Landless Sky (Langit Tak Bertiang)

Landless Sky (Langit Tak Bertiang)
Almost Over


__ADS_3

Begitu namanya disebut oleh zuu, Seketika rahangnya mengeras. dia seakan-akan telah bersiap untuk menghabisi laki-laki muda dihadapan itu, dengan menarik pelatuk pada pistolnya secara berlahan


3 pengawal Sam berdiri terpisah dibelakang nya,di sisi kiri serta kanannya.


Zuu menatap tajam bola mata Sam, begitu terdengar sam mulai menarik pelatuk pistol nya, dengan gerakan cepat dalam hitungan detik dia merosot ke arah bawah melewati bagian se lang ka ngan sam dan memutar tubuhnya dengan cepat lantas menerjang punggung sam


doorrr


Sam tersungkur ke lantai


suara letusan memenuhi kabin pesawat jet, sasaran tanpa sengaja mengenai pengawal Sam yang posisi berdiri nya tepat di belakang zuu tadi.


2 pengawal lainnya langsung bergerak mengeluarkan pistol mereka,zuu dengan cepat menghantam salah satu dari mereka dengan kaki kanannya, kedua tangannya mencoba memutar tubuh pengawal satu nya lagi dan menembak kan tubuhnya dengan pistol yang ada di tangan pengawal itu sendiri


"Brengsek"


Sam tampak marah


zuu dengan cepat mengeluarkan pistol dari pinggangnya sendiri, melesat lari menuju ke arah pintu depan pesawat, seseorang tiba-tiba masuk menyerang dengan 1 tembakan, zuu langsung masuk ke sisi pintu, melumpuhkan tangan orang itu dengan gerakan cepat.


Sam dengan gerakan cepat mengokang pistolnya kemudian menarik pelatuk nya, tapi zuu dengan gerakan cepat menarik seorang pia yang lagi-lagi baru masuk lewat pintu depan pesawat


Dooorrr


tembakan Sam tepat mengenai orang tersebut


zuu masih memegangi tubuh orang tersebut, mundur beberapa langkah hingga sampai pada titik pintu, melihat kondisi didepan Kemudian langsung membuang orang tersebut ke lantai, melesat pergi keluar dari sana dengan gerakan cepat, diikuti Sam yang mencoba mengejar langkah zuu.


Beberapa orang yang berada di depan pesawat ikut mencoba mengejar zuu


"Tangkap bajingan itu hidup-hidup"


teriak sam


"Ini waktu nya"


ucap zuu cepat dari arah jam tangannya


dia berjalan menuju ke sebuah mobil sport yang ada di hadapannya kemudian dengan cepat melesat dari sana


Sam yang melihat zuu pergi dengan segera meraih mobil yang ada di sisi jet pribadi nya, menancapkan gas nya dengan kekuatan penuh diikuti oleh anak buah lainnya dari arah belakang mengikuti zuu.


Adu tembak kembali terjadi beberapa waktu,. mobil mereka saling menjaga jarak dan kekuatan nya.


cukup lama hingga akhirnya mereka masuk ke sebuah kawasan gudang tua, mobil zuu telah terparkir di depan sana


"Brengsek"


maki Sam


"Temukan dia hidup-hidup"


teriak nya kesal ke arah para anak buahnya


"Kemana kau ingin melarikan diri, Zu"


Sam tampak menggeram kesal


Disisi lain zuu tampak berdiri di sebuah bangunan kosong menghadap ke arah Utara, menunggu ke datangan Sam dan anak buahnya agar masuk ke dalam sana


'Oh suck"


umpat zuu pelan, menyentuh perut sebelah kanannya, tanpa dia sadari jika darah telah mengalir dari sana


"Apa terjadi sesuatu zuu? Tim akan bergerak begitu mereka masuk"


terdengar seseorang bicara melalui earphone di telinga zuu


"Bukan masalah besar, hanya kesalahan kecil"


ucap zuu pelan


"Kau disana zuu?"


terdengar suara Sam yang menyeruak masuk ke dalam bangunan kosong itu

__ADS_1


zuu mencoba menarik nafasnya dalam, dengan cepat keluar dari tempat nya


"Kau benar-benar menginginkan ku seperti nya, Sam"


zuu bicara sambil menyeringai, dia masih tetap dengan gaya santainya, mengambil rokok nya serta pamatik nya, menghidupkan rokoknya Kemudian menghisap nya dalam


Sam menggerakkan tangannya, memerintahkan Beberapa orang untuk masuk mendekati zuu


"Apa kau tidak merindukan perempuan yang telah membuat mu patah hati sam?"


tanya zuu tiba-tiba


"Apa?"


"Hingga membuat mu bertemu dengan adik mu"


"Perempuan yang dikhianati oleh teman mu sendiri? istri Haikal, aliana, apa kau tidak merindukan nya?"


ucap zuu lagi


Sam tampak tidak bergeming


"Dia masih hidup"


ucap zuu sambil terus menghisap rokoknya dalam


"Dia dalam perjalanan kemari"


seketika Sam kehilangan kata-kata, dia fikir kenapa anak ini terlalu banyak tahu soal Dirinya.


