Legenda Sang Pahlawan : Another World Of Venatra

Legenda Sang Pahlawan : Another World Of Venatra
04 - Status Mitra Raisa


__ADS_3

"Status mitra raisa"


"Ding"


Nama : raisa


Judul : ratu vampire (ratu yang akan menguasai ras vampire di dunia ini, kekuatan sihir +25 intelijen +25)


Level : 2


Kekuatan : 7


Kekuatan sihir : 15 + 25


Stamina : 7


Kecepatan : 10


Ketahanan : 8


Inteligen : 16 + 25


Poin Mana : 80 + 125


Kesehatan : 70


Poin pengalaman : 0/200


Poin Kesetiaan : MAX


Skill : skill nya banyak (tidak di cantumin lagi biar nggak bosan):"


Poin kekuatan. Kekuatan sihir dan ketahanan raisa meningkat 1 poin. Jadu setiap naik level hanya dapat total 3 poin dan Sepertinya tidak bisa di samakan antara pemain sama mitranya.


Setiap pemain naik level, dia akan mendapat 3 poin acak yang di distribusikan langsung ke status/statistik pemain, dan akan mendapat 2 poin bonus, jadi pemain sekali naik level, dia dapat total 5 poin.


sedangkan mitra, hanya menambah 3 poin total saat naik level.


"Baiklah, lebih baik aku teruskan meningkatkan mitraku. Hehe, ini benar benar seperti cheat" :)


Aku pun mulai melukai tanganku seperti terakhir kali sehingga meneteskan darah lagi. :(


"Ding"


"Anda terluka. Kesehatan - 5"


"Karena masih berada di zona persiapan, Anda akan di pulihkan perlahan"


"Kesehatan anda pulih +1"


"Kesehatan anda pulih +1"


"Kesehatan anda pulih +1"


"Kesehatan anda pulih +1"


"Kesehatan anda pulih +1"


Aku sudah terbiasa sih dengan rasa sakit ini, hanya sebentar sakit yang di rasakan dan langsung pulih kembali.


raisa dengan gesit mendekati telapak tanganku dan menyesap darahku. Perlahan poin pengalaman raisa bertambah dan terus bertambah


aku terus melakukan nya sampai berjam jam, lebih tepatnya 5 jam kemudian.


"Ding"


"Mitra anda raisa naik level"


"Mitra anda raisa sekarang berada di level 6"


"Gila, kalau di terus terusin gini aku bisa mati kebosanan." Aku benar benar merasa bosan jika melakukan ini berkali kali


Setiap naik tingkat, poin pengalaman yang harus dikumpulkan akan berlipat ganda, jadi jika aku harus menyayat telapak tanganku lagi, itu pasti akan membutuhkan waktu yang sangat lama dan aku pun pasti mati kebosanan.


"Hmmm, Tak semudah yang aku bayangkan fergusoo." Aku bergunam dalam hatiku sambil menggelengkan kepalaku.


"lebih baik, Aku cek terlebih dahulu status raisa ku yang cantik mungil ini." Ucapku.


"Status mitra raisa"


"Ding"


Nama : raisa


Judul : ratu vampire (ratu yang akan menguasai ras vampire di dunia ini, kekuatan sihir +25 intelijen +25)


Level : 6


Kekuatan : 9


Kekuatan sihir : 16+ 25


Stamina : 10


Kecepatan : 13


Ketahanan : 9


Inteligen : 18 + 25


Poin Mana : 90 + 125


Kesehatan : 100


Poin pengalaman : 0/3200


Poin Kesetiaan : MAX


Skill :


-misil sihir darah level 1 (0/100)

__ADS_1


Kemampuan sihir yang dapat menembakkan sihir darah ke target tunggal yang di inginkan. Kerusakan : 42+5. Biaya mana : 2 mana, cooldown : 30 detik.


 -penyerapan darah level 1 (0/100)


Kemampuan yang dapat menyerap darah musuh dan menjadikan darah musuh untuk menjadi kesehatanya sendiri. Biaya mana : 5mana, cooldown : 1 menit.


-pemanggilan level 1 (0/100)


Kemampuan yang dapat memanggil 10 kalelawar dan menjadikan pasukan kalelawar. biaya mana : 7 mana, cooldown : 2 menit.


-petir merah darah level 1 (0/100)


Kemampuan dengan target banyak, kemampuan yang memanggil petir merah darah dan menuju area musuh yang diinginkan (area maks 3x3 m). kemampuan dengan kekuatan yang merusak dan kerusakan yang di peroleh musuh yang di tuju berkisar 42+40 sampai 160. biaya mana :12 mana, cooldown : 5 menit.


