Legenda Sang Pahlawan : Another World Of Venatra

Legenda Sang Pahlawan : Another World Of Venatra
30 - Tutorial Lantai 4


__ADS_3

Waktu cepat berlalu..


Lantai 0 3 peralihan ini seperti sebuah pedesaan yang sepi penduduk


Silvia dan raisa berjalan jalan di sekitar desa itu, untuk menenangkan hati silvia dan raisa.


Hari ini, silvia dan raisa hanya berfokus untuk mengembalikan moodnya dan fokusnya. Mereka saling bercerita dan bercanda satu sama lain.


waktu cepat berlalu


Hari ke 2 di lantai 0 3 peralihan ini


Raisa dan silvia mulai fokus pada peningkatan kemampuannya Sehingga Kemampuan raisa dan silvia perlahan meningkat dengan kecepatan yang pasti.


Raisa saat naik ke level 10. Dia mendapatkan 2 kemampuan baru, yakni bicara dan pertahanan sihir darah.


Pertahanan sihir darah ini adalahĀ  kemampuan bertahan satu satunya yang dimiliki raisa saat ini, sedangkan kemampuan bicara adalah reader pasti tahu šŸ˜…


Seharipun terlewati. Akhir hari di lantai 0 3 pun akan segera berakhir.


Kemampuan raisa pertahanan sihir darah telah menembus ke level 3.. Sekarang rata rata kemampuan raisa adalah 3


Silvia pun sama, rata rata kemampuan / skill silvia adalah level 3, bahkan kemampuan healing dan pemulihan kesehatan nya telah menembus ke level 4..


Silvia saat ini sudah bisa tersenyum dan sudah merasa baikan karena raisa selalu menghibur silvia.


"Ding"


Bunyi Sistem pun terdengar


"Dalam hitungan mundur dari 10"


"Anda akan ke lantai 0 4"


Ucap sistem mengingatkan


"1 0"


"0 9"


"0 8"


"0 7"


"0 6"


"0 5"


"0 4"


"0 3"


"0 2"


"0 1"


"0 0"


"Ding"


"Anda sekarang berada di tutorial lantai 0 4"


"Bertahanlah sampai 3 hari"


"Hati hati" Ucap sistem kepada silvia.


Silvia dan raisa sekarang tiba di sebuah area yang bersalju, Area yang sangat dingin.


"Grrrrr. ini dingin sekali" ucap raisa Bagaimanapun, sayap mungil raisa terganggu dengan hawa dingin yang mencekik ini

__ADS_1


Tiba tiba ada seekor monster, yaitu boneka manusia salju, hanya saja boneka salju ini mempunyai kaki.


Lalu tangan kayu dari manusia salju itu tiba tiba mengeluarkan petir dan di tembakkan ke silvia dan raisa.


"Aaghhh"


- 2 4


- 3 6


Tanpa persiapan apapun. Kemampuan petir dari siluman manusia salju itu melukai silvia dan raisa


Lalu raisa menggunakan kemampuan misil darahnya, di tujukan untuk boneka manusia salju itu.


sayangnya.. misil sihir darah itu mengenai boneka manusia salju.. tapi tak membuat kerusakan sama sekali.


Misil sihir darah dari raisa menembus boneka manusia salju itu, tapi tak menimbulkan kerusakan seakan akan misil sihir darah itu hanya melewati tubuh dari boneka manusia salju


"Status monster"


Silvia ingin melihat status dari monster itu karena penasaran dengan kemampuan boneka manusia salju itu


"Ding"


"Ding"


Nama : boneka manusia salju


Level : 6


Kekuatan : 8


Kekuatan sihir : 1 4


Stamina : 1 3


Ketahanan : 1 3


Inteligen : 1 7


Kesehatan : 2 6 0


Mana : 8 5


Skill kemampuan :


Tembakan Sihir petir : memanggil petir dari tangan kayu nya dan menembakkan petir ke lawan ..


Pertahanan Tubuh Istimewa : dapat membuat tubuh tak terluka meski di tembaki dengan sihir.. seakan akan sihir itu hanya melewati tubuh nya tanpa membuat kerusakan


Tembakan Bola salju : mengeluarkan bola salju dari kaki nya.. (tendangan bola salju)


Keterangan:


Monster yang di takdirkan untuk menempati area yang dingim dan bersalju, kekuatan sihir nya cukup hebat, hati hati


Sayangnya, kecepatan nya tak sehebat kekuatan sihirnya.


