
"Grrrr, baiklah, saatnya menebas semua nya,haha" Ucapku sambil tersenyum lebar.
Sekarang Banyak mayat hidup yang hampir sudah dekat denganku, tapi aku hanya tenang dan benar benar fokus pada pedangku.
"Utamakan menebas leher" Batinku dan segera mulai menebas mayat hidup.
"Slash"
kepala mayat hidup terpotong bersih.
"Ding"
"Anda mengalahkan mayat hidup zombie"
"Anda mendapatkan poin pengalaman sebesar 300"
Suara dari sistem terdengar, tapi aku tak terlalu memperdulikan itu.
Hanya terus menebas dan menebas.
Beberapa menit kemudian.
Banyak Otak dan Organ dalam yang berceceran di tempat, potongan tangan potongan kaki berserakan, kepala mayat hidup menggelinding seperti bola voli.
"Meski aku banyak membunuh, Mayat hidup ini tak ada habisnya" Ucapku sambil mengeluh.
"Haha haha, meski kamu telah membunuh belasan mayat hidupku, kamu takkan bisa membunuh semua mayat hidupku!!! Haha." Si Raja bodoh masih tetap sama tertawa terbahak bahak dan terus menyaksikan pertempuranku dengan mayat hidup yang sepi darah ini. (Karena para mayat hidup ini sudah tak mempunyai darah)
Aku tak menanggapi perkataan raja bodoh dan hanya fokus menebas mayat hidup.
Aku mungkin bisa menggunakan kemampuan sihirku misil air raja, sayang nya itu tak efektif untuk melawan mayat hidup, lebih baik menggunakan pedang dan menebas lehernya.
"Sleeppp"
Tiba tiba sebuah batang besi lancip menusuk perutku.
"Aaagh"
"Ding"
"Anda tejebak dalam ilusi"
"Anda sekarang terkena efek kebingungan selama 3 detik"
Sistem memberitahuku, aku telat menyadari bahwa ini hanyalah ilusi.
"Ohh, szhiittt"
Aku merasa tubuhku benar benar di luar kendaliku, aku ingin menebas ke arah depan tapi hasilnya aku menebas ke arah lain, kepalaku benar benar berat sekarang.
Aku pun terkena terkaman dan pukulan oleh banyak mayat hidup.
Poin kesehatanku mulai berkurang dan Banyak pemberitahuan yang aku terima dari sistem.
- 1 3
- 1 7
- 1 5
- 1 2
- 2 1
__ADS_1
- 1 9
- 1 6
- 1 9
- 1 8
- 2 0
"Ding"
"Rentang kehidupan anda berkurang"
"Ding"
"Rentang kehidupan anda berkurang"
"Ding"
"Rentang kehidupan anda berkurang"
"Ding"
"Anda terkena efek berdarah"
"Mengurangi kesehatan anda sebesar 5 poin dalam 3 detik"
"Padahal cuma 3 detik efek kebingungannya ini, tapi kenapa ini terasa lama sekali." Aku mengeluh dengan kejadian ini.
Hatiku ya benar benar sakit saat rentang kehidupanku terus berkurang.
"Ding"
Untungnya, efek kebingungan sudah berakhir, aku buru buru mundur dan mengambil dan memakan beberapa buah apel kuning untuk menambah kesehatanku.
"Gruaaarghhh ruaaghhh"
Suara mayat hidup menggeram dan mengejarku.
Disisi lain, raja bodoh itu berdiri dan memberi perintah kepada mayat hidup yang terus menyerangku
"Jika kalian sudah menangkap pahlawan itu, hidup atau mati, segera bawa ke ruanganku!!!!, aku ingin mengekstrak kekuatan dan sumber kehidupan nya, haha haha" raja bodoh memberi perintah kepada mayst yidan langsung pergi menuju ke ruangannya sambil menarik anjing barbareus.
"Aku akan bermain dengan wanita yang aku simpan di ruanganku, kalian harus segera menangkap pahlawan itu, haha haha haha." Imbuhnya sambil berjalan menjauh dengan tawa yang menggema di area bawah tanah.
"Wah, Raja bodoh sangat percaya sekali dengan para mayat hidup, tapi benar benar sangat banyak sekali mayat hidup nya." Antara percaya dan ragu, mayat hidup tak kenal takut dan terus menyerangku dan menerkamku.
