
Kita melanjutkan perburuannya, yang bertujuan untuk mencari ratu semut terbang gurun pasir.
Aku dan Silvia etap melangkah dan bergerak meski harus melawan panasnya terik matahari
Tetap menebas meski tangan sudah terasa kebas
Tak terasa, waktu cepat berlalu.
Udah hampir 3 jam sejak kita memulai perburuan ini tapi masih belum menemukan sosok ratu semut terbang gurun pasir.
"Silvia, jika kamu capek, kamu bisa duduk saja, kan ya nggak ada beda nya pas kamu duduk maupun berdiri saat menggunakan sihir, meski lahi duduk, lagi berdiri, maupun tidur terlentang, ataupun kayang, atau apapun posisimu, kamu masih bisa menggunakan sihir kan? Jadi lebih baik kamu duduk aja, biar nggak capek, hehe" Ucapku dengan gurauan.
"Tak apa, aku juga harus melatih stamina dan ketahananku, aku biar menjadi wanita tangguh seperti para pejuang wanita di duniaku" Ucap silvia
"Dan aku begini juga Untukmu, agar aku bisa terus bisa berdiri" Imbuh silvia dengan suara yang sangat pelan, bahkan aku pun tak mendengarnya sama sekali.
"Terserah kamu kalau gitu, kalau kamu butuh air, bilang kepadaku ya" Ucapku
"Iya, by the way, mari kita ke arah sana, naluriku seakan akan berkata bahwa disana ada ratu semut terbang gurun pasir" ucap silvia sambil menunjuk ke arah utara.
"Baiklah, mari kita ke arah sana" Dalam perjalanan, kita mengalahkan banyak sekali semut terbang gurun pasir, alhasil silvia sudah di level 8.
Aku dan si raisa ratu vampirku masih berada di level 9.
Beberapa saat kemudian
"Hiyaa"
"Semburan kobaran api naga"
"Whoossss... wuusss"
"Semburan asam, badai angin pasir"
"Whoosshh"
"Aagghhhh"
Aku dan silvia tiba tiba mendengar suara pertempuran, aku dan silvia pun bergegas untuk melihatnya.
Sesampai nya disana.
Aku melihat seseorang dengan wajah penuh darah dan pasir dan ada sepasang sayap di punggungnya dsn juga ekor warna merah cerah.
"Silvia, sembuhkan dia dulu, aku dan raisa akan mencoba untuk mengalahkan nya" Aku memberi perintah silvia agar segera menyelamatkan orang yang terkapar tak berdaya itu.
"Baiklah, setelah aku menyembuhkan nya aku akan membantumu" ucap silvia
__ADS_1
"Haha, sekarang kamu sudah berani melawanku ? Apakah kamu kira kamu bisa menggoresku dengan level kecilmu, haha haha ?" Ucap ratu semut terbang padang pasir dengan nada sombong dan arogan, ratu semut terbang gurun pasir benar benar meremehkan aku.
"Haha, kita lihat saja nanti" Ucapku dalam hati
"Hehe, raisa lepaskan semua kalelawar yang telah engkau kumpulkan dan arahkan ke ratu semut terbang gurun pasir itu" ucapku kepada raisa yang sudah bersiap siap.
Raisa pun langsung mengikuti instruksiku dan Banyak kalelawar yang tiba tiba muncul dan langsung menyerbu ratu semut terbang gurun padang pasir.
"Cambukan cairan asam l" Sebuah cambukan asam terbentuk dan mencambuk beberapa kalelawar yang menyerangnya.
Tak lama kemudian
"Badai angin pasir" Sebuah badai angin yang di sertai pasir mementalkan semua pasukan kalelawar yang telah di kumpulkan raisa.
Kemampuan semut terbang gurun pasir sangatlah hebat, hanya dengan 2 kemampuan saja itu sudah dapat mementalkan semua pasukan kalelawar anak buah yang di telah kumpulkan raisa.
"Nggak ada obat nih demage nya" aku menggerutu di dalam hatiku.
