
Pagi ini semua murid sibuk membicarakan tentang siswa baru pindahan Amerika yang akan bersekolah dI SMP Shizuoka. rumor yang beredar menyatakan kalau siswa baru itu duduk di kelas 8.
Namanya adalah Kenji Hiro.
Ia sekarang sudah duduk di ruang kepala sekolah bersama dengan Professor Tsutomo selaku kepala sekolah SMP Shizuoka sendiri, di temani oleh Leora dan juga Hayate yang ikut di panggil ke dalam ruangannya.
Professor Tsutomo terlihat sangat ramah dan juga hangat meskipun penampilannya terlihat sangat kuno dan menyeramkan. sebenarnya Leora tidak mengerti tujuan ia dan juga Hayate harus datang ke ruangan kepala sekolah dan berhadapan dengan anak baru yang bernama Kenji Hiro itu.
Professor Tsutomo terlihat belum juga menanyai Kenji ataupun Leora dan juga Hayate. hingga disaat itulah mereka bertiga menunggu sampai si kepala sekolah yang berada di hadapan mereka membuka suara. "Baiklah, Kenji Hiro. sebelumnya aku ingin mengucapkan selamat bergabung dengan kami sebagai salah satu murid SMP Shizuoka. karena kau murid pindahan dari Amerika, aku harap kau bisa beradaptasi dengan mudah di lingkungan barumu." Kenji Hiro tersenyum hangat sambil mengangguk pelan mendengar sambutan yang di berikan oleh Prof Tsutomo. "Kenapa dia hanya tersenyum, apa dia tidak berniat untuk mengucapkan terima kasih?" Gumam Hayate pelan yang hanya di dengar oleh Leora di sampingnya.
Dagu Leora langsung terangkat dan menatap ke arah Kenji yang tengah duduk di hadapan Prof Tsutomo. "Entahlah." Balas Leora malas. "Karena kau murid baru di sekolah ini, selama masa pengenalan lingkungan sekolah, aku akan menyerahkanmu kepada Hayate dan juga Leora selaku ketua dan juga wakil ketua osis sekolah ini. mereka yang akan membantumu mengenal berbagai macam hal yang belum kau ketahui tentang lingkungan sekolah ini." Hayate menghela nafas pelan.
Pandangan Kenji langsung terarah kepada Leora dan juga Hayate yang tengah berdiri tak jauh di samping Prof Tsutomo. Hayate tersenyum ramah pada Kenji sementara Leora hanya terdiam memasang wajah tanpa ekspresi sedikit pun. "Tentu saja, terima kasih Professor. terima kasih juga, Leora, Hayate." Ucap Kenji ramah.
__ADS_1
Tidak membutuhkan waktu lama, mereka bertiga keluar dari ruangan Prof Tsutomo. melihat Kenji yang baru saja melangkah keluar membuat beberapa murid perempuan langsung berteriak histeris karena ketampanannya. "Dia murid pindahan dari Amerika itu kan?" "Benar, dia memang tampan." Leora yang mendengar pujian untuk Kenji dari semua murid perempuan itu memutar bola matanya malas.
"Apa-apaan? Jelas-jelas Lardo lebih tampan dibandingkan dia." Gumam Leora pelan yang membuat Hayate melirik ke arahnya. "Leora, apa kau mengatakan sesuatu?" Dengan spontan sekaligus gugup Leora menggelengkan kepalanya cepat. "Ti-tidak! tidak ada." Jawab Leora tergagap. "Ada apa dengan mereka?" Tanya Kenji mengerutkan dahinya dalam merasa tidak nyaman dengan semua murid perempuan yang berada di sekelilingnya.
"Kau harus terbiasa dengan mereka." Ucap Hayate yang membuat Kenji tertegun merasa bingung. Leora menundukkan kepalanya lalu saat ia mendongak sedikit, ia melihat Lardo baru saja datang dan tengah berjalan menuju ke kelasnya. "Hayate, aku harus segera kembali ke kelas sekarang karena ada ujian harian yang harus aku ikuti jadi aku harus belajar sebelum ujian harian itu di mulai." Ucap Leora yang hanya di balas dengan anggukkan pelan dari Hayate lalu ia segera berlari menghampiri Lardo. "LARDO BRENGSEKKK!!! Tunggu aku!!!" Jerit Leora yang membuat Lardo langsung menghentikan langkahnya lalu menoleh ke arah Leora yang sekarang tengah berlari menghampirinya.
