
Mungkin tuhan punya rencana nya sendiri
tapi terkadang ada sebahagian orang yang nekat membuat rencananya sendiri.
kau tahu terkadang rencana itu bisa jadi tampak indah
tapi terkadang rencana itu bisa jadi tampak mengerikan
yang mengerikan mungkin terdengar culas,tapi terkadang itulah satu-satunya cara untuk mencapai sebuah keberhasilan
Aroma pagi tercium manis dibalik hitung bii,dia fikir aroma ini hampir mirip seperti aroma di rumah nya dulu, sesekali dia menarik nafasnya pelan.
tiba-tiba pagi-pagi sekali terdengar keributan yang memekakkan telinga,bii masih menggeliat didalam selimut nya,dia fikir ini masih terlalu pagi bahkan mungkin belum jam 6 pagi.dia fikir siapa yang membuat kebisingan di jam segini.
brakkkk
terdengar pintu kamar dibuka dengan paksa, tiba-tiba dia merasa seseorang naik ke atas kasurnya kemudian membuka selimut nya dengan paksa
seorang gadis tampak terpaku menatap bii dalam beberapa waktu,tidak lama dia seperti tersadar dari keterkejutan nya
"siapa gadis ini?"
terdengar teriakan melengking di sepanjang penjuru kamar
bii yang masih mengantuk berlahan membuka bola matanya, beberapa kali dia mengedipkan matanya berusaha untuk membiasakan sinar lampu yang cukup menyilaukan pemandangan.tampak seorang gadis dengan dandanan norak bicara ke arahnya,gadis itu menatap nya untuk beberapa saat kemudian terlihat marah
gadis itu mengumpat dalam hati,dia fikir kenapa ada perempuan secantik ini dikamar zuu,dan kenapa dia dengan bodohnya masuk ke dalam kamar ini dan berfikir zuu yang ada di atas kasurnya
bii tampak Sama sekali tidak mempedulikan gadis itu,dia segera bangun dari tidurnya kemudian membuka cepat pintu kamar yang tertuju ke arah teras
"apa kau bisu?"
gadis itu tampak kesal karena gadis itu sama sekali tidak mempedulikan dirinya
bii masuk ke kamar mandi yang terletak disisi kanan kamar,dengan cepat dia membersihkan wajahnya kemudian meraih handuk kecil yang ada di pinggir kasur
"yakkkk"
__ADS_1
gadis itu merasa sangat geram,dia benar-benar ingin memukul gadis yang ada dihadapannya itu
"ada apa ini?"
zuu tampak muncul dari arah pintu depan, terlihat dengan jelas jika laki-laki itu baru selesai mandi,masih menggunakan kimono mandinya dia tampak menatap tajam ke arah perempuan itu
"zuu"
perempuan itu tampak merengek, kemudian melesat mendekati zuu
"don't touch me,aku tidak suka kamu menyentuh ku dalam keadaan mabuk"
zuu bicara sambil mengangkat sedikit tangannya,dia berusaha menghindari tubuh gadis itu dari tubuhnya
gadis itu berhenti, kemudian tampak kesal
"aku tidak mabuk"
dia berdusta seakan-akan laki-laki dihadapan nya itu tidak mungkin tahu
"siapa gadis itu?"
alih-alih menjawab zuu melesat pergi meninggalkan gadis itu menuju ke lantai bawah untuk sarapan
"zuu"
dia berteriak kesal, mengikuti langkah zuu turun ke bawah menuju ke arah meja makan
"zuu,siapa gadis itu? pacar mu? atau jalang mu?"
dia ingin marah tapi tiba-tiba dia menghentikan langkahnya
zuu sudah berdiri tepat dihadapan nya, sedetik kemudian tangan laki-laki itu menggenggam erat wajah nya
"kau tahu? aku paling tidak suka ada seseorang yang terlalu sibuk mengurusi urusan ku.siapapun yang bersama ku,itu adalah urusan ku"
suara zuu terdengar begitu dingin dan datar, kemudian dia melepaskan tangannya dari wajah gadis itu
__ADS_1
dari arah tangga bii menatap dalam diam tindakan zuu pada gadis itu,dia tampak tidak bergeming beberapa detik kemudian melesat ikut turun menuju ke arah dapur
gadis itu tampak masih terkejut dengan tindakan zuu,dia mematung beberapa saat kemudian tersadar.melihat bii berjalan ke arah dapur kemudian mengambil sebotol air minum di dalam lemari pendingin membuat nya menggeram kesal
bii minum secara berlahan, setelah itu meletakkan gelasnya seperti tanpa dosa.lantas melesat pergi meninggalkan 2 sosok manusia itu di dapur begitu saja.
zuu mengambil teko berisi teh kemudian menuangkan nya didalam cangkir teh,dia fikir pelayanan perempuan itu telah menyiapkan sarapan mereka,tapi tidak tahu perempuan hampir paruh baya itu ada dimana.
"kau kasar sekali"
gadis itu bicara cepat dengan ekspresi sedih
"beberapa waktu tidak bertemu aku fikir kamu berubah, ternyata kamu tetap dingin dan tidak berperasaan seperti dulu"
setelah berkata begitu,gadis itu meninggalkan zuu dengan perasaan kesal
dia fikir dia harus mencari cara mengubah rencananya,membuat laki-laki itu bertekuk lutut dan tidak dapat melepas kan dirinya
ketika gadis itu melewati pintu depan tampak pak Agus dan pelayanan perempuan itu masuk dari luar
"tuan"
laki-laki dan perempuan itu bicara bersamaan sambil menunggu perintah
zuu melirik jam yang terletak di dinding, kemudian dia menatap arah tangga atas
"bi Meri,pastikan dia turun sebelum jam 7"
perempuan yang dipanggil namanya Meri itu mengangguk cepat, kemudian berjalan cepat menuju ke arah tangga
sedangkan pak Agus masih menunggu instruksi
"kita akan pergi kelokasi hari ini,pak"
setelah berkata begitu,zuu segera duduk di atas kursi makan
"baik tuan"
__ADS_1
pak Agus menjawab cepat kemudian segera beranjak pergi dari hadapan zuu