Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch141-Pembicaraan Di Aula Keluarga


__ADS_3

Di tempat lain.


Saat ini Xu Tian telah tiba di ibu kota, tanpa membuang waktu lagi, dirinya segera menuju istana kekaisaran.


Hingga beberapa saat kemudian, Xu Tian kini sudah berada di depan gerbang.


" Tuan muda." Ucap salah satu Jenderal, saat melihat kedatangan Xu Tian.


" Jenderal Liu.."


" Syukurlah, tuan muda sudah kembali." Ucap Jenderal Liu menatap kehadiran Xu Tian dengan senang.


Awalnya Jenderal Liu dan para prajurit akan mencoba ikut membantu mencari Xu Tian, yang sudah hampir malam, namun tidak kunjung kembali.


Xu Tian tersenyum, menatap Jenderal Liu yang terlihat khawatir. " Maaf, karena telah merepotkan Jenderal." Ucap Xu Tian dengan tulus.


" Tidak tuan muda, tuan muda tidak merepotkan kami semua." Jawab Jenderal Liu yang merasa tidak di repotkan oleh Xu Tian, justru sudah menjadi kewajiban untuk dirinya melakukan hal itu, bagaimana pun, Xu Tian adalah tunangan Putri Kekaisaran Qing.


Xu Tian menganggukan kepala. " Jika begitu, sebaiknya kita segera menemui yang lainnya." Ajak Xu Tian.


" Mari tuan muda." Ucap Jenderal Liu mempersilahkan Xu Tian untuk berjalan terlebih dulu.


Kemudian mereka berdua pun memasuki istana.


*******


Di aula keluarga, kini semua orang tengah menunggu dengan cemas, karena beberapa jam yang lalu, mereka mendengar suara ledakan dan salah satu komandan melaporkan jika dirinya melihat sebuah cahaya jatuh dari langit.


Saat mendengar hal itu, semua orang semakin cemas, maka dari itu Kaisar Qing Jiang meminta Jenderal Liu untuk ikut mencari Xu Tian.


Bahkan Feng Louzhi pun pada saat itu merasa sangat gelisah, tidak seperti biasanya yang selalu bersikap tenang.


Saat semua orang sedang duduk dan menunggu kabar selanjutnya, tiba-tiba pintu aula terbuka.


Ceklek......


Terlihat Xu Tian muncul dari balik pintu, bersama Jenderal Liu yang berjalan di belakangnya.

__ADS_1


Melihat kehadiran Xu Tian, Lin Hua segera menghampiri putranya.


" An'er..." Ucap Lin Hua, yang langsung memeluk Xu Tian. Dirinya merasa sangat khawatir dengan keadaan sang putra.


" Ibu..."


" Apa kau baik-baik saja, apa yang terjadi? Mengapa kamu begitu lama kembali?" Ucap Lin Hua yang memberikan banyak pertanyaan kepada Xu Tian.


Melihat hal itu, Xu Yuan pun segera berdiri menghampiri istri dan putranya.


" Hua'er... biarkan An'er duduk terlebih dulu."


Lin Hua pun menatap ke arah suaminya, lalu menganggukan kepala.


Segera saja Lin Hua mengajak Xu Tian untuk duduk.


Xu Tian pun duduk di samping Ibunya, semua orang terus saja menatap ke arahnya.


" Ehemm... mohon maaf karena telah membuat kalian semua khawatir." Xu Tian dengan menatap semua orang yang ada di dalam ruangan.


" Tidak masalah nak, apa yang terjadi padamu? karena yang kami dengar dari Wuya dan Jingmi jika dirimu kembali terlebih dulu setelah pertarungan selesai." Ucap Lin Zuan, dengan penasaran.


Dirinya tidak ingin merahasiakan apapun itu kepada mereka yang sudah di anggap keluarga. Namun jika masalah ingatan yang tiba-tiba muncul di pikirannya, Xu Tian hanya akan menceritakan kepada orang tertentu.


Bukan karena tidak percaya, namun Xu Tian tidak ingin terlalu membuat semua orang menjadi kepikiran dan akhirnya terbebani.


" Saat aku akan kembali menuju istana kekaisaran, tiba-tiba aku merasakan energi yang tidak asing, bahkan aku selalu merasa jika ada seseorang yang terus saja memperhatikan diriku. Karena merasa penasaran, aku pun mencari asal energi dan aura itu, hingga akhirnya terjadilah..." Xu Tian terus menjelaskan apa yang dia alami saat akan menuju istana kekaisaran.


Dari dia menemukan sebuah goa, lalu terkena ilusi, terkena serangan jiwa, hingga hampir kehilangan kesadaran.


Semua orang pun dengan serius mendengarkan ucapan Xu Tian.