"Kau sedang membuat teka-teki silang dengan ku zuu"


alih-alih menjawab kata-kata Sam, zuu kembali melanjutkan kata-katanya


"Akan aku beritahukan kau tentang sebuah rahasia"


"Sebelum dia menikah dengan Haikal, dia telah hamil 6 Minggu"


"Apa?"


Sam menatap zuu dengan tatapan tajam


"Dia sangat mirip dengan mu"


'Kau bilang apa?"


baru Sam akan bertanya tiba-tiba seseorang masuk dari arah pintu masuk, menembakkan anak buahnya secara bergantian, saat beberapa orang mencoba menyerang zuu, dengan cekatan zuu mencoba menangkis serangan, menarik pistol milik ya dan menghantam beberapa orang dengan senjatanya


"Kau menjebak ku?"


Sam tampak menggeram


seketika bola mata zuu membulat saat tahu siapa salah satu yang masuk kedalam


"Kenapa kau ada disini?"


Yang ditanya malah tidak menjawab, mengacungkan pistol nya tepat ke arah anak buahnya Sam


Doorrr


setelah itu berlarian mendekati zuu


"Kau terluka"


"Siapa yang mengirimkan bocah ini kemari?"


zuu tampak marah dari balik jamnya


"paman?"


teriak zuu kesal lagi, dia fikir kenapa Alan ada disini


"Berhenti memandangi ku sebagai musuh, kita sedang berada di pihak yang sama"


Alan bicara Kemudian menghajar salah satu anak buah sam

__ADS_1


kilatan amarah muncul dari balik mata Sam, secara refleks menarik pistol nya tepat mengarah ke arah alan


"Tidak"


zuu dengan cepat mengejar langkah alan


"Tidak, Sam"


zuu dengan cepat lari ke arah Alan, Alan yang siap mengacungkan pistol nya ke arah Sam degan cepat di rebut zuu


"Tidak"


Doorr


sebuah ledakan terjadi, bagaikan sebuah kilatan petir di malam hati, semua tampak terjadi secara tiba-tiba


"Zuu... apa yang kau lakukan?"


Alan tampak terkejut, zuu memagari dirinya dengan tubuh zuu, merebut pistolnya dan Sam secepat kilat telah menembakkan pistolnya tepat mengenai punggung dan menembus ke dada zuu


Alan dengan cepat meraih tubuh zuu


"Dia ayah mu, kau tidak bisa membunuhnya"


seketika tubuh Alan gemetaran, Sam tampak terkejut dengan ucapan zuu


"Apa?"


"Zuu....Alann... "


sebuah teriakan menggema di seluruh ruangan, lari melesat ke arah Alan, melewati sam dan dengan cepat meraih tubuh zuu


Aliana?"


Sam mundur beberapa langkah


"Kau masih hidup?"


Sam tampak terkejut melihat sosok aliana, dia terus mundur beberapa langkah hingga akhirnya Beberapa orang meraih tubuh sam


"Apa yang kau lakukan? apa yang kau lakukan zuu?"


aliana berteriak panik


dengan posisi duduk,zuu tampak berusaha menahan 2 tembakan yang melesat di tubuhnya. perut sisi kanan dan punggung yang hampir menembus ke arah dada nya. Alan mencoba menahan tubuh zuu didepan nya


tampak para polisi telah memenuhi ruangan,semua orang yang tersisa tertangkap satu persatu


"Bukankah ini setimpal?"


tanya zuu pelan


"Jangan biarkan putra mu mengotori tangan nya, bibi. Dia tidak boleh membunuh ayah kandung nya sendiri"


Alan tampak diam


"Berjanjilah pada ku Alan, jaga bii dan nayla dengan baik"


dalam seumur hidup Alan selalu tampak tegar, kali ini amarah dan rasa bersalah nya berkumpul menjadi satu, untuk pertama kalinya dia tahu artinya terluka dan kecewa


"Rasanya lelah sekali"


ucap zuu pelan, Kemudian mulai menutup matanya


"Zuu....."


teriakan aliana memenuhi seluruh ruangan


bersamaan para dokter dan perawat berpakaian serba putih datang meraih tubuh zuu, seluruh waktu seakan bergerak tanpa suara.alan masih mencoba menyentuh tubuh zuu yang telah di penuhi oleh darah, ini untuk pertama kalinya Alan menangis tanpa sebab, dia baru sadar telah menghancurkan hidup orang-orang yang salah.


"Bangunlah, aku bagaimana menjelaskan pada Bii jika dia pulang nanti, zuu"


Kita hanyalah orang-orang yang kacau


yang dipertemukan dengan cara yang salah

__ADS_1


karena tindakan orang-orang dewasa lainnya


kata hati


__ADS_2