xu Tian melesat dengan kecepatan tinggi mencari tempat untuk memulihkan diri.
********
Di tempat lain.
Kilatan cahaya keemasan melesat melewati pohon-pohon yang menjulang tinggi di dalam hutan.
Hingga tidak lama kemudian, Xu Tian melihat sebuah sungai yang memiliki air terjun yang mengalir dengan sangat indah tidak jauh dari tempatnya yang saat ini.
Dengan segera Xu Tian melesat mendekat ke arah sungai air terjun tersebut.
" Swusshh...." Xu Tian turun di pinggiran sungai, matanya yang tenang menatap air jernih itu dengan tersenyum.
" Sebaiknya aku membersihkan diri terlebih dulu." Ucap Xu Tian yang kemudian membuka pakaian nya.
Setelah membuka jubah yang di pakai, Xu Tian segera melangkahkan kaki masuk ke dalam sungai yang sangat jernih dan menyegarkan itu.
Terpampang dengan jelas kulit mulus dengan lekukan tubuh yang terbentuk dengan indah di penuhi otot-otot yang kini terkena pancaran sinar matahari membuat sosok Xu Tian semakin mempesona dan tampan.
Xu Tian terus membersihkan dirinya dengan berendam di dalam sungai.
Hingga setengah jam kemudian Xu Tian berjalan ke arah batu yang berada di bawah air terjun.
Dengan tenang Xu Tian duduk di atasnya, kemudian menutup kedua matanya.
" Swusshh..... " Xu Tian mulai fokus berkultivasi untuk memulihkan tenaganya.
********
Di Dunia Jiwa.
Di Dunia Jiwa sendiri, saat ini Qing Ling, Xu Mei, dan Han Zishu sedang berlatih. Bai Hu sendiri berada di sebelah timur Dunia Jiwa mengawasi telur yang sebelumnya Xu Tian dapatkan.
Bai Hu terus memperhatikan telur tersebut dengan pandangan yang sulit di artikan.
Terlihat senyum yang terbit dari Harimau kecil itu yang sepertinya bahagia dapat melihat telur itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hayo... ada hubungan apa Bai Hu sama telur ini yak? 🤔
__ADS_1