
Setelah tiga hari tiga malam mereka lewati didalam kamar hotel akhirnya sila dan juga ega memutuskan tuk pulang kerumah ega dan sila setuju tuk ikut dengan suami nya.
walaupun berat meninggalkan sang bunda tapi sang bunda juga mendukung keputusan nya tuk tinggal bersama e4ga dan juga ara sang anak dirumah yang dibangu ega dari hasil kerja keraqsnya selama ini.
sebuah rumah mewah yang selalu di impikan dan di inginkan oleh sila dahulu kala mereka masih remaja dan kini ega telah mewujudkan nya walaupun harus melewati 2tahun lamanya dari rumah itu selesai dibangun sampai kini sila menginjakan kakinya dirumah impian nya.
mobil yang mereka tumpangi pun sampai dihalaman rumah mewah itu sesaat sebelumnya pasangan pengantin baru itu mejemput sang putri dirumah sang bunda karna selama mereka menikmati hari hari dihotel sang anak dititipkan dirumah bunda sila.
"ini rumah siapa ayah?katanya mau pulang kok kesini?"tanya sang anak kepada sang ayah kala mereka turun dari mobil mewah ega.
"mulai sekarang kita akan tinggal disini sayang,ini adalah rumah ayah sama bunda sekaligus rumah ara,kalo kemarin yang kita tempati kan rumah oma sayang bukan rumah ayah,nah kalo yang ini baru rumah ayah yang ayah bangun khusus buat ara sama bunda"jelas ega pada ara
mereka pun mulai memasuki rumah mewah itu dan alangkah terkejutnya sila kala melihat isi rumah mewah itu,isi nya benar benar seperti yang dia ceritakan dulu kepada sahabatnya ega.
__ADS_1
"ini semua kamu siapin untuk aku dan ara mas?"tanya sila kala menelusuri tiap sudut ruangan rumah m,ewah itu.
"heemm...ini sudah 2tahun yang lalu rampung dan terisi barang barang yang kamu inginkan tapi aku tidak bisa m,eninggali nya karna ini adalah milikmu sil,aku berjanji seandainya nanti kamu maafin aku,aku akan memberikan rumah ini untuk kamu dan juga ara
aku hanya ikut numpang tinggal ya walaupun awalnya sempat ragu kalo kamu akan maafin aku dan mau menerima rumah ini tapi aku tetap mewujudkan nya dan membangun nya dengan harapan suatu saat nanti kamu akan menmpatinya dengan ataupun tanpa aku didalam nya"jelas ega sendu kala ingatan nya kembali ke masa masa silit yang dia lewati tanpa kehadiran sila disisnya.
"kamu bicara apa sih mas?sekarang kan kuita disini,jangan mengingat hal yang menyakitkan mas itu akan membuat luka kita menganga,maafkan aku yang selama ini telah egois
aku akan berusaha menjadi istri dan ibu yang baik untuk anak anak kita nantinya"ujar sila sembari memeluk erat tubuh suaminya dan memberi kecupan dipipi dan sekilas diarea bibir sang suami.
sila terkekeh melihat respon sang suami kala dia menggoda nya,lucu juga menggemaskan,seandainya tak ada ara disana mungkin saja kegiatan hari ini diisi dengan kegiatan panas mereka di atas ranjang.
\* \* \* \* \*
__ADS_1
Mereka pun mulai sibuk membereskan dan membeli barang yang sekiranya masih kurang dan masih dibutuhkan,mereka melakukan pembnelian via online atau dilakukan oleh sang sekertaris dan juga indra sang asisten yang ternayata pawai dala memilih barang yang berkwalitas dan berguna bagi pembelinya.
"pak indra bisa kesini sebentar"tanya rini sekertaris ega yang kini telah berbelanja kebutuhan rumah baru sang bos besarnya ditemani oleh indra sang asisten.
indra pun mendekatkan diri dengan rani yang sedang kebingungan memilih set alat makan yang diminta oleh sang bos.
"menurut bapak ibu sila suka yang mana ya?motif bunga atau polos?"tanya rini kala indra tengah berdiri disamping nya.
"entahlah aku juga kurang tau,kamu sendiri suka yang mana?"bukan nya memberi pendapat indra malah balik bertanya tentang kesukaan rini.
"kalo saya lebih suka yang polos dan simple pak"jawab rini dan berpikir sejenak
"loh kok jadi tanya kesukaan saya pak?inikan buat ibu sila bukan buat saya"lanjutnya tak mengrti dengan rekan kerjanya itu.
__ADS_1
"kalo kamu suka dan mau kamu ambil aja,untuk pesanan ibu sila ambil yuang motif bunga aja sepertiunya beliau lebih suka yang berbau girli"lanjut indra dan melangkah menjauh dari rini dan kembali mmilih barang yanga kan dibeli dan diantar kerumah baru sang majikaan.