
Benua Utara.
Pertempuran kini semakin pecah di berbagai titik yang ada di Benua Utara, pergerakan secara besar-besaran yang di lakukan Aliansi sekte aliran hitam memaksa pihak Aliansi putih dan pihak Kekaisaran begitu kewalahan.
Hingga akhirnya, Pasukan Istana Xufelong yang di pimpin satu Jenderal dan enam Komandan datang dengan membawa dua puluh lima ribu pasukan Langit dan Phoenix.
Setelah bergabungnya Pasukan Istana Xufelong, jalan pertempuran kini mulai dapat di kuasai dan memaksa Aliansi aliran hitam perlahan bergerak mundur.
Markas Pasukan Istana Xufelong Benua Utara.
Saat ini, Bai Luan yang baru saja pergi dari Istana Kekaisaran bersama Xu Jin dan Xu Lou akhirnya tiba.
Mereka bertiga segera masuk ke dalam, kemudian meminta beberapa ketua kelompok pasukan Langit maupun pasukan Phoenix untuk berkumpul.
Setelah menunggu beberapa saat, terlihat lima pemuda masuk ke dalam ruangan yang di tempati Bai Luan dan kedua saudara Xu Tian itu.
" Salam Jenderal Bai Luan, Salam Komandan Xu Jin, dan Xu Lou!" Ucap mereka berlima memberikan hormat.
Bai Luan mengangkat tangannya, sedangkan Xu Jin dan Xu Lou hanya tersenyum ramah menatap mereka.
" Ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian. Aku harap kalian berlima tidak keberatan untuk mengemban misi ini." Ucap Bai Luan membuka pertemuan tersebut.
" Jenderal tidak perlu khawatir, kami semua akan selalu siap menjalankan perintah." Ucap salah satu ketua pasukan Langit.
Bai Luan tersenyum mendengar ucapan mereka. Dia dapat melihat keyakinan dan keberanian yang terpancar dari kedua mata mereka berlima.
" Tetapi, sebelum kalian pergi aku ingin meminta satu hal kepada kalian. Kembalilah dengan selamat, semua anggota Istana Xufelong menunggu kehadiran kalian untuk bergabung kembali bersama kita semua." Ucap Bai Luan dengan tersenyum, semua hal yang berkaitan dengan misi sudah tertulis dengan jelas.
Xu Tian sebelumnya telah membuat peraturan yang harus mereka lakukan saat pergi menjalankan misi, hal itu sendiri Xu Tian titipkan kepada para Jenderal dan Komandan untuk menjaga dan meminimalisir kerugian pada Istana Xufelong.
Mereka berlima tersenyum, mereka sangat bahagia dapat bergabung dengan Istana Xufelong. Kekeluargaan yang terjalin, dan saling melengkapi satu sama lain.
Mereka yang sebelumnya bukan apa-apa, kehilangan keluarga, hidup sebatang kara dan banyak lagi kehidupan yang menyedihkan mereka rasakan.
Hingga akhirnya semua berubah setelah bergabung bersama Istana Xufelong. Meski sebagian dari mereka ada yang belum pernah melihat sosok pemimpin Istana Xufelong secara langsung.
Di Istana Xufelong sendiri telah berdiri dengan gagah patung Xu Tian, namun tetap saja mereka ingin melihatnya secara langsung.
" Jenderal, tanpa tetua minta kami akan berusaha semaksimal mungkin. Bagaimana juga, kami ingin melihat dan mengetahui secara langsung orang yang paling berjasa di kehidupan kami ini. Siapa lagi jika bukan Pemimpin Xu Tian." Ucap salah satu dari mereka yang di setujui oleh yang lainnya.
__ADS_1
Bai Luan menganggukkan kepalanya, lalu segera menjelaskan misi yang akan dia berikan kepada kelima ketua pasukan itu.
Kelimanya mendengar penjelasan dari Bai Luan dengan serius, tidak ada sedikitpun keraguan dari mereka semua.
" Apa kalian siap?" Ucap Bai Luan setelah selesai menjelaskan.
" Siap Jenderal!" Ucap kelimanya dengan tegas.
" Berangkat!"
" Swusshh...."
" Swusshh...."
Kelimanya menghilang dari tempatnya seperti angin yang berhembus.
Setelah kepergian mereka, Bai Luan menatap ke arah Xu Jin dan Xu Lou.
