Landless Sky (Langit Tak Bertiang)

Landless Sky (Langit Tak Bertiang)
To know


__ADS_3

Zuu tampak tak bergeming saat melihat rekap ulang dokumen yang dikirim oleh orang kepercayaan nya,dia tahu data yang dikirim kemarin telah di curi Beberapa bagian oleh seseorang,karena itu dia meminta mereka mengirim ulang datanya hari ini.


Zain tampak diam menunggu reaksi dari tuannya


Seketika saat dia membuka satu persatu daftar nama serta beberapa foto yang ada di sana,dalam hitungan detik matanya membulat saat menyadari siapa saja yang ada di penerbangan yang sama dengan dirinya kemarin.


Dalam hitungan detik dia meraih ponselnya, kemudian dia mencoba menghubungi seseorang


"zuu"


Terdengar sahutan dari seberang sana, suaranya perempuan yang tampak gemetaran dan rasa takut menyelimuti dirinya hingga mendalam.dia tahu jika laki-laki itu menghubungi nya bisa jadi ini adalah akhir dari kehidupan nya


"katakan pada ku"


zuu bicara cepat dengan nada berat


"Siapa yang memberikan mu ide cemerlang dimalam itu?"


"itu atas keinginan ku sendiri"


jawabnya gemetaran


"katakan 1 nama"


zuu tidak ingin memperpanjang pertanyaan nya


"dia hanya memberi ku saran, dia tidak terlibat apapun zuu, sungguh akhhh..."


saat dia bicara,kemudian tiba-tiba perempuan itu meringis kesakitan seseorang mencoba menarik kasar rambut indahnya


"aku akan membuat mereka berhenti disana,melepaskan mu dan kembali bebas seperti sebelumnya,berikan aku 1 nama"


ucap zuu cepat di balik headset nya

__ADS_1


"zuu ..aku mohon jangan lakukan pada dia,dia hanya memberi ku saran"


suara itu terdengar semakin gemetaran,terisak menangis dengan perasaan yang berkecamuk menjadi satu


"katakan pada ku satu nama,sekarang juga"


zuu tampak nya mulai kehilangan akal,dia berteriak dengan penuh perasaan marah


"atau aku akan kembali ke sana malam ini juga"


"Aila"


perempuan itu bicara cepat dengan keadaan tergesa-gesa


"Dia benar-benar tidak bersalah"


gadis itu menangis nyaris tanpa suara


Seketika rahang zuu mengeras,dia mengepalkan telapak tangannya kemudian secara tiba-tiba menghancurkan kaca yang ada di depannya


"Dia merencanakannya dengan matang,dia benar-benar membuat gadis itu masuk kedalam kehidupan ku dengan cara yang mengerikan"


zuu bicara sambil mengeratkan giginya


"hah.."


Dia mendengus, membuang nafasnya dengan kasar. Dia merasa benar-benar telah di permainkan, ingatannya soal malam itu benar-benar membuat dirinya marah.


"Bagaimana mungkin dia mempermainkan perasaan seseorang dengan cara seperti ini, menyeret gadis yang tidak bersalah hingga sampai sejauh ini"


Dia mengepalkan tangannya,rasa sakit itu hilang berganti ingatan bagaimana dia dengan tidak berperasaan naik ke tempat tidur yang memang telah di rencanakan


"Apakah aku harus membawa nona muda kemari,tuan?"

__ADS_1


Zain bertanya pada zuu cepat


zuu menggeleng pelan


"Biarkan dia terus bergerak mencari keinginan nya,aku akan menggiring nya agar dia mendapat kan semua bukti-bukti nya"


"tapi tuan"


Zain merasa itu keputusan paling buruk yang pernah zuu buat


"Itu akan semakin melukai anda,tuan. sebaiknya tuan menghentikan semua nya sekarang juga"


Seakan tidak ingin mendengar kan kata-kata Zain,Zuu mencoba memandangi layar laktop miliknya sejenak


"Dia sudah masuk ke dalam kamar rahasia"


zuu memejamkan matanya,membuang pandangan dari layar utama laktopnya dimana tampak bii berjalan dalam keadaan bingung menuju ke pintu keluar menuju ke kamar mereka


"tuan"


Zain tercekat


"Ikuti semua permainan nya,biarkan dia mendapat semua bukti-bukti nya. jika sudah waktunya bawa dia kembali pada Elle dan ibunya"


Zain tidak membalas kata-kata zuu,hanya memandangi nanar wajah laki-laki itu untuk beberapa waktu


"Sudah kau selidiki soal mantan tunangannya?"


tanya zuu kemudian, tampak darah terus menetes dari seluruh jemari dan punggung tangannya,Zain mencoba memberikan tisu untuk zuu namun sama sekali tidak di hiraukan nya


"Mereka akan memberikan informasi nya dalam 1 x 24 jam"


jawab Zain cepat

__ADS_1


"Cari aliana secepat nya,aku ingin lihat bagaimana reaksinya ketika dia bertemu dengan ku secara tidak terduga"


ucap zuu kemudian


__ADS_2