Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch90-Kembali Dan Misi Rahasia Faksi


__ADS_3

Dengan jenis tubuh khusus yang di miliki oleh Xu Tian, dia mampu mempunyai Dunia Jiwa dengan adanya Tubuh khusus yang di sebut Tubuh Kaisar Langit saat berada di Ranah Immortall.


Namun berbeda dengan Xu Tian yang telah memiliki Dunia Jiwa saat berada di Ranah Dunia Fana, dengan bantuan Ling Tian sebelumnya, kini Dunia Jiwa milik Xu Tian telah berhasil di buka, hanya saja luas Dunia Jiwa lebih kecil dan energi Qi nya pun masih terbilang sangat tipis karena masih berada di Ranah Fana.


Ling Tian sebelumnya tidak ingin membantu karena takut terjadi kesalahan pada tubuh Xu Tian nantinya, namun setelah melihat kualitas yang di miliki Xu Tian sangat tinggi, dia pun memutuskan untuk membantunya.


Saat ini Xu Tian telah membangun beberapa bangunan di Dunia Jiwanya.


Terlihat tiga bangunan berdiri dengan tegak dan terlihat begitu mewah seperti istana para dewa.


Bagaimana di setiap bangunan memiliki kualitas yang sangat luar biasa, dengan adanya Patung Naga dan Phoenik yang menjulang tinggi di setiap halaman depannya.


" Aku sudah membuat dua istana dengan satu bangunan khusus untuk berkultivasi." Xu Tian berfikir sejenak.


" Aku akan menanamkan kedua istana dengan nama Istana Naga Langit dan Istana Phoenix Langit, dan untuk bangunan kultivasi aku namakan dengan Istana Langit." Ucapnya setelah berfikir beberapa saat.


Xu Tian kemudian memasuki Istana Naga Langit, terlihat bagian dalam di dominasi dengan warna emas serta gambar Naga yang membuat kesan di dalamnya penuh dengan wibawa serta ketegasan sang penguasa.


Sedangkan di Istana Phoenix Langit di dominasi dengan Warna biru muda dengan gambar Phoenix yang membuat kesan Kehangatan, ketenangan serta kelembutan.


Untuk Istana Langit sendiri tidak terlalu mencolok, meski begitu bangunan tersebut masih terlihat begitu mewah.


Xu Tian berniat menggunakan Istana Langit untuk berkultivasi, menyuling Pil, serta menyimpan segala sumber daya dan harta yang di milikinya.


Setelah melihat ketiga Istana, Xu Tian segera keluar.


" Lebih baik aku bercocok tanam terlebih dahulu, agar tanaman herbal yang aku miliki terus bertambah dengan adanya kebun tanaman herbal yang telah aku tanam di Dunia jiwa."


Kemudian Xu Tian segera mengeluarkan semua tanaman herbal yang dia miliki dari dalam cincin penyimpanan.


Terlihat banyaknya tumpukan tanaman herbal dengan berbagai jenis. Rumput kristal Es, Teratai tujuh warna, Ginseng merah dan Ginseng Es, Jamur bintik, Teratai Es, Teratai Api, hingga buah-buahan abadi dan masih banyak lagi jenis tanaman herbal yang lainnya.


Hingga beberapa jam telah terlewati, Xu Tian telah membuat sebuah kebun tanaman herbal dan buah-buahan abadi dengan begitu rapih.


" Hah.. Melelahkan juga melakukan hal seperti ini." Ucap Xu Tian melihat kebun yang telah dia buat, dengan penuh senyum dan bahagia.

__ADS_1


Karena sekarang dia tidak akan khawatir kehabisan sumber dayanya, lalu Xu Tian mencoba membuat Formasi agar kebun yang di buatnya dapat tumbuh dengan cepat.


Dengan Formasi ruang dan waktu yang telah dia kuasai, Xu Tian terus membuat segel tangan dengan kecepatan seperti angin.


Hingga beberapa saat kemudian Formasi Ruang dan Waktu telah selesai dia buat, hanya saja dirinya tidak dapat mengatur waktu berjalan dengan begitu cepat.


" Saat ini Ranah Kultivasiku masih rendah sehingga Formasi yang aku buat masih memerlukan waktu yang cukup lama untuk memanen hasilnya, tetapi tidak masalah, suatu saat nanti aku akan memperbaiki lagi."


" Sebaiknya aku segera keluar dari Dunia Jiwa, aku yakin mereka semua saat ini tengah mengkhawatirkan diriku." Ucap Xu Tian yang tidak bisa berlama-lama di dalam Dunia Jiwa, karena bagaimanapun semua orang akan mengkhawatirkan dirinya.