"Sudahlah, aku istirahat aja dulu, nggak ada handphone smartphone, jadi cepet bosen nya disini. Mending tidur dulu aja. Masih kurang lebih 18 jam lagi sebelum tutorial dimulai." Ucapku dengan malas.


"hehe, Saatnya menghitung domba sebelum tidur." gumamku dalam hati, Karena aku benar benar bosan disini


entah kenapa aku ingin menghitung sebuah domba untuk saat ini. Aku pun mulai menghitung domba dalam pikiranku, ehe.


Satu domba


Dua domba


Tiga domba


Empat domba


Lima domba


Enam domba


Tujuh domba


Delapan domba


Sembilan domba


Sepuluh domba


Sebelas domba


Dua belas domba


Tiga belas domba


Empat belas domba


Lima belas domba


Enam belas domba


Tujuh belas domba


(Kalian semua mari kita menghitung domba sampai aku tertidur)


baru menghitung sampai 1 7 domba saja aku sudah merasa ngantuk, tapi aku terus meneruskan menghitung dombanya.


Sembilan belas domba


Dua puluh domba


Dua puluh satu domba


Dua puluh dua domba


Dua puluh tiga domba


Dua puluh empat domba


Dua puluh lima domba


"Njier, Aku sangat bosan dan mulai mengantuk, mataku sudah tinggal sekian watt." Aku masih terus meneruskan perjuanganku dalam menghitung si domba yang ada dalam pikiranku. ehe.


Dua puluh enam domba


Dua puluh tujuh domba


Dua puluh delapan domba


Dua puluh sembilan domba


Tiga puluh domba


Tiga puluh satu domba


Tiga puluh dua domba


Tiga puluh tiga domba


Tiga puluh empat domba


"Udahlah" Aku benar benar mengantuk sekaranf. Tapi aku masih belum menghitung sampai seribu, jadi aku harus terus melanjutkan nya, jadi aku mulai menghitung domba kembali


(Ayo lanjut)


Tiga puluh lima domba


Tiga puluh enam domba


Tiga puluh tujuh domba


Tiga puluh delapan domba


Tiga pul  uh sem bil an domm baaaa


"Zzzz zzzzz zzzz, hmmm" aku pun tertidur


Waktu pun berlalu secara perlahan dengan pasti


Dari satu detik sampai 60 detik

__ADS_1


dari satu menit menjadi 60 menit


Dari satu jam menjadi 8 jam


Dan.


Aku pun terbangun.


"Ini jam berapa? semenjak aku di dunia ini, aku bahkan tidak tahu jam" Aku bertanya tanya.


Sekarang, Apa yang akan aku lakukan ?


Masih kurang 10 jam lagi sebelum tutorial dimulai.


"Apa aku meningkatkan level raisa lagi,


Atau belajar berpedang?" Aku berfikir dalam hatiku


Tapi, Jika aku harus memilih,


Aku lebih memilih meningkatkan si raisa.Sekarang raisa lebih kuat daripada aku, bisa di pikir kan manfaatnya. ehehe.


"But, saya harus punya skill. jadi saya harus belajar berpedang untuk mendapatkan kemampuan dasar." Aku memantapkan pilihanku.


Pegang senjatamu dengan dua tangan.


Tubuh sejajarkan.


Posisi tegak.


Angkat tanganmu ke atas dan mulai ayunkan dari atas ke bawah.


Fokuskan semua konsentrasimu ke sebuah pedang.


lupakan segalanya dan hanya fokus pada pedangmu


bayangkan bahwa pedangmu adalah satu satu nya yang kau punya


"Hiaaakkk hiaaak"


aku memulai mengayunkan pedangku dan terus mengayunkan pedangku..


Satuu


Duaa


Tiga


Empat


Lima


Enam


Tujuh


delapan


...


1 4


15


1 6


...


5 6


5 7


5 8


.


...


1 5 5


1 5 6


...


4 5 7


4 5 8


4 5 9


...


8 9 0


8 9 1


8 9 2


...


Hiakk


10 jam tiba tiba berlalu dan tutorial akan segera dimulai


Ini adalah awal mula.....



Jangan bosan dengan ceritanya, karena yang baik akan berada di tengah tengah cerita.


__ADS_1


jika ada saran atau kritik di persilahkan


__ADS_2