Landless Sky (Langit Tak Bertiang)

Landless Sky (Langit Tak Bertiang)
Completed Two


__ADS_3

"Kau tidak merasa ini seperti sebuah jebakan zuu?"


pengacara Mufti bicara sambil berusaha memasang alat penyadap suara di bawah di jam tangan milik zuu


zuu mengganti cepat pakaian nya, kemudian merapikan luarannya, meletakkan sebuah pistol di belakang pinggangnya sambil menggunakan jam tangan yang di berikan pengacara Mufti.


beberapa tim kepolisian memberi instruksi apa saja yang harus zuu lakukan jika tiba di lokasi


"Ini mungkin akan sangat membahayakan nyawa mu, zuu"


seorang polisi berpakaian preman bicara sambil memegang bahu zuu erat


"Aku sudah terbiasa menghadapi hal ini sejak berusia 9 tahun"


ucap zuu cepat


"Jika sesuatu yang buruk terjadi, berjanjilah pada ku untuk menjaga Nayla untuk ku, paman"


pengacara Mufti hanya mengangguk pelan


kemudian zuu segera keluar dari ruangan itu menuju ke arah parkiran lantai bawah


******


Di malam yang dingin mencekam, disebuah lapangan luas dengan hamparan rumput yang membentang tampak beberapa langkah kaki mulai berlarian, sebuah pesawat jet telah siap untuk membawa tuannya agar menjauh dari sana.


Sejak berita naik ke permukaan beberapa nama yang terlibat soal peristiwa dan kasus 8 tahun silam mulai di catut satu persatu, bahkan dalam 2 malam berturut-turut beberapa orang penting yang terlibat ikut terciduk tanpa ampun.


bukan hanya penggelapan dana proyek bernilai triliunan, bahkan kematian beberapa orang yang melibatkan orang-orang penting ikut terseret satu persatu, belum lagi sebuah kasus besar baru ikut terbuka, penyeludupan butiran pil ekstasi, narkotika jenis sabu-sabu dan juga kokain yang disimpan di dalam pipa-pipa untuk proyek bangunan 8 tahun ikut tersingkap kenyataannya, beberapa orang penting yang terlibat mulai di buka satu persatu catatan rekening dan kekayaan nya dan yang paling mengejutkan orang yang cukup penting ikut andil dalam melancarkan kasus ini dulu agar segera ditutup dan bungkam sejuta bahasa.


Seorang pria berjalan cepat berniat masuk ke dalam pesawat jet pribadi itu,namun suara seseorang menghentikan langkah kakinya


"Akhirnya kau datang juga zuu"


"Aku fikir anda begitu terburu- buru untuk pergi, Mr. X "


zuu muncul dari arah depan pesawat jet pribadi itu sambil terus menghisap rokok yang ada di tangannya


"Sulit sekali menemui orang sepenting anda, tapi ternyata aku cukup terkejut anda pun sedang mencari diri ku dalam beberapa hari ini"


yang ditanya mendengus, memejamkan sebentar matanya kemudian membuang ludah nya kasar, anak buah nya di kiri kanan ingin bergerak menghajar zuu tapi tangan pria itu dengan cepat terangkat dan meminta agar tidak bergerak sesuai perintah nya


"Cuih..."


tampak bungkahan kemarahan begitu tersirat jelas dari matanya


"Tidak aku sangka kau terpancing juga untuk kemari"

__ADS_1


"Kau membuat ku begitu penasaran soal banyak hal"


zuu bicara kemudian membuang sisa rokoknya ke tanah, menginjak pelan apinya hingga hancur tak bersisa, dia menoleh sebentar ke sisi kiri kanannya


"Kau benar-benar merencanakan semuanya dengan baik"


ucapnya cepat


"Seperti nya kau benar-benar telah membeli sebuah pulau dan bersiap untuk memulai hidup baru disana"


ejek zuu kemudian


Yang dipanggil Mr. x tertawa menyeringai


"Kau benar-benar tahu banyak"


ejeknya


"Tidak heran polisi sangat sulit melacak dan menangkap diri mu tanpa bukti yang relevan"


"Bahkan kamu pandai memanipulasi keadaan, membuat ayah ku menjadi tersangka utama nya saat ini"


pria itu kembali tertawa


"ternyata mereka telah menangkap azzur? itu luar biasa, seharusnya tuduhan itu aku tujukan pada mu awalnya"


kemudian dia mengangkat tangannya, memerintah orang disamping kiri kanan nya untuk membawa zuu agar masuk ke dalam pesawat jet pribadi miliknya



ucap zuu sambil duduk di atas sofa didalam pesawat jet pribadi itu


"Sulit sekali untuk aku menghubungkan semua peristiwa, aku bertanya-tanya selama 8 tahun ini, kenapa ayah ku begitu patuh pada mu, jika hanya soal uang ayah ku tidak mungkin dengan bodoh akan tunduk pada mu"


zuu berdiri lantas berjalan mendekati nya secara berlahan, kembali mengeluarkan rokoknya lantas meraih pamatik yang ada di kantong saku pria itu