Untuk memasuki Dunia Jiwa, sebenarnya Xu Tian mampu menggunakan seluruh tubuhnya, hanya saja saat ini dirinya hanya masuk ke dalam Dunia Jiwa dengan jiwanya saja.


Di dalam barak.


Feng Louzhi yang sedang mengalirkan energi Qi kedalam tubuh Xu Tian dapat melihat tanda-tanda bahwa sang tuan muda akan sadar.


Hingga tidak lama kemudian Xu Tian membuka kedua matanya.


" Tuan muda." Ucap Feng Louzhi saat melihat kedua mata Xu Tian terbuka.


" Nak." Panggil Xu Yuan saat melihat Xu Tian telah sadarkan diri.


Xu Tian pun segera bangun dari posisi berbaringnya, kemudian tersenyum melihat ke arah Xu Yuan dan Feng Louzhi yang terlihat khawatir.


" Bagaimana keadaanmu Nak?" Tanya Xu Yuan yang kini sudah duduk tidak jauh dari Xu Tian.


" Ayah tidak perlu khawatir, karena aku baik-baik saja." Jawab Xu Tian menatap penuh kasih sayang kepada Xu Yuan.


Xu Tian dapat melihat bagaiman Ayahnya begitu mengkhawatirkan dirinya, dan Xu Tian yakin bahwa ayahnya belum istirahat setelah selesainya pertempuran.


Xu Tian kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Feng Louzhi.


" Berapa lama aku tidak sadarkan diri?" Tanya Xu Tian kepada Feng Louzhi.


" Tiga hari tuan muda."

__ADS_1


Xu Tian begitu kaget saat mendengar bahwa dirinya tidak sadarkan diri selam tiga hari.


Karena dirinya merasa hanya baru beberapa saat yang lalu dia bertarung kemudian jatuh pingsan tidak sadarkan diri.


Melihat putranya yang tidak percaya, Xu Yuan pun kemudian mengatakan bahwa apa yang di katakan oleh Feng Louzhi benar bahwa putranya sudah tidak sadarkan diri selama tiga hari.


" Jika begitu, maka kita segera kembali ke Istana. Aku yakin mereka semua mengkhawatirkan kita semua." Ucap Xu Tian karena merasa sudah terlalu lama dia berada di tempat ini.


" Kau tenang saja, para pasukan yang lainnya telah kembali terlebih dahulu, kini hanya ada kita bertiga beserta saudara-saudaramu yang lainnya." Ucap Xu Yuan mencoba menenangkan Xu Tian.


" Aku mengerti, tetapi ayah pasti lebih paham bagaimana sifat ibu." Xu Yuan sangat yakin jika ibunya pasti akan khawatir, meski sudah di berikan penjelasan namun Lin Hua tidak akan mudah mempercayai jika belum melihatnya secara langsung. Apalagi jika masalah tentang dirinya.


" Hais... Mengapa Ayah melupakan masalah yang begitu penting ini." Ucap Xu Yuan yang melupakan masalah istrinya yang akan sangat sensitif jika menyangkut putranya.


" Jika begitu segera bersiap untuk kembali sekarang juga." Ucap Xu Tian melihat Feng Louzhi.


Feng Louzhi mengerti dengan arti tatapan Xu Tian kemudian segera keluar dari dalam barak.


Setibanya di luar, Feng Louzhi segera mengumpulkan para anggota Faksi Naga Phoenix Langit.


" Long Hei." Panggil Feng Louzhi yang sedang berdiri di depan mereka semua yang tengah berbaris.


Long Hei hanya menganggukan kepala tanpa bertanya, karena dia sudah mengetahui apa yang akan di bicarakan oleh Feng Louzhi.


" Tetap berhati-hati, dan jangan pernah bertindak gegabah, tunggu perintah selanjutnya." Feng Louzhi memperingati mereka semua.


" Jendral, izinkan sebagian dari kami juga ikut dalam misi ini." Ucap Xu Feng menatap penuh harap.


Feng Louzhi mencoba berfikir sejenak, namun tiba-tiba terdengar suara Xu Tian di dalam pikirannya.


" Baiklah, jika begitu aku akan meminta bantuan kepada Xu Jin, Xu Lou, Xu Guang, dan Xu Cang untuk ikut dalam misi ini."


" Terima kasih jenderal." Ucap keempat nya dengan semangat.


" Jika begitu segera bergerak!" Ucap Feng Louzhi, kemudian mereka yang ikut ke dalam misi segera melesat dengan cepat.

__ADS_1


__ADS_2