"Booo~doh. kau tidak perlu berteriak seperti tadi, itu sangat mengganggu orang-orang di sekitarmu." Ucap Lardo yang membuat Leora mengerucutkan bibirnya sebal. "Aku tidak perduli, kau ingin pergi ke kelasmu 'kan? baiklah! kita pergi bersama-sama." Ajak Leora yang langsung menggandeng tangan Lardo cepat sehingga membuat Lardo terdiam sejenak. karena mendengar ada suara bising, Lardo langsung menoleh ke asal suara dan menemukan keramaian murid yang tidak jauh dari tempat ia berdiri sekarang bersama dengan Leora. "Apa yang terjadi disana?" Leora kembali menoleh ke tempat Kenji yang tengah di kerumuni oleh murid-murid perempuan saat itu. "Yang jelas bukanlah satu hal yang penting, lebih baik kita kembali ke kelas sekarang. ayo!" Leora menuntun Lardo lalu mereka pergi menuju kelas mereka masing-masing.
"Hari ini kau ada latihan basket, kan?" Tanya Leora sambil mengalihkan pandangannya kepada Lardo. "Iya, darimana kau tau?" Tanya Lardo bingung. wajah Leora langsung berubah menjadi merah padam lalu ia menundukkan pandangannya gugup.
"Eummm... anu..."
__ADS_1
"Apa jangan-jangan kau ini sebenarnya salah satu penggemarku juga? sampai-sampai kau hafal dengan jadwal kegiatan yang akan aku lakukan setiap harinya." Leora menghentakkan kakinya menginjak kaki Lardo membuat Lardo langsung meringis merasa sakit.
"TIDAK! kau ini benar-benar alien menyebalkan yang terlalu percaya diri, ya? sampai semua wanita kau anggap sebagai penggemarmu." Lardo tertawa merdu di sela-sela kakinya yang masih terasa sakit. "Aku hanya bercanda." Leora melipat kedua tangannya di depan dada sejajar sambil memasang wajah cemberut. "Aku tau karena memang ekskul basket hanya di adakan setiap hari senin dan juga kamis." Lardo menganggukkan kepalanya mengerti sambil terkekeh pelan.
"Lalu apa kegiatanmu hari ini?" Lardo dan juga Leora sekarang sudah berada di lantai 3 dimana kelas mereka berdua berada di lantai tersebut. "Tidak ada, Professor Tsutomo memintaku dan juga Hayate untuk selalu mengawasi Kenji Hiro selama masa pengenalan lingkungan sekolah karena ia murid baru di sekolah ini dan juga ia murid pindahan dari luar negeri. Prof Tsutomo berharap si murid baru itu dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan barunya."
Lardo berpangku tangan sambil terus menatap ke arah Leora. "Jadi murid baru itu bernama Kenji Hiro?" Tanya Lardo yang langsung di jawab dengan anggukkan kepala oleh Leora. "Kelas berapa?" Tanya Lardo lagi.
"Kelas 8-D." Lardo mengangguk mengerti.
"Karena dia satu angkatan denganmu, bagaimana perasaanmu sekarang?" Leora mendelik lalu menaikkan sebelah alisnya tidak mengerti. "A-apa maksudmu?" Lardo tertunduk sambil tertawa lalu menggelengkan kepalanya pelan. "Tidak, tidak. aku hanya bercanda." Leora memutar bola matanya malas. "Apa kau pikir aku akan kesenangan karena dia satu angkatan denganku? memangnya dia itu siapa? aku rasa tidak perlu berlebihan dalam menanggapi kehadirannya."
Tawa renyah Lardo membuat Leora melirik ke arahnya. "Aku tau kau berbeda dengan yang lainnya. kalau begitu, sekarang kita kembali ke kelas." Lardo menggerakkan sebelah tangannya untuk merangkul tubuh Leora membuat Leora sempat terdiam sejenak lalu tersenyum tipis.
__ADS_1