"Kecuali karena sesuatu yang yang mungkin tidak dapat dijelaskan dengan alasan logis"


dia menghidupkan secara berlahan pamatik itu, menghisap pelan rokoknya kemudian membuang asapnya ke atas lantas kembali duduk


"Perempuan muda yang tewas malam itu, kekasih gelap ayah ku"


ucap zuu cepat


dapat terlihat kemarahan di balik mata pria itu saat zuu berkata soal perempuan di malam tragedi itu


"Karena diliputi kecemburuan mendalam, ibu ku menghubungi nya minta untuk bertemu. tapi siapa sangka pertemuan malam itu malah menjadi pertemuan paling tragis untuk perempuan muda itu, sebuah kematian tragis yang tidak akan bisa dilupakan oleh orang-orang malam itu"

__ADS_1


zuu menekan kata kematian tragis dengan intonasi yang cukup menyesakkan telinga,pria itu membuang wajahnya


"Bukti yang menghilang memicu kemarahan mendalam, selain ingin menutupi kecurangan pada proyek itu, menutup banyak mulut yang tahu soal penyelundupan, kemarahan yang memuncak membuat seorang Mr. X berani membuat keputusan besar hanya dalam satu waktu"


pria itu tampak terkejut mendengar ucapan zuu


"Kau..."


ucapnya dengan nada tertahan


"perempuan muda itu hidupnya begitu sulit, dibuang di usia belia, tinggal di sebuah panti asuhan bahkan melakukan banyak hal untuk dapat bertahan hidup termasuk menjual dirinya, lalu pada satu waktu dia bertemu seorang laki-laki yang baru patah hati, obrolan panjang berubah menjadi cinta namun banyak hal yang menghalangi kenyataan nya, hubungan terlarang itu rupanya tidak mendapatkan restu"


zuu kembali menghisap rokoknya dengan santai


"Bahkan yang lebih mengerikan, setelah semua informasi digali, mereka merupakan saudara kandung yang terpisah sejak kecil, tapi hubungan itu telah berjalan lebih dari sekedar ngobrol bersama, makan atau jalan, dua kakak beradik itu bahkan telah tidur bersama tanpa pernah saling tahu status yang sebenarnya"


"Pada akhirnya, pilihan buruk nya gadis itu memaksa untuk melupakan cinta pertamanya, jatuh pada pesona seorang azzur, menjalin cinta dengan laki-laki play boy yang bahkan telah memiliki istri dan anak"


"Kematian yang tragis membuat sang mantan kekasih yang juga saudara kandungnya marah, dia yang tidak bisa memiliki bukti apapun untuk menjebloskan pembunuh nya ke penjara pada akhirnya terpaksa menekan nya dengan cara lain, menjadikannya otak utama dalam semua pembantaian keluarga Aidil malam itu tanpa sisa"


"Kau terus menyalahkan diri mu atas kematian saudara mu itu, mengikat ayah ku agar tunduk dibawah perintah mu , terus mengawasi ku untuk mencari tahu dimana aku meletakkan bukti rekaman Kematian saudara perempuan yang juga mantan kekasih mu"


"Kau benar-benar mampu menipu banyak orang mr. x termasuk diri ku"


pria itu mendengus,tertawa kecil kemudian tiba-tiba tawanya berubah menjadi begitu mengerikan


"Kau bagaimana bisa memikirkan hal tidak masuk akal begitu"


zuu kemudian ikut tertawa


"Aku bertemu dengan wanita tua keluarga Kurniawan, aku fikir mereka tidak akan berdusta"


Seketika pria itu mengeluarkan pistol dari pinggangnya, mengacungkan nya tepat ke arah kepala zuu


"Rupanya kau tahu terlalu banyak"


zuu tampak santai,masih menghisap rokoknya kemudian mengambil sebuah asbak kecil, mematikan rokoknya disana


"Aku ingin tahu,dimana kau meletakkan ibu mu itu, kau benar-benar menyembunyikan wanita itu dengan sangat baik zuu"


"Apa kau lupa? ibu ku juga seorang perempuan"


zuu bertanya sambil menyandarkan tubuhnya kebelakang


"Ibu ku tidak menggoda suami orang, tapi adik mu lah yang sudah dengan berani menggoda suami nya, Mr. X "


"hmm tidak apakah tidak sebaiknya aku panggil nama asli mu saja mr. X ? tuan Sammy Kurniawan? senang mengenal mu lebih dekat bapak kepala intelejen internasional"

__ADS_1


seketika rahang pria itu mengeras, bola matanya melotot tajam menatap ke arah zuu, dia tampak terkejut, seketika mencoba menarik pelatuk pistol nya tepat menghadap ke arah kepala zuu


"Kau....."


__ADS_2