Landless Sky (Langit Tak Bertiang)

Landless Sky (Langit Tak Bertiang)
Kiss,make love and Sleep together


__ADS_3

Jangan jatuh cinta


karena orang yang jatuh cinta


akan ceroboh pada waktunya


Villa utama


Sumatera bagian selatan


03.30 am


dini hari


Bii tampak tertegun melihat sebuah bangunan mewah yang berdiri kokoh di hadapannya,Zain sang asisten kepercayaan zuu dengan cepat memintanya masuk dan menuju ke kamar utama yang terletak di lantai atas villa tersebut.


Bii fikir dimana bangunan ini terletak,bahkan mereka mesti menggunakan jet pribadi demi bisa sampai kesini


Dikamar utama Tampak zuu telah berbaring di atas kasurnya dengan posisi menyamping, seperti nya efek obat tidur masih kental menyatu pada tubuhnya, laki-laki itu sama sekali belum bangun sejak tadi.beberapa dokter mengecek kondisi nya, kembali menyuntikkan Beberapa obat ke lengannya Kemudian pergi berlalu dari hadapan zuu dan bii.


Setelah itu hanya terdengar detak jarum jam saja yang mewakili dini hari ini.bii mencari tempat untuk tidur tapi rupanya dia tidak bisa mendapatkan 1 kursi pun di kamar ini,yang ada hanya kasur besar berukuran king size yang digunakan zuu dan barisan walk in closed di sekeliling ruangan. pada akhirnya karena lelah berdiri dalam kebingungan bii melangkah berlahan mendekati zuu,duduk di atas kasur nya secara berlahan tanpa mengeluarkan suara apapun sejak tadi.


1 menit, 2 menit, 5 menit bahkan hampir 1 jam berlalu tapi zuu sama sekali tidak terbangun,namun tiba-tiba laki-laki itu seperti tengah mengigau,bii tampak menaikkan alisnya menatap bingung ke arah laki-laki itu. beberapa waktu kemudian zuu tampak mulai kedinginan,tampak menggigil kedinginan. bii mulai merasa panik mencoba menyelimuti zuu dengan beberapa lapis selimut yang ada di samping kasur, lantas mencoba mengecilkan suhu AC nya,namun laki-laki itu tetap menggigil terus bergumam seperti tengah mengigau.


"Zuu..zuu.."


Dia mencoba membangunkan laki-laki itu,namum sama sekali tidak direspon oleh zuu


Bii fikir mesti memanggil seseorang,namun saat dia keluar dari kamar itu,sama sekali tidak mendapati seorang pun di sana,bahkan dia telah berkeliling bahkan naik turun ke villa besar itu. Dia fikir kemana Semua orang pergi? apakah semuanya tengah beristirahat? lalu dimana. pada akhirnya bii memutuskan kembali kekamar dan dengan buru-buru menghampiri zuu.


Namun gigilan laki-laki itu seolah-olah tidak juga reda,pada akhirnya tanpa ingin berfikir panjang kembali, bii dengan cepat naik ke atas kasur, merebahkan dirinya di hadapan zuu kemudian memeluk laki-laki itu dengan cepat.


"Maafan aku"


kali ini suara bii benar-benar terasa begitu mencekik,dia fikir semua ini karena kesalahannya.jika tidak bagaimana mungkin laki-laki harus jadi seperti ini.


Pada akhirnya Dalam pekatnya gelap malam dan hening nya keadaan,bii memeluk erat laki-laki itu dalam dekapannya,tanpa suara bahkan tanpa gerakan apapun. menarik kencang selimut yang merosot hingga menutupi tubuh mereka berdua secara sempurna.


*******


Zuu mencoba menggerakkan pelan tubuhnya,dia merasa punggung nya masih terasa sangat sakit dan nyeri,dia ingin menggerakkan tangannya secara berlahan namun terasa ada sesuatu yang menimpa tangan dan diri nya.


Sejenak zuu membiasakan matanya dalam cahaya lampu yang cukup menyilaukan, tiba-tiba dia merasa ada pergerakan tepat dihadapan nya.sejenak zuu terpaku menatap seseorang yang tengah tertidur nyenyak di hadapannya dengan tangan kanannya memeluk erat pinggang bagian kiri milik zuu.

__ADS_1


Seketika laki-laki itu terdiam, mengerutkan dahinya sambil berfikir apa yang terjadi.itu adalah bii,kenapa gadis itu bisa berada di atas kasurnya fikirnya.


Pada akhirnya dia malah menikmati memandang wajah gadis itu yang jarak mereka hanya dalam ukuran sejari kuku nya saja dalam waktu cukup lama. kemudian dia mengembangkan senyumnya sejenak,lantas tangan kirinya secara berlahan menyentuh wajah gadis itu dengan lembut.


Seketika bii tersentak,terbangun berlahan dari tidurnya karena kaget


"Kau sudah bangun?"


bii bertanya cepat saat menyadari jika zuu telah bangun dari tidurnya


"Apakah ada yang sakit?"


Dia kembali bertanya, kemudian berusaha bangkit dari tidurnya.


tapi zuu malah menahan gerakannya, menarik lembut tangannya dan dalam seketika memeluk erat tubuh gadis itu, seakan-akan meminta gadis itu agar jangan pergi kemana-mana.


