Luka Cinta Sila

Luka Cinta Sila
28.Memperbaiki hubungan


__ADS_3

"aku serius sil,apa kamu mau jadi istri sekaligus bunda buat aku dan ara?"tanya ega sekali lagi.


sila termenung dia tidak tau harus menjawab apa,disatu sisi sila ingin mencoba membuka hati nya untuk ega tapi disisi lain dia belum yakin akan perasaan nya dan juga ega.


sila takut perasaan ega telah berubah dan tak lagi mencintai nya seperti dulu,secara sila sudah mengecewakan dan menyakiti ega dan juga ara putri mereka.


"aku belum bisa jawab ga,ijin kan aku memperbaiki semua nya dulu ya,ijinkan aku memperbaiki hubungan ku dengan ara,aku ingin lebih dulu dekat dengan nya setelah dia bisa menerima dan memaafkan aku,aku akan menjawab pertanyaan kamu"


"baiklah...gimana kalo kita mencoba dengan berpacaran dengan begitu kamu bisa mencoba lebih dekat dengan kedua nya,bagaimana?"


"kok maksa sih,emang kamu ga punya calon pacar lain apa?"


"ada beberapa,tapi mereka semua tereliminasi begitu menghadapi sang juri utama,tuh jelma kamu super nyebelin,saking selektif nya ampe bikin aku jadi ga nafsu lagi buat lanjutin sayembara cari ibu sambung buat dia"keluh nya yang beberapa kali gagal mendapat pasangan karna penolakan ara putri nya.


"bagus dong,berarti cuma mau bunda nya bukan ibu sambung"lanjut sila yang entah kenapa merasa bahagia karna ara selalu menolak wanita yang diperkenalkan oleh ega sang ayah.


"sudah ah,kamu pulang sana ini sudah malam,kasihan ara tidur nya ga nyaman gtu"


"ya sudah,aku pulang dulu ya sini mana hp kamu,katanya harus simpan kontak masing masing"ega mengulurkan tangan nya meminta hp sila kembali dan memasukan kontak nya.


ega pun mulai menyalakan mesin mobilnya dan meninggalkan rumah sila dengan perasaan lega dan bahagia tentu nya.


🌸 🌸 🌸 🌸 🌸


sampai dirumah ega membawa ara dalam gendongan nya saking asiknya para orang dewasa dengan urusan nya memaksa ara ikut serta didalam nya,sampai sampai ara si kecil mungil itu harus tertidur dengan masih menggunakan seragam sekolah nya.


selepas membaringkan ara dikamarnya ega pun melanjutkan langkah nya menuju kamar pribadi nya,saar hendak menuju kekamar mandu terdengar bunyi notif pesan masuk diponsel nya.


dengan malas ega merogoh ponselnya yang berada dikantong celana nya dan membuka pesan dari nomer yang tak dikenal itu.

__ADS_1


💌 08*******


[save ya,ini aku sila]


💌ega


[ok,kamu lagi apa?]


💌sila


[baru beres mandi,ini mau makan malam sama mamah,kamu sendiri?]


💌ega


[baru mau masuk kamar mandi 😁]


💌sila


💌ega


[iya baiklah sayang,selamat istirahat juga ya]


💌sila


[eh...kok?🤔]


💌ega


[nggak apa apakan?itung itung latihan biar pas halal nanti ga canggung lagi.😁]

__ADS_1


💌sila


[iiisssttt...kamu ini,ya sudah selamat malam selamat istirahat juga ya bapak rega prayoga handoyo.]


💌ega


[selamat malam dan selamat beristirahat juga nasila putri gunawan.]


mereka pun terkekeh bersamaan walau ditempat yang berbeda,seketika merasa geli dengan tingkah mereka sendiri yang mendadak seperti ABG labil yang sedang masa puber.


🌸 🌸 🌸 🌸 🌸


Hari berganti hari ara begitu menyukai kedekatan nya dengan sila yang benar benar perhatian,lembut dan juga penuh kasih sayang.


wajahnya selalu memancarkan kebahagiaan dan keceriaan,senyum manis dan mnggemaskan selalu terukit indah diwajah imutnya.


tak terasa sebulan telah berlalu dari terungkap nya cerita dibalik peristiwa malam itu.


tapi sila masih enggan memberi tahu ara tentang siapa dia sebenarnya.Sila merasakan ketakutan yang besar akan penolakan ara begitu ara tau kalo sila adalah sang bunda yang dulu menolak kehadiran nya.


bahkan sila dengan tega nya membiarkan ara hidup tanpa bisa merasakan asi dari dirinya.


"apa masih belum siap?"tanya ega pada sila saat mereka makan siang bersama disebuah restoran yang tak jauh dari kantor ega.


"tolong beri aku sedikit waktu lagi ya,aku masih belum siap dan belum sanggup menerima penolakan nya kelak ga"lirih sila mengungkapkan ketakutan nya.


"ara gakan menolak kamu sila,dia sangat merindukan kamu"ega mencoba meyakinkan sila yang terlihat bimbang.


"baiklah,weekend ini bagaimana kalo kita pergi berlibur ke pantai,disana aku akan coba berbicara dengan ara,semoga dia gakan benci sama aku ya ga"

__ADS_1


"yakinlah,anak kita adalah anak yang pintar dia gakan membenci bunda nya,mungkin dia akan berjingkrak sampai loncat loncat saking bahagia nya"ega memberi dukungan pada sila yang selalu terlihat gamang kala di minta menemui sang anak dengan status ibu kandung bukan guru atau pun bunda angkatnya.


ega pun menyetujui saran yang sila usulkan,ega bergegas menghubungi indra sang asisten untuk menyiap kan segala sesuatu yang akan dibutuhkan kala ega dan keluarga kecilnya berlibur nanti.


__ADS_2