" Saat aku sudah mulai kehilangan kesadaran, tiba-tiba ada seseorang yang membisikan sesuatu kepadaku, hingga tiba-tiba aku merasakan sebuah energi yang begitu besar masuk ke dalam tubuhku. setelah itu aku tidak dapat mengingat jelas, hingga saat terakhir aku membuka mata dan mendapatkan beberapa ingatan serta informasi mengenai pecahan jiwa iblis yang tersebar di lima benua ini." Xu Tian menutup penjelasannya.


Setelah Xu Tian menyelesaikan penjelasannya, semua orang sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.


Hingga suara Xu Tian menyadarkan mereka.

__ADS_1


" Maka dari itu, aku akan tetap pergi esok hari. Dan aku minta untuk kalian semua untuk berhati-hati.." Xu Tian kemudian menatap ke arah Feng Louzhi, yang juga sedang menatap ke arahnya. " Louzhi, bantu semua orang agar dapat meningkatkan kekuatannya dengan cepat, tetapi harus tetap berhati-hati, jangan sampai pondasi milik mereka menjadi lemah, dan hanya akan berakibat fatal pada tubuh mereka."


Feng Louzhi menganggukan kepala dengan hormat. " Tuan muda tidak perlu khawatir, aku akan melakukan tugas yang tuan muda berikan dengan sebaik mungkin. Dan aku juga mendapatkan kabar dari saudara Huang, jika pasukan kita sedang menuju tempat yang akan kita bangun menjadi tempat Sekte kita nantinya."


" Lalu bagaimana dengan yang lainnya?"


" Mungkin setelah saudara Huang datang, dan saudara Hei kembali, aku akan segera pergi menuju rumah lelang untuk menyelesaikan perintah yang tuan muda berikan."


Semua orang hanya diam mendengarkan mereka berdua berbicara, Kaisar Qing Jiang dan Permaisuri Yan Li Wei begitu penasaran dengan hal yang akan di lakukan oleh Xu Tian.


Jika Xu Yuan dan Lin Hua, maupun kakek dan nenek Xu Tian sendiri sudah mengetahui apa yang sedang di rencanakan oleh Xu Tian, mereka mengetahui hal itu dari para saudara Xu Tian yang lainnya.


" Bagus, jika begitu lakukan sebaik mungkin, aku tidak dapat memastikan kapan aku kembali, namun jika terjadi sesuatu yang mendesak, segera kabari diriku." Ucap Xu Tian, lalu menatap ke arah Kaisar Qing Jiang yang terlihat bingung.


" Emm..." Xu Tian bingung ingin memanggil Kaisar Qing Jiang apa.


" Kau sudah dapat memanggilku dengan sebutan Ayah mertua saja nak." Ucap Kaisar Qing Jiang terkekeh pelan.


Xu Tian menggaruk belakang kepalanya, semua orang pun tersenyum melihat tingkah konyol Xu Tian yang sangat jarang dapat mereka lihat.


" Baiklah, Ayah mertua tidak perlu bingung dengan apa yang aku katakan tadi bersama Feng Louzhi, kita masih memiliki banyak waktu untuk berbincang-bincang kecil." Ucap Xu Tian dengan tersenyum.


Mendengar hal itu, semua orang menatap Xu Tian dengan bingung. Bukankah beberapa saat yang lalu Xu Tian mengatakan jika dia akan pergi esok hari.


Xu Tian tersenyum menatap semua orang yang ada di dalam ruangan.


" Ayah mertua, bisakah Aya mertua meminta para jenderal untuk keluar dari ruangan ini. aku ingin menunjukkan sesuatu kepada kaisar dan keluargaku." Ucap Xu Tian melalui telepati.


Kaisar Qing Jiang pun manganggukan kepala, karena merasa penasaran dengan sesuatu yang akan di tunjukan oleh Xu Tian, Kaisar Qing Jiang pun segera meminta Jenderal kekaisaran untuk keluar.


Hingga akhirnya, kini hanya tersisa Kaisar Qing Jiang dan keluarga, bersama Xu Yuan dan keluarga Xu Tian lainnya, bersama dengan Feng Louzhi.


" Swushh...." Xu Tian membawa semua orang yang ada di dalam ruangan masuk ke dalam dunia jiwa.


Setelah memasukan semua orang ke dalam dunia jiwa, Xu Tian pun segera membuat segel di dalam ruangan itu, lalu segera menyusul yang lainnya.


" Swushh...." Tubuh Xu Tian lenyap, masuk ke dalam dunia jiwa.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Maaf Update nya masih berantakan, tapi aku akan usahakan agar dapat Update seperti sebelumnya. See You..


__ADS_2