Sesaat sebelum semua kalelawar jatuh terpental, aku sudah berlari menuju ratu semut terbang gurun padang pasir itu Dan melompat setinggi tinggi nya untuk menggapai nya dengan pedangku. karena ratu semut terbang gurun pasir bisa terbang, ini sangat merepotkan dan pasti memakan waktu yang lama. Lalu saat aku melompat, aku menggunakan kemampuan terhebatku.
"Tebasan pedang sihir raksasa"
"SLASHHHHHH" "Slashhhh slashhh"
Sebuah mana keluar dari pedangku dan mencoba mengiris cangkang keras kulit ratu semut terbang gurun padang pasir itu.
- 1 5
Hanya belasan poin kerusakan yang d terima nya
"Haha, apakah ini kekuatan besarmu ?" Ratu semut terbang gurun padang pasir mengejekku dan makin meremehkan kekuatanku.
Dia mengurangi pengawasan nya kepadaku, tapi memang inilah yang aku harapkan, aku tersenyum dalam diam. Raisa mengeluarkan sisa kalelawar yang ia kumpulkan dan langsung pergi ke ratu semut terbang gurun pasir.
Sama Seperti sebelum nya, ratu semut terbang gurun padang pasir pasti menggunakan kemampuan badai angin pasir. Setelah aku amati, badai angin pasir hanya bertahan setidaknya 10 detik.
Sebelum periode itu berakhir, aku dan raisa sudah menyiapkan hadiah besar untuk ratu semut terbang gurun padang pasir.
"Haha, kalian takkan pernah bisa mengalahkanku,haha haha" ratu semut terbang gurun padang pasir terus tertawa dan tertawa.
Setelah periode angin badai pasar akan berhenti, aku menembakkan misil air raja berkali kali menuju ke area kepala / wajah ratu semut terbang gurun pasir, raisa juga menembkan misil darahnya ke arah ratu semut terbang gurun pasir.
Dan akhir nya
"Boom.. Boom, boomm.. boomm daarr daarr darrr"
- 2 4
__ADS_1
- 2 2
- 2 1
- 2 6
- 2 7
- 2 3
Suara ledakan dari misil air raja dan misil darah raisa dan terus mengurangi poin kesehatan ratu semut terbang gurun pasir.
"Aaghhh, kenapa, kenapa kau mempunyai kemampuan kutukan iniii" Suara jeritan dari ratu semut terbang gurun pasir pun terdengar menggema di seluruh tempat.
Aku tak menggubrisnya sama sekali, aku hanya fokus dan terus menembaki misil air raja kepada ratu semut terbang gurun pasir itu.
"Kurang aj*r" ratu semut terbang gurun pasir tak tahan karena aku terus memborbardir nya dengan misil air raja.
"Berkahkan aku dengan jeritanmu, hujani aku dengan tangismu, tunjukkan jalan kemurkaanmu kepada mereka yang terkutuk" tiba tiba Ratu hitam mengucapkan sebuah mantra, lalu, Langit tiba tiba menghitam pekat yang awalnya terik matahari panas menyengat sekarang matahari pun menghilang, hanya awan langit yang hitam pekat dan menakutkan.
"Tangan dewa kegelapan"
"Hancurkan semua musuhku"
Seketika itu, Muncul Sebuah tangan hitam besar dari langit dan menuju ke arahku dengan kecepatan yang perlahan.
(Apakah kalian pernah tahu tapak budha, itu seperti itu, tapi ini senggaknya berkali kali lipat besarnya dari tapak buddha di movie Kungfu Hus**e)
"Wah, gila apa ya ? Bagaimana aku bisa mengalahkan kemampuan yang Over Power begini?" Aku mengeluh di hatiku. Sedangkan Otakku berputar dan terus berputar memikirkan cara untuk menghentikan nya.
"Ding"
"Kalahkan ratu semut terbang gurun pasir terlebih dahulu, dia terkena efek stun dan tak bisa bergerak akibat pengaktifan skill itu" Sistem mengingatkanku untuk segera membasmi ratu semut terbang gurun pasir yang tak bisa bergerak.
Sayangnya, saat itu pula,
Aku memasuki dunia yang belum pernah aku tahu dalam pikiranku, bahkan aku belum pernah mengetahui ada sebuah alam lain di dunia ini.
jika ada saran atau kritikan.
silahkan.
☆♡☆♡☆
__ADS_1