Luka Cinta Sila

Luka Cinta Sila
58.ses 2.penantian indra


__ADS_3

Lanjutan ep.47(indra&rini)


Sepulang nya dari rumah rini indra langsung menuju rumah ega,tuk melanjutkan tugas yang diberikan kepada nya dan juga rini.


sepanjang jalan indra tak henti henti henti nya memikirkan rini,gadis yang cantik yang dia lihat disebuah cafe dan berhasil mencuri perhatian nya,


secara kebetulan sang gadis ternyata salah satu karyawan baru yang menjabat sebagai sekertaris ega,dengan begitu mereka akan bertemu setiap hari nya.


indra begitu tertarik kepada rini,rini juga tipe pekerja keras dan selalu menjalankan tugas nya dengan baik dan itu menambah point rasa suka nya pada rini


sampai suatu hari indra tak sengaja mencuri dengar perbincangan rini dan sahabatnya disaat istirahat makan siang dan itu terjadi 2tahun yang lalu.


"kamu serius ya rin deketin bos kamu itu?dia kan duda rin,udah punya anak lagi emang kamu siap gitu jadi ibu sambung nya?"tanya teman rini.


"ya resiko lah,ya semoga anaknya bisa nerima aku"jawab rini dan itu terdengar langsung oleh indra.


patah sebelum berkembang,itulah indra kini,tapi indra adalah cowok yang super dingin dia tak pernah menunjukan rasa ketertarikan pada lawan jenis,bahkan saat menyukai rini pun sama sekali tak ada ekspresi kalo dia menyukai lawan jenis nya itu

__ADS_1


🌸 🌸 🌸 🌸 🌸


Dikediaman ega....


Dengan langkah gontai indra memasuki rumah mewah milik ega,dengan membawa semua barang barang yang dipesan oleh sang bos indra menelusuri tiap ruangan didalam rumah mewah nan besar itu.


"kamu siapa?"suara lembut seorang wanita mengagetkan nya,indra pun membalikan badan kekarnya kearah belakang guna melihat orang yang bertanya padanya


"kamu yang siapa?"tanya nya balik dengan nada ketus.


"saya tina,asisten rumah tangga disini,terus kamu siapa?"tanya wanita muda itu lagi pada indra dan menyorot tajam pada pria tampan itu.


"oh maaf kalo gitu,ayo ikut saya,tadi ibu sila berpesan kalo mas indra sudah datang suruh kekamar non ara,saya perlu bantuan mas,tadi bapak sama ibu keburu pergi,


oh iya maaf ya soal yang tadi saya tidak bermaksud tidak sopan sama mas indra"ujar tina meminta maaf akan sikap kurang sopan nya.


"tidak apa apa,itu wajar kok,secara kita baru pertama kali bertemu"jawab indra datar

__ADS_1


"lalu apa yang harus saya kerjakan"lanjut indra menanyakan tugas nya.


"itu,tolong pasangin tiang buat gorden ini,saya terlalu pendek walaupun sudah memakai penyangga tetap tidak sampai diujung sana"tunjuk tina kebelah atas ujung jendela tempet dimana tiang akan dipasang.


indra pun segera naik ke atas kursi tangga yang memang agak pendek jadi untuk ukuran tubuh tina yang mungil tentu tidak akan sampai


indra pun sedikit berjinjit agar bisa mencapai titik tersebut.


tidak membutuhkan waktu lama indra pun telah menyelesaikan tugas nya dan turun dari tangga tersebut.


"apa ada lagi yang perlu saya bant"tanya indra begitu turun dari tangga.


"sudah beres semua mas,oh iya mas mau minum apa nanti saya buatkan"


"tidak usah saya mau langsung pulang saja,kalo begitu saya pamit ya"


"iya mas,hati hati dijalan dan terima kasih atas bantuan nya ya"

__ADS_1


indra pun beranjak meninggalkan rumah ega dan melajukan mobil nya ke arah rumah sang kakak.


__ADS_2