
Aku pada akhirnya berkelana melewati banyak waktu
menunggu hari dimana melihat banyak semua orang bergelimpangan jatuh
satu kali itu terjadi jangan kecewa ataupun bahkan marah pada ku
karena rasa pedih mu nanti belum seberapa
dibandingkan rasa pedih ku
*****
Sejenak bii mengintip dari arah jendela atas, memastikan jika zuu benar-benar sudah pergi dari rumah menuju ke kantor nya,dia memasang headset bluetooth nya berlahan kemudian bicara pada seseorang
"Bagaimana?"
tanya nya kemudian,dia enggan melirik kekiri kekanan karena takut laki-laki itu lebih cerdik daripada diri nya, memasang cctv atau alat menyadap suara di sekitar ruangan kamar mereka
"aku masih memeriksa nya"
terdengar suara sahutan dari sana,itu adalah suara Alan, laki-laki itu tampak masih marah padanya
"Hmm."
bii hanya menyahut pelan,dia fikir sejak kejadian hari itu hubungan mereka menjadi sedikit menjauh
"jangan libatkan perasaan di sini,Alan"
ucap bii kemudian,dia mencoba bicara sehalus mungkin agar tidak membuat Alan tersinggung
"aku sudah melupakan nya"
jawab alan Kemudian
"maafkan aku"
bii bicara pelan sambil menggigit bibirnya sejenak, dia bersandar di dinding sambil memejamkan matanya
"tidak ada penyadap disana,tapi dia meletakkan cctv tersembunyi di sana,di sisi kanan arah pintu masuk dan sisi kiri atas walk in closed"
alih-alih menjawab Alan dengan cepat bicara
"lalu?"
bii bertanya cepat
__ADS_1
"aku akan memanipulasi kameranya,mungkin ini hanya bertahan tidak lebih 10 menit,jadi bergerak cepat untuk mencari nya"
bii menarik nafasnya panjang,melirik ke arah jam tangannya
"aku akan memulai nya dalam 1menit"
"Hmmm.."
bii berdehem cepat
*****
"apakah David sudah kemari?"
zuu bertanya cepat ke arah perempuan yang ada dihadapannya
"sudah tuan"
perempuan itu menjawab cepat
"dia meletakkan berkasnya di atas meja tuan"
zuu hanya mengangguk,dalam hitungan detik
melesat masuk ke dalam ruangannya,dia melihat amplop berwarna coklat diletakkan di atas meja kerjanya,dalam langkah cepat dia meraih amplop tersebut tapi tiba-tiba seseorang manyeruak masuk ke dalam ruangannya
Nayla bicara cepat sambil tersenyum senang
"hey"
zuu kelihatan terkejut, meletakkan kembali amplopnya lantas dengan cepat merentangkan tangannya
"aku fikir kau tidak akan merindukan kakak mu"
Nayla memeluk tubuh zuu cepat, memejamkan matanya beberapa saat sambil menikmati aroma wangi kakak nya itu
"ahhhh aku sangat merindukanmu,kak"
zuu menepuk-nepuk hangat punggung Nayla,kemudian mencium kepalanya dalam
"apa ada sesuatu yang terjadi?"
zuu bertanya sambil menatap dalam bola mata adiknya itu
Nayla menampakkan barisan giginya yang putih
__ADS_1
"tidak ada"
zuu tersenyum kecil
"kau tidak bisa membohongi ku"
seketika wajah nayla memerah
"kau selalu ingin tahu"
setelah berkata begitu nayla berputar lantas duduk di atas kursi sofa
"kapan aku bisa pulang kerumah? aku sama sekali belum melihat kakak ipar,apakah dia cantik?"
Nayla bertanya sambil menggoda,dia mendapat kabar dari sekretaris kakaknya jika zuu sudah menikah setelah kembali dari Palembang dan itu sangat mendadak sekali.mereka tidak pacaran bahkan tidak merencanakan membuat pesta besar,katanya itu permintaan gadis yang dia panggil kakak ipar itu
"apa terjadi sesuatu di Palembang?"
tiba-tiba Nayla menatap wajah kakak nya itu penuh curiga
zuu mengacak-acak rambut Nayla pelan
"kau ini selalu saja ingin tahu"
"itu karena kita sama, sama-sama selalu ingin tahu"
Nayla terkekeh
"pulanglah nanti malam,kamu bisa menginap jika mau"
Nayla membulat kan matanya,tampak bola matanya bersinar-sinar senang
"baik"
zuu melirik ke arah jam tangan nya
"aku fikir harus pergi sekarang,tunggulah disini hingga jam makan siang"
Nayla mengangguk-angguk cepat
"ya ya ya aku akan menunggu"
setelah kakak nya pergi berlalu,Nayla tampak berkeliling mengitari seluruh ruangan untuk melihat-lihat, tiba-tiba sesaat matanya menatap amplop berwarna coklat yang tergeletak di atas meja.awalnya dia tidak begitu peduli tapi entah kenapa hati kecilnya seakan memaksanya untuk membuka nya,karena penasaran akhirnya dia membuka isi amplop itu secara berlahan.seketika dahinya berkerut,dia fikir untuk apa kakak nya mencri daftar nama penumpang sebuah penerbangan,dia mencoba menarik semua isi amplop itu dan mencoba membacanya satu persatu, tiba-tiba beberapa foto terjatuh.nayla menjongkokkan tubuhnya untuk meraih foto-foto itu,seketika mata nya membulat dia fikir kenapa ada foto Alan disana dan seorang gadis cantik disampingnya.nayla dengan cepat memeriksa barisan nama penumpang disana,dan terdapat nama Alan disana,dengan buru-buru Nayla mengambil lembaran yang terdapat nama Alan dan memasukkannya kedalam tasnya
*Apa kakak menyelidiki ku?*
__ADS_1
Nayla bertanya dalam hati sambil menggigit bibirnya pelan