
Semakin kau menyakiti seseorang
semakin sakit pula diri mu pada akhirnya
club malam elit
Jakarta
02.35 am
Nayla tampak kaget ketika mendapati Alan tergeletak di salah satu kursi sofa club malam jakarta, 1 jam yang lalu seorang pelayan club menghubungi dirinya dari ponsel Alan, mengatakan laki-laki itu mabuk parah tapi belum membayar bill nya, bahkan bingung mau di antar pulang kemana.
Nayla yang bingung dengan banyak hal yang harus dia urus,pada akhirnya memaksakan diri untuk menjemput laki-laki itu.
Lucu nya Nayla sama sekali tidak tahu dimana laki-laki itu tinggal, pada akhirnya dia membawa alan ke apartemen milik nya. penampilan alan tampak kacau dengan aroma alkohol yang cukup menyengat, dia fikir laki-laki ini pasti tengah di Landa masalah hingga bisa Semabuk ini
"Ada apa dengan mu, paman?"
tanya nya cepat sambil berusaha merangkul tubuh laki-laki itu
Alan tidak menjawab apa-apa hanya diam saat Nayla merangkul tubuhnya, membawa nya menuju ke atas kasur dan membaringkan dirinya disana
Nayla dengan kesabaran penuh melepaskan sepatu yang di gunakan Alan secara berlahan, membenahi posisi tidurnya juga membantu laki-laki itu membuka jas serta kameja nya dan menukarkan nya dengan pakaian biasa milik kakak nya zuu
"Aku fikir paman punya masalah yang sangat serius, belakangan sering mabuk parah"
ucap Nayla cepat
"kadang sebuah masalah tidak harus dengan cara begini mengatasi nya, ada banyak jalan lain kok yang bisa di ambil dan di cari solusinya"
__ADS_1
dia bicara sambil membenahi pakaian Alan, memasangkan kaos itu hingga sempurna ke tubuh alan
"Ahhh ternyata ukurannya cukup pas"
kata Nayla senang saat pakaian itu sudah terpasang ke tubuh alan
Tiba-tiba Alan menarik tangan Nayla, membuat nya terjatuh kedalam pelukan Alan
"paman"
Nayla bicara berusaha untuk melepaskan diri
semakin nayla ingin melepaskan diri,Alan semakin kencang memeluk gadis itu
"gila paman aku tidak bisa bernafas...."
teriak nayla kesal
bii, nayla,bii, nayla untuk beberapa waktu
"apa kamu baik-baik saja paman?"
tanya nayla Kemudian
bukannya menjawab,Alan malah mencium bibir Nayla dengan cepat
Nayla tampak kaget, berusaha merontah dan melepaskan diri dari alan.dia fikir ini gila, setelah kejadian malam itu, dia bahkan tidak berani menemui Alan, malam ini terpaksa datang karena orang-orang di klub itu menghubungi nya tiada henti.dia tidak ingin kejadian malam itu terulang. bahkan Alan pun masih belum memberikan penjelasan.
Karena ketika dia bangun dia sama sekali tidak mendapati laki-laki itu di apartemen nya,tapi dia tidak bodoh malam itu Alan telah mengambil sesuatu yang paling berharga dalam hidup nya, bahkan noda di atas kasur saat itu cukup membuat dirinya yakin jika malam itu mereka telah melakukan hal yang begitu bodoh.
__ADS_1
"paman ku mohon sadarlah"
Nayla bicara mencoba melepaskan ciuman Alan, dia merontah dengan cepat dan berusaha bangun dari tempat tidurnya
tapi Alan kembali menarik tangannya, menenggelamkan tubuh kecilnya di atas tubuh Kokoh laki-laki itu
"diamlah'
bisik Alan ditelinga nya
kemudian kembali mencium bibir gadis itu tanpa aba-aba,menenggelamkan nya menuju ke arah yang sulit dia jelaskan, tubuh laki-laki itu terus menguasai dirinya, menahan kedua tangannya agar tidak kemana-mana, mencium aroma indah ceruk leher hingga ke seluruh bagian tubuhnya dari atas hingga ke bawah
"paman..."
Nayla terengah-engah, dia ingin menolaknya tapi tubuhnya seakan tidak mau bekerja sama dengan otaknya
"Alan...call my name Alan"
bisik Alan kemudian kembali mencium dalam bibirnya,saling menautkan lidah untuk waktu yang lama,bahkan tangan laki-laki itu mulai menjalar kemana-mana,membuat dia mengeluarkan erangan kecil berkali-kali Dan tubuh serta kesadaran penuh nya menjadi kehilangan arah.
Laki-laki itu dengan pandai menenggelamkan dirinya menuju cakrawala paling tinggi di alam semesta. membuatnya terus mencengkeram apapun yang ada di sekitar nya,bahkan berulang kali mencengkeram tubuh Kokoh itu dengan kuku-kuku indahnya saat laki-laki itu menguasai seluruh dirinya.
Malam ini terlewati dengan begitu hangat, meskipun suhu AC telah di atur sedemikian rupa,tidak juga membuat tubuh mereka menjadi dingin melainkan terus membuat mereka memanas dan menggelora.
Bagi Nayla jika ini seperti sebuah kesalahan, dia takut jatuh cinta terlalu dalam tapi laki-laki itu bahkan terlalu pandai membuat dirinya terlena dalam segala keadaan
Dan kesalahan terbesar Alan adalah, disepanjang malam meraih semua kesenangan bersama gadis kecil itu,dia terus berfikir jika yang bersama nya saat ini adalah bii, bii dan bii.
Pada akhirnya kita tenggelam dalam sejuta kesalahan
__ADS_1
bersama orang yang salah juga mencintai orang yang salah