Akhirnya, aku pun menggunakan kemampuan misil air raja untuk menerbangkan mayat hidup menjauh dariku agar aku leluasa dalam menggunakan pedangku.
Pedang di tangan kananku, sihir di tangan kiriku.
"Ini benar benar yang terbaik yang bisa aku lakukan untuk mengatasi para mayat hidup ini" bisik ku pelan.
"Slash Slash"
Pedang terus menebas di setiap leher para mayat hidup, mayat hidup terus mengejarku tanpa lelah dan lemah.
Beberapa menit kemudian.
"Ini melelahkan, ilusi mayat hidup ini benar benar menyesatkan" Aku melihat ke arah para mayat hidup yang semakin berkurang tapi yang aku rasakan, mereka juga makin kuat dalam kemampuan ilusinya.
Jika aku tak menyiapkan buah apel kuning dan juga buah apel es salju, mungkin aku sudah menggunakan kemampuan regenerasiku.
__ADS_1
Kemampuan regenerasi yang ku punya harus di siapkan untuk saat saat kritis untuk melawan raja bodoh dan anjing barbareus nya, bukan untuk mayat hidup anak buah nya ini.
Cooldown dari kemampuan regenerasi terlalu lama, jadi harus benar benar di fikirkan dulu kalau menggunakan nya.
"Sis, apakah tidak ada cara untuk memblokir kemampuan ilusi nya ? Ini sangat mengganggu dalam pertarunganku" tanyaku kepada sistem sambil mengeluh kepada nya
"cobalah untuk fokus dengan situasimu, latih reflek tubuhmu, latih kepekaanmu dan latih pendengaranmu, itu sangat berguna untuk mengurangi ilusi yang terdampak padamu" Sistem menjelaskan caranya.
meski ada cara, untuk saat ini itu sangat rumit bila di lakukan sekarang karena banyak nya mayat hidup yang terus menerkam dan mencoba menggigitku.
"Oh iya sis, kenapa ya aku tak mendapat barang jarahan dari mengalahkan puluhan mayat hidup zombie ini ? Oh iya, bukan hanya mayat hidup saja, bahkan aku tak mendapat barang apapun saat di lantai tutorial, terus aku mendapatkan barang jarahan hanya saat aku mengalahkan monster yang se tingkat dengan raja"
"Jadi apa aku harus mengalahkan mayat hidup yang setingkat raja gitu biar aku dapat barang jarahan? Ini sangat gila sis." Tanyaku pada sistem dan mengeluh dengan kajadian itu.
"Ding"
"Itu benar benar ketentuan dari awal, tidak bisa di ubah lagi, senggaknya kamu harus mengalahkan monster yang setingkat elite" Jawab sistem dengan suara yang juga kurang puas dengan itu.
"Itu benar benar kurang menguntungkan bagiku"
Aku hanya diam setelah itu dan fokus dalam pertarungan.
6 0 menit kemudian.
"Slash"
Kepala terputus dari leher mayat hidup.
"Akhirnya nih kelar juga" Ucapku dengan napas yang masih ngos ngosan.
Setelah di sini selesai, aku langsung mengikuti ke arah dimana raja bodoh itu masuk ke lorong dan menghilang dari pandanganku.
Aku langsung berlari ke lorong itu, semakin aku ke dalam lorong itu, rasanya makin dalam makin gelap.
Jantungku pun ikut berdetak detak.
"Deg Deg Deg"
"Gruaaaahhhhhh" Mayat hidup dari dalam kegelapan muncul dan melompat kepadaku.
"Wuaaahhh" Dengan reflect, aku langsung menembakinnya dengan misil sihir air rajaku.
Dalam perjalanan, aku masih sering menjumpai mayat hidup di dalam lorong, lebih tepatnya mereka bersembunyi dalam gelap.
Di samping lorong, aku melihat terdapat sebuah pintu warna merah semu dengan cahaya warna merah memancar.
Tanpa pikir panjang, aku menuju ke arah pintu itu serta membukanya dan memasukin nya.
"Kurang aj*r, aku akan membunuhmu raja bodooohhh!!!!!!" Teriakku dengan perasaan yang rumit, marah, takut, sedih, tak tega, gemetar dan juga ingin mual.
Aku melihat Ruangan di balik pintu merah semu itu...
jika ada saran, jangan lupa komen ya
like vote and kasih bintang 5 ya.
Terimakasih
__ADS_1