"Raisa, dia mempunyai kemampuan yang membuat tubuhnya tak menerima kerusakan" Silvia memberi tahu kepada Raisa


"Iya, aku tahu, tapi itu hanya terbatas dengan 1 sihir 1 waktu, jika kita bsa memborbardir dia dengan sihir, aku sangat yakin dapat mengalahkan boneka manusia salju tersebut" Ucap raisa dengan optimis.


"Pemanggilan" Raisa langsung menggunakan kemampuan pemanggilan nya untuk memanggil kalelawar anak buah nya dan kalelawar tsb segera mengkerumuni boneka manusia salju itu


"Misil sihir darah"


"Ciuuuu.. daarr"


- 5 5

__ADS_1


Raisa menggunakan misil sihir darah saat kalelawar anak buah nya yang mengkerumuni boneka manusia salju tersebut menggunakan sihir nya..


Hasilnya, boneka manusia salju terluka dan menerima kerusakan yang cukup besar


"Silvia gunakan sihir anginmu" Ucap raisa kepada silvia


"Sihir topan angin" Tanpa lama, silvia langsung menggunakan kemampuanya Topan angin ke arah boneka manusia salju tersebut


"Woooshhhhh.. ssshhh wosshh" Sihir angin topan dari raisa menabrak boneka manusia salju tersebut dan anehnya


-8 9


-9 2


- 8 7


- 8 8


Kerusakan yang sangat besar tiba tiba di terima si boneka manusia salju tersebut dan akhirnya tubuh boneka manusia salju tersebut runtuh seketika.


"Ding"


"Anda mengalahkan boneka manusia salju level 6"


"Anda mendapatkan 120 poin pengalaman"


"Ding"


"Anda mengalahkan boneka manusia salju level 6"


"Anda mendapatkan 120 poin pengalaman"


"Ding"


"Anda mengalahkan boneka manusia salju level 6"


"Anda mendapatkan 120 poin pengalaman"


"Sudah kuduga, seperti yang di pahami tuan ku, monster punya kelemahan sendiri sendiri, dia monster salju, karakteristiknya dari air, dia dapat kalah jika menggunakan air yang lebih besar dari unsur nya, dan api yang melelehkan tubuh nya dan juga angin yang lebih besar dari kepadatan tubuh nya.. dan juga petirku dapat menghancurkan kepadatan tubuhnya" Raisa menjelaskan kepada silvia sesuai yang ia tahu dari Tuannya.


"Jadi seperti itu, masalahnya cooldown untuk sihir topan anginku adalah 3 menit, dan sihir petir darahmu adalah 5 menit, itu cukup lama" Ujar silvia menganalisis kemampuan masing masing dengan sangat baik.


Jika di fikir fikir, ituĀ benar sekali, waktu cooldown dari skill tersebut sangatlah lama, hingga kemungkinan akan membahayakan keberlangsungan kehidupan silvia dan raisa.


"Di saat kemampuan utama kita cooldown, aku akan menggunakan kemampuanku yakni pemanggilan, misil sihir darah dan juga penyerapan darah, itu dapat membeli waktu untuk sihir kita selesai waktu cooldown nya" Jawab raisa dengan tegas karena tak ingin membuat Silvia kenapa napa.


"Dan lebih baik kita membuat boneka manusia salju ini bergerombol untuk memudahkan kita untuk menyerangnya dan hasil nya juga memuaskan" Tambah raisa, lebih baik mengalahkan mereka dalam gerombolan daripada per individu, itu sangat buang buang waktu dan buang buang sihir dan juga mana.


"Baiklah, banyak boneka manusia salju berdatangan dari arah selatan dan barat, mari kita buat bergerombol dulu" Ucap silvia sambil melihat lihat boneka manusia salju berdatangan.



\(jika ada saran atau kritikan.. waktu dan tempat di persilahkanšŸ˜…\)



jangan lupa like comment share vote subscribe gaes.



makasih ya yang sudah mau baca ceritaku.



makasih yang sudah memvote dan mendukung aku



jangan lupa ya, kasih ceritaku bintang 5 biar makin nambah tuh ratingnya, terima kasih

__ADS_1


__ADS_2