Landless Sky (Langit Tak Bertiang)

Landless Sky (Langit Tak Bertiang)
Malam ini milik kita


__ADS_3

Pada akhirnya kita terjerumus ke dalam kisah


dimana kau dan aku saling menyakiti antara satu dan yang lainnya


Apartemen utama Nayla


02.15 am


Dini hari


Nayla berusaha terus berteriak, merontah dan mencoba menekan kesabaran nya sejak tadi.meskipun tubuhnya sejak tadi sudah tidak mau di ajak bekerja sama tapi dia dengan sekuat tenaga untuk menahan semua keadaan,dia benar-benar tidak rela jika tubuhnya disentuh oleh laki-laki bajingan itu.


Alex merobek paksa pakaiannya,tangannya mulai menjalar kemana-mana bahkan bibirnya dengan kasar mencoba mencium seluruh bagian tubuh Nayla. kegilaan nya Nayla acap kali seakan-akan hampir menikmati keadaan,dia fikir apa yang sudah dia minum tadi, apakah laki-laki itu sudah memberikan dia sesuatu di dalam minumannya tadi.


Nayla mencari sesuatu untuk pegangan,dia mencoba meraih sebuah pajangan kaca yang terdapat di samping tempat tidurnya dan dalam sekejap memukul kepala laki-laki itu dengan benda keras itu.alex tampak terkejut, melepas kan tangannya dan dalam hitungan detik Nayla melepaskan diri dari laki-laki itu.


Alex menyentuh kepalanya pelan,terass cukup sakit hingga membuat kepala nya sedikit pusing,dan fine Alex mulai dia mulai kehilangan kesabaran,kembali mendekati Nayla secara brutal,menarik rambut nya dengan kasar Kemudian kembali menghempas kan tubuh Nayla ke atas kasurnya.

__ADS_1


Nayla menangis histeris,Alex semakin menggila mencoba melepaskan celana jeans yang dia gunakan dengan paksa hingga menyisakan celana pendek dalamnya saja. nsyla sudah hampir kehilangan perlawanan,dia mulai menyerah dengan keadaan,dia mulai melemah tak berdaya, terlihat dengan jelas bagaimana wajah yang diliputi hawa nafsu membara menenuhi seluruh tubuhnya,Alex menyeringai tajam terus menarik Nayla agar tenggelam dalam dirinya,namun tiba-tiba niat itu tak terlaksana karena seseorang menarik tubuhnya dengan kasar, menghempas kan nya ke lantai kemudian mulai menghajar wajahnya tanpa ampun.


Nayla berusaha menarik selimut untuk menutupi dirinya, mencoba menahan tubuhnya yang yang semakin panas dan terasa menggila,dengan keadaan gemetaran dia melihat Alan memukul Alex secara kasar dan membabi buta. otaknya tidak dapat bekerja dengan sempurna,bahkan ingin berfikir bagaimana cara laki-laki itu masuk ke apartemen nya pun dia sudah tidak tahu.yang dia tahu saat ini dia butuh seseorang yang dapat mengendalikan tubuhnya yang mulai menggila.


Alan terus memukul Alex dengan penuh kemarahan,menghajar laki-laki itu tanpa ampun, Beberapa orang masuk ke dalam membantu untuk memisahkan Alan dan Alex secara bersamaan.seketika Alan menyadari keadaan Nayla,mencoba menutupi sepenuhnya tubuh mungil gadis itu agar tidan terlihat oleh siapapun


"Bawa dia keluar dari sini, pastikan membuat laporan nya besok pagi"


teriak Alan kepada beberapa orang yang ada di sana


"Apa kau baik-baik saja?"


Nayla menggeleng pelan,masih dengan tubuh gemetaran dia berkata


"Alan ini benar-benar menyiksa ku"


oceh Nayla kemudian,mencoba menatap wajah laki-laki itu dalam

__ADS_1


kemudian entah setan mana yang merasukinya,Nayla dengan tergesa-gesa menyentuh wajah Alan lantas menautkan bibirnya dengan cepat


"Hey hey ada apa dengan mu?"


Otak Nayla benar-benar terasa buntu,suhu tubuhnya terus meningkat dan lonjakan dalam dirinya semakin menguat,apalagi saat dia dan laki-laki itu saling bersentuhan membuat jiwanya melayang semakin tinggi dan tingkat aktifitas sensor sentuhan nya menjadi semakin menggebu


Nayla menarik Alan lantas kembali menautkan dirinya,tidak membiarkan laki-laki itu menjauhinya,dia seakan-akan butuh sesuatu untuk mengendalikan keadaannya,dia butuh seseorang yang dapat mengendalikan tubuhnya.


"nay sadar lah jangan lakukan ini kau akan menyesali nya,aku tidak akan berhenti jika sudah bergerak lebih dalam"


Alan Mencoba memperingati gadis itu


Nayla fikir anggaplah dia sudah kehilangan akal warasnya,dia sadar,yah dia mencoba terus sadar, tapi tubuhnya membutuhkan sesuatu yang lebih untuk melepaskan diri. dia terus mengalungkan tangannya di leher Alan, menahan tubuh laki-laki itu,menautkan diri di antara dinginnya ruangan kamarnya. Dia butuh menuntaskan diri dengan caranya sendiri. Dan Alan bukanlah malaikat yang mampu menolok sebuah godaan,dia mengikuti kemauan gadis itu untuk saling membuaikan diri,masuk ke ceruk lehernya,bahkan menyentuh tiap bagian yang seharusnya tidak dia sentuh sama sekali.


Alan mencoba mengingat kan gadis itu berkali-kali,tapi Nayla seakan-akan tidak peduli,hingga akhirnya alan dengan caranya sendiri membawa Nayla menuju ke nirwana paling indah bahkan menembus cakrawala.sentuhan-sentuhan lembut Alan mampu membuat tubuh gadis itu terbang semakin tinggi, mengeluarkan suara indah yang menggebu hingga membuat gerakan Alan semakin cepat dan dalam. sejenak alan tak bergeming ketika mengetahui ini adalah hal pertama yang dilakukan gadis itu,Nayla belum pernah di sentuh siapapun sebelumnya.dia merasa begitu bodoh tapi bukankah sejak awal dia sudah memperingatkan dia tidak akan bisa berhenti jika sudah mulai masuk terlalu dalam.


entah berapa waktu yang dilewati,Alan mampu menaikkan adrenalin Nayla hingga berkali-kali lipat, melambung kan nya ke awan dalam beberapa kali putaran tanpa henti,membuat Nayla terus mengeluarkan suara-suara aneh yang mampu meningkatkan aktivitas tubuh semakin menjadi hingga mencapai titik paling indah dalam hidupnya. ingin berhenti tapi berkali-kali terus ingin mengulangi,satu,dua,tiga hingga berkali-kali dan membuat lelah seluruh tubuh hingga pagi

__ADS_1


__ADS_2