" Tetua, biar kami saja yang pergi ke bagian luar." Ucap Xu Jin yang di setujui oleh Xu Lou.
" Baik."
" Swusshh...."
**********
Di tempat lain.
Di Benua Selatan.
Feng Louzhi sedang berada di dalam ruangan tempat di mana Markas Istana Xufelong berada.
" Jenderal, mata-mata yang kita kirim menuju Sekte Racun mulai melaporkan adanya pergerakan yang mencurigakan." Ucap Han Xiao melaporkan kepada Feng Louzhi.
Feng Louzhi terdiam, lalu meminta Han Xiao menjelaskan secara detail.
" Mereka mulai melakukan pergerakan dengan membagi anggotanya menyebar ke beberapa kota di Benua Utara ini. Kami juga melihat beberapa tetua Sekte Racun yang pergi secara berkelompok." Han Xiao kemudian menjelaskan beberapa hal yang di ketahui.
Han Xiao sendiri adalah orang pertama yang di temui oleh Xu Tian, hingga akhirnya membawa Xu Tian, Feng Huang, dan Feng Louzhi yang pada saat itu baru kembali dari latihan menuju kediaman yang di tempati oleh seratus anak anggota pertama Istana Xufelong atau Faksi Naga Phoenix Langit.
__ADS_1
Feng Louzhi yang mendengar penjelasan dari Han Xiao, segera memberikan perintah untuk membagi pasukan yang dia bawa menuju kota-kota yang ada.
" Baik Jenderal, lalu...?"
" Tenang saja, saat ini beberapa Klan dan Sekte Aliran putih telah mengatakan siap membantu pihak Kekaisaran. Dengan adanya mereka, akan membaut kita lebih bebas melakukan pergerakan." Ucap Feng Louzhi menenangkan kegelisahan Han Xiao.
Misi yang di kerjakan mereka cukup banyak mengalami kesulitan, bahkan beberapa dari pasukan yang di bawa berhasil di ketahui dan pada akhirnya terbunuh.
Feng Louzhi sangat marah saat mengetahui hal itu, hanya saja dia terus menjaga pesan yang di sampaikan Xu Tian untuk tidak ikut bertarung.
Hal itu sendiri bukan tanpa alasan, Xu Tian mengetahui jika Feng Louzhi maupun Feng Huang tidak dapat mengontrol diri, akan membuat kekuatan lain yang berada di dunia atas mengetahui keberadaan mereka.
Jika itu semua terjadi, makan kekacauan yang lebih mengerikan akan terjadi di Dunia Kultivator.
Feng Louzhi dan Feng Huang sendiri sebenarnya tidak terlalu memperdulikan hal itu, namun dengan seiringnya waktu mereka menjadi pribadi yang berbeda dari sebelumnya.
Bagaimana sifat dan emosi mereka semakin terkendali. Tetapi itu semua tidak serta merta membuat Feng Louzhi dan Feng Huang menutup mata, karena bisa saja sewaktu-waktu mereka akan menunjukkan kekuatan sesungguhnya yang mereka di miliki.
Setelah menjelaskan beberapa hal lainnya, Han Xiao kemudian pergi dari hadapan Feng Louzhi.
Feng Louzhi sendiri masih terdiam di tempatnya, dia sedang memikirkan rencana yang akan di lakukan selanjutnya.
" Sepertinya aku harus melemahkan mereka menggunakan beberapa trik, sebisa mungkin membuat pergerakan mereka terhambat." Ucap Feng Louzhi yang kemudian menghilang dari tempatnya.
********
Di tempat lain.
Kilatan cahaya melesat dengan kecepatan tinggi membelah awan.
" Aku harus segera tiba di Istana Xufelong, setelah itu membawa beberapa pasukan untuk pergi menuju Benua Selatan." Ucap sosok itu yang tidak lain Long Hei.
Long Hei sendiri yang sebelumnya berada di Benua Utara, segera kembali ke istana saat Bai Luan mengambil alih kepemimpinan.
Hal itu sendiri menjadi rencana Feng Huang setelah mendapatkan kabar jika kekuatan musuh yang paling di takuti berada di Benua Utara.
Untuk Benua Timur sendiri tidak terlalu di khawatirkan, di sana ada Feng Huang dan puluhan ribu Pasukan Naga, Langit, Phoenix, dan Klan Xu yang siap menjaga.
" Swusshh.... " Long Hei menambah kecepatannya.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Like & Komentar...