
"begini bu,kak..."indra menatap kakak dan juga ibu rani yang kini duduk dikursi mobil bagian belakang.
"sebenarnya dulu aku ingin melamar rini,sekertaris dikantor tapi setelah sekian lama tidak pernah ada jawaban dari nya bu
malahan setelah aku datang kerumah orang tua nya dan mengutarakan niat ku,rini malah menghindar dan memberi jarak
bahkan pesan dan telpon ku pun tak pernah dia respon bu,kak
sampai 4 bulan yang lalu aku bertemu dengan rara dirumah sakit ini,waktu itu aku bukan pura pura ga kenal kak
tapi sungguh itu pertama kalinya aku ketemu dengan rara,jujur selama aku bulak balik kesini dia intens mendekati tapi kala itu hati aku masih selalu memikirkan rini
jadi aku menolaknya dan meminta nya menjauh dan tidak aku sangka dia menepati janji nya,bahkan dia sampai pura pura tak mengenaliku
ibu ingat waktu dipanti dulu,dia benar benar terlihat seperti baru melihatku kan?dia benar benar menjuah kak...
__ADS_1
tapi entah kenapa aku merasa terganggu oleh sikap cueknya,sikap cueknya bikin aku kesal kak bahkan ketika melihat dia dekat dengan cowok lain aku benar benar marah
aku tak tau kenapa aku begini kak,tapi selama 2 hari bersama nya aku benar benar nyaman bu,boleh kan aku berganti haluan?"tanya indra pada sang ibu
"tunggu tunggu dulu,kamu menghabiskan waktu bersama dia?berdua?"sorot putri
"bukan gitu,kemarin aku ikut sama dia melakukan tugas bakti sosial bu,kak
kami disana rame rame ga cuma berdua,tempat tinggal kami juga dipisah,tidak seperti yang kakak dan ibu bayangkan"bela indra kala mengerti arah pertanyaan putri
"ibu sudah kenal sama anak tadi?"tanya putri heran.
"iya put,dia salah satu anak asuh panti kasih bunda yang sering ibu kunjungi"jawab ibu
"wah keterlaluan...cuma aku dong yang ga kenal sama dia,pokok nya ga mau tau bawa dia kerumah sekarang"ucap putri penuh dengan penekanan atau lebih tepatnya sebuah ancaman buat adik tercinta nya.
__ADS_1
selang 30 menit kemudia rara pun terlihat keluar dari rumah sakit dan berjalan ke arah parkiran,melihat rara sedang berjalan ke arah gerbang indra pun bergegas turun dan mengejar langkah rara dan mencekal tangan nya.
"mau kemana?kok kearah situ?"tanya indra
"loh mas,kok masih disini?kirain tadi sudah pulang sama ibu"jawab rara heran kala mendapati indra masih disitu.
"ayo ikut,kak putri sama ibu mau bicara sama kamu"ajak indra sembari menarik tangan rara tuk mengikuti langkah nya
"tunggu mas...."ucapan rara terhenti kala melihat tatapan tajam dari indra.
"aku paling ga suka dibantah ra,lagi pula ibu sama kak putri ga akan ngapa ngapain kamu kok,mereka baik"dengan berat hati rara pun mengikuti indra masuk kedalam mobil nya.
sesampai nya dimobil rara dikejutkan dengan keberadaan putri dan juga ibu didalam nya.
"kita makan siang bersama ya nak,jangan takut ibu sama kakak cuma mau ngobrol sebentar,boleh?"tanya ibu lembut membuat rara tak bisa menolak.
__ADS_1
"baik bu,kebetulan rara juga sedang libur,jadi saharian ini rara bebas bu"jawab rara sedikit sungkan.