
"Ding"
Suara sistem tiba tiba terdengar kembali di sekitar silvia.
"Ding"
"Karena ada kejadian yang tak terduga duga"
"Lantai 0 2 dan lantai 0 3 akan hancur dan sudah tak bisa di tempati"
"Jadi Anda akan di alihkan ke peralihan lantai 0 3"
"Dalam hitungan ke 1 0 0 0"
(Kelamaan ding 😑)
"Ding"
"Dalam titungan mundur dari 10 anda akan segera di alihkan dari lantai ini"
"1 0"
"0 9"
"0 8"
"0 7"
"0 6"
"0 5"
"0 4"
"0 3"
"0 2"
"01"
__ADS_1
"0 0"
wushhh
"Ding"
"Anda sekarang berada di peralihan lantai 0 3"
"Ding"
"Penjelasan singkat"
"Dalam tutorial ini, ada 1 0 lantai, dalam 1 0 lantai terbagi menjadi beberapa bagian"
"Ding"
"Perincian nya seperti ini"
"Lantai 0 1 dan lantai 0 2 adalah bagian tutorial awal sedangkan lantai 0 3 adalah bagian Check point, tidak akan ada musuh di lantai 0 3 ini, fokus kepada kesehatan mental dan fisik kalian dan juga fokus untuk tingkatkan kemampuan kalian"
"Ding"
"Ding"
"Setelah itu, ada lantai 0 7 dan lantai 0 8, itu adalah bagian tutorial atas, disitu sudah banyak monster yang akan menyerang kalian siang dan malam, jadi kalian hati hati, meski ini nama nya tutorial, jika ada kematian, itu takkan bisa di hidupkan kembali kecuali di bangkitkan oleh sang tuhan yang kuasa, sedangkan lantai 0 9 itu dalah bagian check poin di bagian tutorial atas"
"Ding"
"Untuk lantai ke 1 0, itu adalah tutorial puncak, hanya ada 1 monster di lantai itu namun ia tak mudah dikalahkannya. semuanya harus bekerja sama untuk mengalahkannya"
"Sekarang di lantai 0 3 ini, tingkatkan kemampuan kalian setinggi tinggi nya dan tak lupa nikmati prosesnya." Penjelasan dari sistem yang begitu panjang tapi mudah dimengerti sekali dengar
"Aku merasa tak ada gunanya untuk meneruskan ini, rasanya aku ingin mati" Silvia berkata dengan murung dan termenung
"Jangan seperti itu silvia, apa kamu tak percaya kepada tuanku? Apa kamu ingin mengkhianati hatinya ? Apakah kamu ingin melupakan pengorbanan nya untuk kita ? Apakah kamu tak menghargai perasaannya untukmu? Yang paling menderita bukan kita, tapi dia, tuanku."
Raisa benar benar tak suka kepada omongan yang di ucapkan silvia. Raisa benar benar marah karena silvia seakan akan tak ingin melanjutkan hidupnya dan mengkhianati apa yang di lakukan tuan nya untuknya..
"Ahh...kamu benar. terima kasih raisa telah mengingatkanku" Ucap silvia dengan tersenyum tapi masih jelas terpancar kesedihan di silvia.
__ADS_1
"Ehe, aku akan selalu bersamamu kak untuk menggantikan tuanku sesaat. ehhe." Raisa mencoba menghapus kesedihan silvia
Di sela waktu itu
"Silvia, maafkan kami. semua terjadi karena kesalahan di pihak kami"Tiba tiba sistem berbicara dan meminta maaf kepada silvia.
"Apa yang salah?" Silvia bicara dengan dingin dan malas berurusan dengan sistem.
"Sebenarnya, ratu semut terbang gurun pasir itu bukanlah dari tutorial lantai atas kami" Ucap sistem.
"Terus, dari mana mereka ? Bahkan anehnya, monster itu dapat menggunakan sihir kegelapan tingkat yang hampir seperti sihir tingkat dewa? jika tak ada dia, semua calon pahlawan yang disini pasti tak ada yang selamat satupun" Tanya silvia dengan momentum amarah yang terbakar dalam hati dalamnya
"Iya. sebenarnya ratu semut terbang gurun pasir itu dari dunia luar yang akan kamu selamatkanm invasi raja iblis telah meluas, monster hebat telah di kirim kesini dan menyusupkan ratu semut terbang gurun pasir masuk ke lantai ini dan baru baru ini kami menemukan bahwa penjaga yang di luar yang seharusnya menjaga dari lantai ini dari penyusup dan dari makhluk asing,. Penjaga di luar itu semua mati tanpa kami ketahui, tapi yang membuat kita tak mengetahui bahwa penjaga itu telah mati karena tubuh mereka di manipulasi oleh sihir jahat"
"Tubuh mereka masih dapat bergerak seperti masih hidup, dan kami tak menemukan kelainan dari itu, baru baru ini kami menyadari nya" Sistem menjelaskan dengan jelas tanpa sesuatu yang ia tutupi.
"Dan Kami juga tak menemukan keberadaan dari nya di tutorial awal ini. jadi tolong Maafkan kami" Sistem juga punya sedikit hati dan pikiran. dia benar benar tulus dalam meminta maaf.
"Jika seperti itu, maka yang hanya bisa di salahkan adalah raja iblis itu. tak apa, dia pasti akan kembali kepadaku dan raisa" Ucap silvia dengan optimis sambil tersenyum.
"Iya, raja iblis sudah terlalu cepat dalam invasi nya kali ini, bahkan semua pahlawan disini rata rata belum sampai di level 10, perjalanan kalian masih panjang. Lalu, Semua Pejuang yang di dunia fana itu mau ngga mau, mereka harus benar benar menahan semua monster yang begitu banyaknya" Ucap sistem yang mengkhawatirkan dunia fana itu.
Menurut silvia, Bagaimanapun itu, sebenarnya kita hanya harus bergegas untuk menaikkan level kita sendiri sehingga waktu yang d habiskan di tutorial takkan menjadi lama
Dan seharusnya tak ada zona check poin. ini benar benar mengganggu menurutku karena memakan waktu yang lama, atau seharusnya waktu di zona check poin di persingkat menjadi 1 hari misalnya.
Â
"Oh iya, sistem yang bersama dengan nya juga terputus sama sistem pusat kami, kami tak tahu, apakah sistem yang bersama Nya masih Ada atau Lenyap" Imbuh sistem
"Aku juga tak tau keberadaan mereka, tapi aku percaya bahwa dia akan kembali ke sisiku lagi" Ucap silvia kepada sistem
"Baiklah, segeralah tidur atau meningkatkan kemampuan kalian, karena kemampuan juga memengaruhi kekuatan tempur dan bertahan kalian" Sistem memberi saran kepada silvia. Sayangnya silvia benar benar masih belum benar benar bangkit untuk saat ini, dan memilih untuk tidur dan istirahat dengan raisa si ratu vampir.
Waktu cepat berlalu..
\(jika ada saran dan kritik.. jangan lupa komentar ya\)
__ADS_1