Landless Sky (Langit Tak Bertiang)

Landless Sky (Langit Tak Bertiang)
sincerely love you


__ADS_3

Bii tampak gemetaran sesaat karena penasaran mencoba menonton berita yang di beritahukan oleh pengacara Mufti kemarin


Breaking news..... selamat malam..... semalam pihak Kapolda metro jaya....... penangkapan terhadap........tuan Haikal .......... diketahui terlibat..........8 tahun........................ adapun pihak yang...........


dugaan sementara penerus azzura company juga ikut terlibat dalam...............


Bukti menunjukkan.....jika penerus azzura company mencoba....... karena terlibat dalam.......kasus pembunuhan perempuan berusia 24 tahun..... demi menutupi kasusnya.... maka dengan sengaja........


kemudian tampak beberapa Beberapa anggota kepolisian membawa Haikal yang tidak lain adalah paman bii keluar dari sebuah gereja katedral Jakarta


Aku tidak terlibat sendirian, penerus azzura company zuu.......


paman Haikal tampak marah, memaki sambil berteriak menyatakan jika zuu ikut terlibat atas kejadian kasus 8 tahun yang lalu


dia mencoba menarik amplop coklat yang kemarin dia dapatkan dari dalam laci berisi flash disc,dia sempat menyembunyikan amplop itu di bawah tumpukan pakaiannya, Karena zuu sudah keburu kembali, maka dia belum sempat memeriksa.


Tangannya kembali gemetaran saat mendapati kenyataan, jika amplop coklat itu berisi daftar penumpang pesawat yang mengantar dia pertama kali tiba di bandara Indonesia. disana juga terdapat beberapa foto dirinya dan sebuah nama yang terukir dari tinda emas


VALENCIA AIDIL ESHAL


bii mundur beberapa langkah, mencoba berpegangan pada sisi ranjang


*Jadi dia benar-benar sudah mengenali ku sejak lama*


bii bicara pelan didalam hati


"Bii"


tampak zuu masuk secara berlahan kedalam kamar membawa sesuatu yang entah apa


Bii berdiri dengan cepat, tampak kemarahan begitu mendalam terpancar dari balik matanya. dia melempar semua isi amplop coklat itu hingga berhamburan kemana-mana


"Kau sudah tahu semua nya? kau juga benar-benar ikut terlibat dalam kematian keluarga ku?"


zuu tampak terkejut menatap semua kertas yang berhamburan di antara mereka, dia memejamkan matanya, pada akhirnya dia tahu hari ini akan datang juga


"Kau tahu aku adalah Valen, kau tahu aku mengubah semua identitas ku, kenapa kau diam saja?"

__ADS_1


"apa semua perlakuan mu pada ku juga kebohongan mu? semua yang kamu lakukan beberapa waktu ini pun apakah juga hanya untuk membuat mu terhibur untuk menutupi semua kebejatan mu?"


"apakah kata-kata cinta mu juga bohong? semua sentuhan mu juga bohong? jawab aku zuu... jawab....."


teriak bii sambil menangis histeris, mengguncang tubuh zuu berkali-kali


"Saat melihat mu malam itu, aku sangat marah, begitu marah dan membenci mu, karena itu aku memaksa masuk dalam hidup mu dan menjebak mu, mencari semua bukti untuk membuka kembali kasus nya"


"Tapi seiring waktu aku berharap kau tidak terlibat sama sekali,aku masih mengharapkan nya .....tapi kau benar-benar terlibat disana"


bii berteriak histeris, dia memukul dada zuu berkali-kali tanpa henti


"Aku masih berharap kamu akan bilang pada ku malam itu kamu tidak sengaja datang ke rumah ku, aku masih berharap kamu akan bilang pada ku jika kamu tidak terlibat sama sekali, tapi kenapa.... kenapa ....zuu....."


zuu mencoba menyentuh wajah bii, dia mencoba menggenggam tangan bii,namun gadis itu menepis kasar tangan ya, terus marah dan menangis tanpa mempedulikan zuu


"Bii...maafkan aku, maafkan aku"


"Apa yang mau kamu jelaskan pada ku? kamu melakukannya? bahkan di berita juga begitu, rekamannya juga begitu, kamu mencoba melindungi diri mu sendiri malam itu setelah membunuh orang lain, karena takut semua nya terbongkar, kamu menutup semua buktinya, memanipulasi buktinya hingga membuat ayah ku menjadi tersangka utamanya, kamu bisa menceritakan kenyataan nya bukan 8 tahun yang lalu, tapi kamu malah menutup semua buktinya rapat-rapat"


"Bii..."


"Aku mau pulang, aku mau pulang sekarang juga, aku benci pada mu, aku benci pada mu zuu"


bii berulang kali meneriaki kata benci pada zuu, mencoba mencari telepon rumah, mencoba untuk menghubungi seseorang


didalam kepalanya, dia fikir dia harus menghubungi Alan


"bii, hentikan"


zuu mencoba menarik tangan nya


"Aku mau pulang....."


teriaknya histeris


zuu dengan cepat memeluk tubuh bii dari belakang

__ADS_1


"Lepaskan aku zuu...."


"Kita akan pulang, tunggu hingga matahari nya terbit, aku mohon bii"


bii seakan-akan tidak mau mempedulikan perkataan zuu, dia berusaha terus merontah dan mencoba keluar dari kamar itu.tapi zuu dengan cepat mengunci pintu kamar itu, menarik tubuh bii hingga jatuh ke kasur


"aku mau pulang zuu, aku benci pada mu"


bii mencoba bangun tapi terus di tahan oleh zuu untuk beberapa waktu


bii terus menangis, membuang wajah ya, membelakangi zuu sambil meringkuk ke arah belakang.


zuu menahan tubuhnya yang meringkuk membelakangi diri nya, memeluk Bii erat tanpa mengeluarkan kata-kata


"Maafkan aku"


hanya itu kalimat yang mampu zuu ucapkan sambil terus memeluk tubuh bii dengan sangat erat.bii terus terisak didalam pelukannya dalam waktu begitu lama.


"Mari kita bercerai"


ucap bii kemudian


zuu diam tak menjawab, memejamkan matanya beberapa waktu, menelan Saliva nya sejenak kemudian terasa sesuatu yang hangat jatuh dari matanya.


"Sesuai kemauan mu"


ucap nya pelan


*******


"Jawab aku sekali ini saja, apa kau pernah mencintai ku bii? meskipun hanya sedikit saja?"


"Tidak, aku tidak pernah mencintai mu, aku masuk ke dalam kehidupan mu karena aku ingin nama ayah ku bersih dari segala macam tuduhan tidak berdasar"


"aku berjanji akan membersihkan nama baik keluarga mu, Ingatlah kata-kata ku bii, aku mencintaimu bahkan hingga titik darah penghabisan ku"


"Jika satu hari kau merindukan ku,cari lah aku disalah satu jutaan bintang di langit,aku sangat mencintaimu, bahkan begitu mencintai mu, semua yang aku lakukan selama ini benar-benar tulus dari dalam hati ku, percayalah tidak ada sedikit pun kebohongan disana atau berfikir untuk menipu mu"

__ADS_1


__ADS_2