Bii tampak terkejut,derap jantung nya berdetak begitu kencang,dia bingung mesti melakukan apa.


"Tidur lah kembali"


kata zuu kemudian


tiba-tiba dia meringis sejenak


tanya bii cepat, menatap dalam bola mata zuu,mecoba untuk berdiri berniat ingin melihat luka di belakang zuu


"ini akan baik-baik saja setelah bangun besok"


jawab zuu cepat masih terus menahan tubuh bii


Bii hanya diam, mengangguk pelan


"Maafkan aku"


katanya kemudian


"Ini bukan salah mu"


zuu menjawab cepat, masih sambil menatap dalam bola mata Bii


Seketika mata mereka berdua saling bertautan,zuu kembali menyentuh wajah bii dengan tangan kokohnya.gadis itu tidak bergeming,hanya diam tanpa mengeluarkan sedikit pun suara


"Aku fikir kau memang type gadis yang sedikit bicara"

__ADS_1


ucap zuu Kemudian


"Sejak pertama bertemu hingga hari ini pun sangat sedikit sekali bicara"


bii mengembangkan senyumnya


"dan baru kali ini aku Melihat mu tersenyum"


ucap zuu lagi sambil ikut menyunggingkan senyumannya


Sebenarnya nya Bii masih cukup mengantuk,tapi membuatnya terbangun tiba+tiba di saat seperti ini membuat otak warasnya tidak berfungsi dengan baik.


"Kenapa melindungi ku dengan cara mengorbankan diri kamu sendiri?"


tanya bii tiba-tiba sambil menatap dalam bola mata zuu


laki-laki itu diam sejenak, memandangi wajah bii untuk beberapa waktu


"Ada hal yang terkadang memang harus kita Lindungi tanpa harus membuat alasan lebih dulu untuk melakukan nya"


jawabnya Cepat


bii tampak diam,masih menatap wajah zuu tanpa mengeluarkan suara.zuu tampak mulai memejamkan matanya


bii menyetuh pelan wajah zuu


"Terima kasih"


ucap gadis itu kemudian dengan suara yang begitu lembut


mendengar ucapan bii,zuu membuka kembali pelan bola matanya. dalam beberapa waktu bola mata mereka saling bertemu untuk waktu yang cukup lama. tiba-tiba tangan zuu ikut menyentuh wajah bii Beberapa waktu,mencium lembut keningnya, lantas kedua pelupuk matanya, kemudian menarik dagu gadis itu dengan lembut dan secara berlahan bibirnya menautkan bibir bii secara lembut.


bii diam,tidak memberikan perlawanan seperti saat Alan menciumnya tadi.dia memejam Kan pelan matanya seakan tenggelam dalam kelembutan yang di berikan zuu.yang dia ingat zuu selalu memperlakukan dirinya dengan lembut,bahkan sama sekali tidak pernah berbuat kasar padanya, laki-laki itu seakan tahu bagaimana caranya membuat jantung nya berdetak 100x lebih kuat dari biasanya.


ciuman itu semakin dalam, menuntunnya menjadi semakin tenggelam dan hanyut dalam keadaan, zuu semakin membawanya terbang tinggi tanpa dia tahu ke arah mana.ciuman itu bahkan dengan lebih berani turun hingga ke ceruk leher nya, bahkan ketika tiba-tiba tangan laki-laki itu dengan lembut menyentuh seluruh bagian tubuhnya, membuat bii tenggelam, terlena bahkan terjun bebas bersamaan dalam dingin nya angin jelang pagi hari ini.


zuu seakan membawa nya menuju ke nirwana paling indah, menyentuh setiap titik paling indah dalam tubuhnya dengan cara yang luar biasa, begitu lembut bahkan menuntun, bahkan ketika zuu mulai menenggelamkan dirinya ke dasar lautan paling dalam,menyeruak masuk secara lembut ke dalam pertahanan nya seperti awal dulu dia sama sekali tidak menolaknya.


Bahkan zuu seakan tidak peduli lagi atas luka yang dia dapatkan, laki-laki itu memimpin di atasnya bahkan mampu membuat dirinya lupa dengan semua keadaan, memberikan ke pua san yang tidak pernah dia dapatkan sebelumnya, membuat dirinya mengeluarkan suara-suara aneh bahkan teriakan kecil atau bahkan erangan-erangan yang cukup memalukan, terkadang bibir laki-laki itu kembali menautkan bibirnya agar suara dari bibirnya meredam atau menghilang beberapa waktu,bahkan ketika suara aneh itu kembali terdengar membuat zuu semakin dalam tenggelam meraih dirinya,memompa nya hingga berkali-kali sampai pada titik pelepasan paling akhir. bukan 1 atau bahkan 2 kali, namun malah berkali-kali hingga membuat remuk tubuhnya karena rasa lelah.


"I love you


bisik zuu di balik telinga nya berulang kali setiap kali mereka tiba pada titik akhirnya, hingga membuat dirinya kehilangan kata-kata, membuat jantung nya seakan-akan ingin melompat keluar entah kemana,membuat dirinya terlena bahkan tenggelam entah kemana.

__ADS_1


Hingga Pada akhirnya mereka terlelap bersamaan dengan rasa lelah yang luar biasa.


__ADS_2